‘Manisnya’ CSR Pertamina Menyentuh Masyarakat

Catatan: Haslan M Tambunan

OBROLANBISNIS.com – Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Swasta diwajibkan melaksanakan tanggung jawab sosial ke masyarakat melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR). Hal itu berdasarkan dengan ketentuan Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Dalam UU Nomor 40 tahun 2007 pasal 74 ayat (1) dijelaskan, “Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan”. Di ayat (2) menyebutkan “Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kewajiban Perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran”.

Dan pada ayat (3) diterangkan “Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”. Untuk menghitung besaran dana CSR yang dialokasikan bisa diukur dari laba bersih atau besaran keuntungan perusahaan, apakah persentasenya 2,5% atau 3% dari keuntungan selama sesuai dengan asas kepatutan dan kewajaran.

Kewajiban bagi perusahaan BUMN maupun Swasta juga diperkuat dengan diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 tahun 2012, tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang pada masa itu menjabat mendatangani PP Nomor 47 tahun 2017, yang salah satunya dalam Pasal 4 ayat (1) PP Nomor 47 tahun 2012 menyebutkan, “Tanggung jawab sosial dan lingkungan dilaksanakan oleh Direksi berdasarkan rencana kerja tahunan Perseroan setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris atau RUPS sesuai dengan anggaran dasar Perseroan, kecuali ditentukan lain dalam peraturan Perundang-undangan”.

Inilah yang menjadi landasan bagi perusahaan BUMN dan Swasta yang beroperasional di tanah air, menyisihkan laba bersih perusahaan yang diraih untuk selanjutnya disalurkan ke tengah masyarakat dengan tepat sasaran melalui berbagai program kesejahteraan masyarakat Indonesia.

PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berkomitmen menjalankan amanah pemerintah, melalui seluruh unit kerja fungsi CSR Pertamina, baik kantor pusat, unit operasi maupun anak perusahaan, demi kemajuan bangsa.

Kegiatan-kegiatan CSR PT Pertamina (Persero) yang telah berjalan dan terlaksana di tanah air, meliputi Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Bidang Lingkungan, Bidang Infrastruktur, Pemberdayaan Masyarakat, Manajemen Bencana maupun Bantuan Khusus. Tujuan dari program CSR PT Pertamina (Persero), agar membantu pemerintah Indonesia memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia melalui pelaksanaan program-program yang membantu pencapaian target pembangunan millenium atau Millenium Development Goals (MDGs).

Mengangkat realisasi program CSR PT Pertamina (Persero) dipastikan telah dirasakan oleh masyarakat banyak di penjuru pelosok tanah air melalui unit-unit kerja Pertamina. Salah satu wilayah yang cukup merasakan ‘manisnya’ CSR Pertamina adalah Sumatera Bagian Utara atau disebut Sumbagut, meliputi dua provinsi yakni Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh.

Wilayah Sumbagut masuk dalam cakupan kerja PT Pertamina (Persero) Marketing Operational Region (MOR) I, yang berpusat di Kota Medan tepatnya Jalan Putri Hijau. Selain dua provinsi ini, Pertamina MOR I juga menaungi provinsi lainnya, termasuk Sumatera Barat (Sumbar), Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam realisasi program CSR untuk wilayah Sumbagut hingga perjalanan tahun ini (2018), PT Pertamina (Persero) MOR I tetap berkomitmen dan fokus pada 4 aspek sosial, diantara Bidang Pendidikan; Bidang Pemberdayaan Masyarakat; Bidang Kesehatan; dan Bidang Lingkungan. Ke 4 pilar itu dinilai sangat menyentuh dan berkaitan kali dengan masyarakat luas.

Bidang Pendidikan

Sebagai komitmen perusahaan untuk turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dan untuk peningkatan akses komunitas terhadap pendidikan di tanah air, CSR Pertamina bidang Pendidikan melaksanakan sejumlah program, yaitu Pertamina Scholarship (Beasiswa), Pertamina Youth Program – PYP (Edukasi Stakeholder muda), Pertamina Goes To Campus – PGTC (Edukasi kalangan akademis) dan Pertamina Competition.

Pertamina Youth Program
Dalam rangkaian acara Demotech Machine 2018 yang berlangsung kampus Institut Teknologi Medan (ITM), pada 5 – 10 Maret, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mengenalkan sekaligus mengedukasi para mahasiswa sebagai stakeholder muda, tentang perawatan kendaraan.

Pertamina diwakili Unit Manager Communication & CSR MOR I, Rudi Ariffianto mengenalkan Pelumas Mesran Super, yang mengandung aditif detergent dispersant, anti oksidasi, anti aus dan mempunyai sifat-sifat melindungi dan memelihara mesin.

Disela kegiatan itu juga, Pertamina bersama mahasiswa ITM menggelar servis gratis bagi penarik becak motor (betor). Berupa pemberian jasa servis tune up dan oli secara gratis, untuk membantu meringankan beban operasional penarik betor di Medan.

Pertamina Goes To Campus
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap bidang pendidikan, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I memberikan bantuan berupa sarana praktikum Laboratorium Energi Listrik kepada Fakultas Teknik Universitas Panca Budi (UNPAB) sebagai upaya memberikan fasilitas pembelajaran yang memadai bagai mahasiswa.

Laboratorium Energi Listrik direncanakan akan digunakan sebagai tempat melaksanakan kegiatan praktikum oleh mahasiswa dari program studi teknik elektronika. Total bantuan yang diberikan oleh Pertamina untuk sarana praktikum Laboratorium Energi Listrik tersebut mencapai Rp 216.000.000 berupa Avo Meter, Oscilloacope, Digital Function Generator, Power Supply 100 Mhz, Tool Set, Accumulator dan berbagai perlengkapan laboratorium lainnya.

Bantuan sarana praktikum Laboratorium Energi Listrik ini, merupakan bagian dari empat pilar Program CSR Pertamina yaitu bidang pendidikan.

Bangun Sekolah TK
Di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) lagi rawannya bencana alam erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo. Awan panas yang keluar dari letusan kecil Gunung Sinabung meninggalkan ‘sejuta’ cerita. Salah satunya kemunduran dunia pendidikan bagi generasi muda yang berada di sekitar Gunung Sinabung.

Sebagai dukungan terhadap kelanjutan dunia pendidikan di lokasi bencana, Pertamina
MOR I melalui program Bina Lingkungan, bagian dari CSR Pertamina membangun sarana dan infrastruktur sekolah, tempat belajar mengajar anak-anak Tanah Karo.

Bekerjasama dengan pengurus Yayasan Pendidikan Kristen Gereja Batak Karo Protestan (YPK GBKP), Pertamina MOR I membangun TK Elshaday dengan total bantuan yang diberikan oleh CSR Pertamina adalah senilai Rp 200.000.000.

Erry Widiastono sebagai General Manager Pertamina MOR I, mengutarakan, pemberian fasilitas pendidikan yang memadai bagi penerus bangsa adalah tanggungjawab dari semua pihak, termasuk Pertamina, untuk dapat memberikan fasilitas pendidikan yang layak dan memadai sebagai tempat belajar untuk mencerdaskan calon-calon penerus bangsa.

 

Bidang Pemberdayaan Masyarakat

CSR Pertamina juga difokuskan dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan infrastruktur dan Program Pertamina Peduli Bencana Alam. Dalam pembangunan infrastruktur dilakukan perbaikan terhadap sarana umum, seperti jalan, jembatan, MCK dan sarana air bersih.

Perbaikan Jalanan
Baru-baru ini, melalui Program CSR, Pertamina MOR I melakukan perbaikan infrastruktur jalan di sepanjang kawasan Pangkalan Susu Kelurahan Bukit Jengkol Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.

Total bantuan yang diberikan dalam pekerjaan perbaikan jalan tersebut mencapai Rp 2,2 miliar, sebagai salah satu akses jalan utama bagi warga yang tinggal di kawasan Pangkalan Susu. Kegiatan serah terima bantuan dilaksanakan, 12 Maret 2018, oleh Operation Head (OH) Depot LPG Pangkalan Susu, I Wayan Murya kepada masyarakat dan secara simbolis diterima langsung oleh Lurah Bukit Jengkol, Ernawani.

 

Bidang Kesehatan

PT Pertamina (Persero) secara konstan selalu menggarisbawahi pentingnya isu kesehatan anak dan juga orang dewasa dalam setiap program-program CSR-nya. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk penyuluhan narkoba hingga pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat secara gratis.

Kampanye Anti Narkoba
Sebagai bentuk komitmen mendukung gerakan anti narkoba, PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), melakukan kegiatan TOT Penyuluhan Narkotika Nasional di Kota Medan.

Seperti diketahui, Indonesia saat ini dalam masa darurat narkoba. 33 jiwa melayang per hari diakibatkan oleh penyalahgunaan narkoba. Nah, disini peran Pertamina ikut ambil bagian dalam memerangi narkoba.

Pertamina sadar dan mengerti bahaya dan dampak yang bisa ditimbulkan dari peredaran narkoba, untuk itu sudah menjadi komitmen perusahaan milik BUMN ini mendukung kegiatan BNN dalam melakukan pemberantasan Narkoba.

Sebelumnya, Pertamina MOR I telah melakukan beberapa sosialisasi gerakan anti narkoba bersinergi dengan BNNP Sumut, antara lain Seminar ‘Insan Pertamina Anti Narkoba’, yang dilaksanakan di kantor Pertamina Medan, Sosialisasi Gerakan Anti Narkoba untuk anak-anak pelajar yg dilaksanakan oleh para istri pekerja Pertamina yg tergabung dalam Persatuan Wanita Patra (PWP), dan terakhir Gerakan Anti Narkoba dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional yang turut mengundang grup musik Slank di Lapangan Benteng, Medan.

Pendeteksian Dini Kanker Serviks
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I memfasilitasi pendeteksian dini kanker serviks secara gratis bagi para kaum wanita yang berdomisili di Kecamatan Medan Labuhan, (8/2/2018).

Aksi sosial dari PT Pertamina (Persero) ini sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kesehatan khususnya para kaum perempuan baik yang sudah berkerluarga maupun belum. Bukan hanya kegiatan deteksi dini Kanker Serviks, juga dilakukan pemeriksaan Papsmear, pelayanan KB, serta pemeriksaan kesehatan umum. Diharapkan kaum perempuan dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dan bisa menjaga kesehatan, agar tidak terjangkit penyakit kanker.

Khitanan Massal & Pengobatan Gratis
PT Pertamina (Persero) MOR I menggelar kegiatan bakti sosial kemasyarakatan dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), berlangsung di Desa Sitiris-tiris Kecamatan Andam Dewi Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumut, (18/2/2018).

Bagian program CSR Pertamina ini, meliputi pemeriksaan kesehatan gratis serta khitanan massal bagi 270 masyarakat Desa Sitiris-tiris. Sementara pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan asam urat, kolesterol, serta gula darah dalam tubuh.

Kegiatan khitanan massal merupakan kegiatan rutin yang digelar Pertamina, setelah sebelumnya telah dilaksanakan di Medan, Sibolga dan Siantar untuk wilayah Sumatera Utara.

Program Smiling
Erupsi Gunung Sinabung menjadi magnet bagi perusahaan-perusahaan baik BUMN maupun Swasta untuk menyalurkan program CSR-nya. Termasuk PT Pertamina MOR I yang untuk kesekian kalinya merealisasikan program CSR ke wilayah bencana alam berkepanjangan tersebut.

Pertamina MOR I bersama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Sibayak menggelar kegiatan bakti sosial kemasyarakatan berupa Program Kesehatan Masyarakat Keliling (Pro-Smiling) di 5 Desa sekitar kawasan Gunung Sinabung.

Kelima desa sekitar kawasan Gunung Sinabung tersebut adalah Desa Sukandebi, Desa Ndokum Siroga, Desa Naman Teran, Desa Ndeskati dan Desa Suka Tepu. Pelaksanaan Pro-Smiling diawali di Desa Sukandebi yang dilakukan pada (22/3/2018).

Kegiatan yang diberikan ke masyarakat Tanah Karo, diantaranya Pemeriksaan Kesehatan secara gratis bagi 1.500 masyarakat untuk kelima lokasi dengan melakukan pemeriksaan asam urat,6 kolestrol serta gula darah dalam tubuh serta pengobatan masalah gangguan pernafasan akibat erupsi Gunung Sinabung. Bahkan bagi anak-anak juga diberikan makanan sehat.

 

Bidang Lingkungan

Program CSR Pertamina di bidang Lingkungan ditujukan sebagai komitmen manajemen dalam rangka tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan hidup dan pelestarian alam.

Rehabilitasi Mangrove
Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian keanekaragaman hayati, PT Pertamina (Persero) MOR I melakukan gerakan penanaman mangrove di Kampung Nelayan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Provinsi Sumut.

Sebanyak 10.000 bibit mangrove ditanami di bibir perairan Kecamatan Medan Labuhan yang berada di sekitar operasi Terminal BBM Instalasi Medan Group. Dengan kegiatan rehabilitasi ini diharapkan dapat mencegah terjadinya abrasi dan mampu menciptakan rumah yang ramah bagi para biota laut.

Pembersihan Pantai Kampung Nelayan
PT Pertamina (Persero) MOR I bekerjasama dengan Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar program Pembersihan Pantai Kampung Nelayan sebagai wujud komitmen pelestarian lingkungan, 24 Maret 2018, bertempat di Pantai Desa Bagan Serdang Kampung Mangrove Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang.

Program ini merupakan bagian dari program pemberdayaan kampung Mangrove yang merupakan binaan dari Pertamina MOR I. Program pembersihan pantai tersebut, sejalan dengan semangat Hari Peduli Sampah Nasional dengan pencanangan Program Tiga Bulan Bebas Sampah (TBBS), salah satunya dengan kegiatan pembersihan sampah di Pantai Desa Bagan Serdang.

Dalam hal ini, keberadaan PT Pertamina (Persero), sebagai perusahaan plat merah, tidak hanya mementingkan perkembangan bisnis usaha baik di hulu maupun di hilir tanah air, tetapi Pertamina dalam menjalankan operasinya berpikir bagiamana mengembangkan produk-produk dan jasa yang diberikan peduli terhadap kelestarian lingkungan khususnya bumi untuk kepentingan dan masa depan generasi yang akan datang. ***

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market