Lenovo: Persaingan Pasar Smartphone Indonesia Keras

INDONESIA masih menjadi pasar primadona bagi perusahaan device. Jumlah penduduk Indonesia yang cukup besar lebih dari 250 juta menjadi daya tarik bagi perusahaan-perusahaan device masuk ke tanah air.

Kendati pesaingan pasar device jenis smartphone di Indonesia cukup keras namun tidak menggetarkan bagi Lenovo, untuk tetap bertahan.

“Kita tetap optimis meraih pasar smartphone di Indonesia. Kendati pasarnya keras tapi itu menjadi tantangan tersendiri bagi Lenovo untuk terus berinovasi,” ujar Anvid Erdian selaku Product Manager PT Lenovo Indonesia, kemarin, di Medan saat mengenalkan produk terbarunya Lenovo VIBE S1.

Dalam mengeluarkan produk smartphone, Lenovo mengutamakan inovasi dan experience (pengalaman). Artinya, smartphone yang dipasarkan dipastikan berbeda dengan device-device lainnya.

“Kita terus berinovasi dan berexperience ketika menghadirkan smartphone terbaru, yang disesuaikan dengan kebutuhan dari konsumen,” paparnya kepada wartawan.

Terkhusus sejak diresmikannya jaringan 4G di Indonesia secara komersial menjadi target utama bagi Lenovo. “Sejak hadirnya 4G secara komersial telah mendorong pertumbuhan market share Lenovo di Indonesia. Karena kami menghadirkan device smartphone 4G yang berkualitas dengan harga terjangkau,” ucapnya.

Advin mengklaim, Lenovo menjadi nomor satu peraih market device 4G di tahun 2015. Dalam melayani kebutuhan data konsumen, Lenovo menggandeng provider Indosat yang juga telah menghadirkan layanan 4G secara komersial di tanah air.

Di tahun 2016 ini, Advin yakin, device Lenovo dengan produk terbarunya VIBE S1 akan diterima oleh masyarakat Indonesia khususnya di Kota Medan.

“Kita hadir di Kota Medan merilis Lenovo VIBE S1, karena masuk dalam Top Five secara nasional. Pasar smartphone di Kota Medan cukup potensial dan menjadi target Lenovo untuk meraih market yang sebanyak-banyaknya,” cetusnya. (OB1)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market