Peringatan Sewindu Indonesia Eximbank

OBROLANBISNIS.com — Lembaga Pembiayaan Ekspor lndonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menyelenggarakan business gathering sebagai bagian dari rangkaian peringatan Sewindu usia Indonesia Eximbank pada 1 September 2017 mendatang.

Acara ini menghadirkan dua narasumber yang dihadiri oleh kalangan pengusaha, asosiasi dan sejumlah perwakilan pemerintah atau K/L terkait. Business gathering diharapkan menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan menjalin jaringan (networking) di antara para stakeholders Indonesia Eximbank.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Susiwijono Moegiarso mengapresiasi pemerintah dan eksportir yang telah bersinergi dengan Indonesia Eximbank dalam menyediakan Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa KonsuItasi di tanah air, termasuk kawasan Sumatera Utara (Sumut) dan sekitarnya.

Di tengah pemuIihan ekonomi global dan perbaikan pertumbuhan nilai ekspor Indonesia di sepanjang semester I tahun 2017 (tumbuh 14,03% yoy), Indonesia Eximbank berkomitmen untuk mengoptimalkan perannya dan terus membuat terobosan dalam pengembangan produk dan skim bisnis untuk merespon dinamika global yang berubah dengan cepat dan memenuhi kebutuhan eksportir.

Bambang PS Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) hadir dan menyampaikan keynote speaker.

Pemaparan yang disampaikan terkait dengan perkembangan ekonomi global dan regional yang menunjukkan sinyal perbaikan dan mempengaruhi mulai rebound-nya harga-harga komoditas dunia. Perkembangan ini menjadi sinyal yang baik bagi prospek ekspor Indonesia ke depan.

Untuk peningkatan kinerja ekspor lebih lanjut tentunya diperlukan kebijakan Pemerintah yang mendukung pelaku usaha, produk ekspor dan strategi menembus pasar baru. Dalam hal ini, Indonesia Eximbank memiliki peran strategis yang besar dan merupakan bagian dari kebijakan ekspor pemerintah.

Daiam pemaparannya, Dwi Wahyudi, Direktur Pelaksana Indonesia Eximbank yang membawahi unit pembiayaan korporasi, menyampaikan bahwa Indonesia Eximbank terus melaksanakan mandatnya baik melalui skim komersial maupun penugasan khusus atau National Interest Account (NIA) yang secara komersil sulit dilaksanakan, namun dianggap perlu oleh pemerintah untuk menunjang ekspor nasional.

Setelah melaksanakan NIA berupa pembiayaan gerbong kereta api ke Bangladesh dan pembiayaan tekstil dan furnitur dalam rangka menopang ketahanan usaha industri di dalam negeri pada tahun 2016, Indonesia Eximbank kembali memperoleh mandat sebagaimana ditetapkan pada KMK No 374/KMK.08/2017 untuk melaksanakan NIA melalui pembiayaan ekspor gerbong penumpang kereta api ke Bangladesh dengan alokasi dana sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2017.

Seiain itu, Indonesia Eximbank terus berinisiasi untuk melakukan sejumlah terobosan dan pengembangan produk yang juga Iazim dilaksanakan oleh Eximbank/ECA lainnya di dunia, antara lain melalui skema counter trade.

Skema ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi eksportir dalam bermitra dengan buyer yang membutuhkan produk asal Indonesia, namun berasal dari negara dengan risiko cukup tinggi. (rel)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market