Penyataan GM PT Qtone Indonesia Munculkan Riak di Masyarakat Langkat

OBROLANBISNIS.com – Pernyataan GM PT Qtone Indonesia Divisi Gohor, Jhony memunculkan riak di masyarakat terutama yang bermukim di Kabupaten Langkat. Pasalnya, saat dikonfirmasi awak media terkait keberadaan PT Qtone di Desa Stabat Lama Barat Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, Jhoni seolah ‘mengancam’ warga.

Tertuang dalam konfirmasi ke nomor 08116088XXX lewat pesan singkat, Jhoni menyatakan ‘Diawasi, laporkan dan digebuk saja Pak. Prinsipnya kalo masih bisa dibina ya kita bantu bina, kalo sudah tidak bisa dibina, ya binasakan saja, Pak. Sekian dan terima kasih’.

Demikian isi pesan singkat Jhoni kepada awak media ketika dikonfirmasi. Nah, atas ungkapan tersebut, LSM Bangkit Bangun Sumatera Utara (BBS) angkat bicara melalui Wakil Ketua Marwansyah Lubis.

Pria yang dikenal vokal itu bilang, bahwa tak selayaknya seorang pejabat sekelas General Manajer (GM) berbicara seperti itu. “Ini bukan zaman orde baru lagi bisa mengancam-ancam warga. Apa masih berlaku ‘tangan besi’ di negeri ini? Kita sudah merdeka dan baru saja berusia 72 tahun, kok masih nekad orang sekelas GM bicara begitu?” tegas Marwan yang juga pengurus FKKPI Rayon Sicanggang kepada wartawan, Kamis (7/9/2017).

Seharusnya, kata Marwan, PT Qtone Indonesia yang notabene masuk perusahaan besar di Indonesia, lebih mengedepankan kepentingan masyarakat banyak, bukan malah menyengsarakan rakyat.

Bahkan, menurut telusur LSM BBM, keresahan warga di sana telah berjalan tiga tahun. “Yang paling kita khawatirkan, andai perusahaan itu terus beroperasi bakal berdampak negatif di lingkungan mereka, andaikata penyedotan tetap dilaksanakan,” tukas Marwan di kantor LSM BBS Jalan Proklamasi, Stabat.

Terpisah, eks Sekretaris DPC GP Anshor Langkat, Yunifar Efendi setelah membaca sejumlah media cetak dan online menyangkut ungkapan ‘sadis’ GM PT Qtone Indonesia, Jhoni itu menyatakan sangat menyesalkan kata-kata yang tak lumrah tersebut.

“Di saat Presiden Jokowi dan petinggi ormas Islam sibuk meredam isu-isu keagamaan tentang pengungsi Rohingya, malah muncul ungkapan tak wajar dari PT Qtone Indonesia. Siapa kali rupanya dia! Jadi, kita meminta keprofesionalan dari orang sekelas GM. Itu omongan orang pasaran, bukan bahasa orang setingkat GM. Kita minta managemen PT Qtone Indonesia selektif menempatkan orangnya, agar selaras dengan budaya masyarakat setempat,” imbuh Efendi.

Senada dengan Marwan dan Yunifar, pengurus PAC IPK Kecamatan Secanggang, Warsito mengatakan, PT Qtone Indonesia selayaknya lebih selektif meletakkan jabatan kepada karyawan di suatu daerah. “Bukan seperti membeli ‘kucing dalam karung’ yang dengan emosi dan mudahnya menebar ancaman bagi warga. Inikan suatu kesalahan dan tidak menghormati warga sekitar. Apa sang GM PT Qtone Indonesia tidak punya etika? Atau memang PT Qtone Indonesia sengaja menempatkan orang yang omongannya tidak bermoral di Langkat ini!” tandasnya.

Sedangkan, pengurus PAC PPP Kecamatan Binjai, Isna Sumardi mengutuk keras pernyataan GM PT Qtone Indonesia, Jhoni. “Kita berharap PT Qtone Indonesia yang berkantor pusat di Medan, untuk memberikan teguran keras kepada GM Jhoni. Sebab ungkapannya itu bisa memancing kekisruh di masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Wakil Ketua BBS Marwan Lubis, mantan Sekretaris DPC GP Anshor, Yunifar Efendi, Warsito serta pengurus PAC PPP Kecamatan, Isna Sumardi meminta GM PT Qtone Indonesia mencabut pernyataannya.

“Dan GM PT Qtone harus meminta maaf kepada masyarakat. Mungkin, apabila GM PT Qtone Jhoni tidak meminta maaf, kita khawatir bakal muncul kekisruhan di Langkat,” tandas mereka.

Seperti diberitakan sebelumnya, penggunaan tanah dan aset negara di bahu tanggul Wampu Desa Lama Barat oleh PT Qtone Indonesia untuk lokasi timbun materialnya jadi pertanyaan besar.

Selain itu, warga pantai luas Stabat Lama Barat juga mempertanyakan rencana perusahaan besar itu yang akan melakukan eksploitasi (penyedotan pasir) langsung dari Sungai Wampu Kabupaten Langkat.

Dalam beberapa hari terakhir, berkembang rumor di lapangan bahwa pihak PT Qtone Indonesia disebut-sebut dalam waktu dekat ini akan melakukan ekpsloitasi (penyedotan pasir) di pantai luas. (rel/OB1)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market