Jelang MEA, Lulusan UHN Aplikasikan Kewirausahaan

Lulusan Universitas HKBP Nommensen diharapkan dapat mengaplikasikan gagasan kewirausahaan yang dalam tahun-tahun terakhir ini sangat intensif digalakkan di perguruan tinggi ini.

ob-kecil“Bagi lulusan yang diwisuda sebagai ahli madya dan sarjana, Saudara akan memasuki dunia lapangan pekerjaan yang akan menguji dan membuktikan daya saing. Dalam suasana yang masih euforia tetapi penuh tantangan bersamaan dengan baru bergantinya kepemimpinan nasional di negeri ini, kami berharap lulusan UHN dapat mengaplikasikan gagasan kewirausahaan yang telah diperoleh di bangku kuliah,” kata Rektor Dr Ir Jongkers Tampubolon MSc pada wisuda 1.179 ahli madya, sarjana dan pascasarjana, kemarin.

Wisuda periode kedua tahun akademik 2013/2014 di Kampus Medan diselenggarakan selama dua hari dan sekaligus memperingati Dies Natalis UHN ke-60. Sedangkan pada pekan depan UHN akan melaksanakan wisuda terhadap 855 sarjana pendidikan di Kampus Pematang Siantar.

Rektor juga meminta lulusan UHN untuk dapat mengembangkan toleransi, menghargai perbedaan dengan tetap berusaha menjadi pelopor dalam memberi sumbangan bagi peradaban manusia dan perdamaian dunia melalui bidang yang ditekuni masing-masing.

“Kami melepaskan para lulusan ke tengah-tengah masyarakat sebagai duta moral Universitas HKBP Nommensen untuk turut membangun Indonesia,” kata Rektor.

Sejalan dengan suasana globalisasi dan dengan berlangsungnya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, kata rektor, Universitas HKBP Nommensen telah merampungkan Rencana Induk Pengembangan 2013-2033.

Wacana itu menggambarkan tahapan yang harus ditempuh universitas ini hingga dapat menjadi salah satu universitas terkemuka (prominent university) di Asia Tenggara pada 2029 -2033.

“Dengan demikian, siapa pun yang akan memimpin universitas ini ke depan akan mempunyai panduan dalam kepemimpinannya,” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam waktu dekat ini UHN akan mempunyai rektor baru yang akan memimpin universitas tersebut periode 2014 – 2018. Proses pemilihan rektor diikuti enam calon, semuanya berasal dari dosen tetap UHN.

Sebelumnya, Sekretaris Yayasan Prof Albiner Siagian menuturkan Revolusi Mental yang diwacanakan Presiden Jokowi juga berlaku untuk mengubah paradigma lulusan UHN dalam mencari pekerjaan menjadi menciptakan pekerjaan setelah lulusan dari perguruan tinggi.

“Keterbatasan lapangan kerja, terutama untuk PNS makin menguatkan perlunya merevolusi emntal dari job seeker menjadi job creator,” kata Prof Albiner.

Menurutnya, dibutuhkan etos kerja yang tangguh untuk menciptakan peluang. Dia yakin UHN telah membekali alumninya dengan daya juang yang tinggi dengan semangat Pro Deo et Patria.

Ephorus HKBP Ompui Pdt WTP Simarmata MA yang hadir pada wisuda itu menekankan agar UHN tidak hanya sekedar memberi ijazah. Namun juga dapat memberikan kompetensi dan kualitasnya.

“Jika perguruan tinggi menghasilkan lulusan tanpa memiliki kompetensi, maka lulusan itu akan sulit memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Untuk itu, kampus UHN juga diharapkan dapat menjadi tempat pembentukan karakter dengan memiliki pribadi yang terpuji. Menurut Ephorus, hal itu menjadi bagian dari tugas universitas HKBP Nommensen.

Ketua Umum Ikatan Alumni UHN Tongariodjo Angkasa SE MM MBA pada kesempatan itu menyatakan universitas perlu membuat program strategis yang perlu dikembangkan dengan mempersiapkan program kemandirian bagi mahasiswa.

Selain memperingati Dies Natalis, wisuda juga dirangkai dengan penyerahan PIN dan kartu anggota alumni. Ketua Umum IKA UHN juga menyerahkan hadiah penghargaan berupa laptop kepada alumni berprestasi atas nama Norma Sagala dari Fakultas Ekonomi. Wisudawan terbaik itu meraih IP 3,80.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market