Sentuhan Berlanjut Pertamina Menggerakan Kesejahteraan Nelayan

OBROLANBISNIS.com – Suara tangisan bayi melengking kuat terdengar di perkampungan Nelayan. Sesekali sang ibu mencoba mendiamkan anaknya dengan menghempaskan telapak tangan secara pelan dengan penuh kasih sayang.

Secara psikologi mungkin bayi-bayi itu spontan terkejut melihat kerumunan orang. Bisa jadi rasa takut dan kegelisahan mengundang tangisan bayi-bayi tersebut.

Para istri-istri nelayan itu membawa sang bayi yang masih mungil, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus mengimunisasi anaknya. Memang sudah jadwalnya, sebulan sekali para orangtua untuk memberikan imunisasi dan vitamin kepada sang bayi, agar terciptanya antibody dalam mencegah serangan berbagai penyakit seperti campak dan lainnya.

Puluhan bayi yang digendong para ibu rela mengantri untuk mendapatkan layanan kesehatan di Posyandu Sehati yang diinisiasi PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Rumah Zakat.

Letak Posyandu Sehati ini berada pas di bibir perairan asin Lingkungan XII Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan. Untuk menggapai ke posyandu itu, bagi para ibu-ibu harus melalui jalan setapak yang terbuat dari susunan papan kayu seadanya yang disanggah dengan tiang kayu laut. Lebar jalan yang dilalui kurang lebih satu meter, tidak menyurutkan semangat para kaum ‘Kartini’ untuk membawa sang anak diberikan penyuluhan kesehatan secara gratis.

“Owek…owek…owek…” Tangisan kegelisahan bayi terlihat kala dimasukan dalam timbangan ayunan yang telah tersedia di Posyandu Sehati. Dengan penuh kesabaran, para kader posyandu melayani para anak-anak nelayan.

Mulai dari menimbang berat anak, pemberian imunisasi dan vitamin hingga penyuluhan asupan gizi diberikan secara percuma-cuma oleh kader posyandu.

History-nya berdirinya Posyandu Sehati diprakarsai oleh PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Rumah Zakat. Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan energi nasional tersebut menyisihkan keuntungan (laba) untuk disalurkan kembali ke masyarakat.

Di tahun 2015, Posyandu Sehat Anak Tercinta dan Ibu atau disingkat Sehati baru terealisasikan di Kampung Nelayan dengan menggandeng masyarakat sebagai kader posyandu-nya.

Kepala Lingkungan (Kepling) XII Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Labuhan, Saparuddin mengaku, kehadiran PT Pertamina (Persero) di Kampung Nelayan sangat membantu masyarakatnya di bidang kesehatan.

Kepedulian Pertamina tidak hanya sebatas memberikan fasilitas Posyandu, tetapi secara berlanjut tetap dirasakan masyarakat nelayan di Lingkungan XII. “Setiap bulannya, managemen Pertamina turun ke Kampung Nelayan untuk memonitor kegiatan Posyandu Sehati yang dilakukan para kader,” kata Saparuddin.

Pria separo baya yang mangaku sudah 30 tahun lebih menjadi Kepling di Kampung Nelayan ini, sentuhan Pertamina tak hanya pada bidang kesehatan. Juga mendirikan Perpustakaan Sehati. “Perpustakaan ini berdiri tahun 2016, persis disamping Posyandu Sehati. Alhamdulillah, perhatian Pertamina pada masyarakat Nelayan sangat lah begitu besar. Mudah-mudahan komitmen Pertamina untuk mensejahterakan masyarakat melalui program CSR dapat terus dirasakan masyarakat,” ungkapnya seraya menambahkan, di Lingkungan XII Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Labuhan tercatat sekitar 565 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.300 jiwa penduduknya.

Posyadu Sehati merupakan bagian dari Program Pertamina Sehati, sebagai bentuk kepedulian Pertamina terhadap isu Kesehatan khususnya Kesehatan Ibu dan anak.

Tujuan dari program ini adalah memberikan kontribusi dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi dan balita (KIA), melalui gerakan sehat ibu dan anak, menuju kehidupan yang lebih baik.

“Program Pertamina Sehati ini sudah berlangsung, saat ini terus berlanjut dengan rangkaian kegiatan, antara lain penguatan untuk kader dan masyarakat lokal dalam bentuk pelatihan, kesehatan reproduksi, penguatan bagi tenaga kesehatan, kader posyandu, tokoh masyarakat dan agama serta stakeholders terkait dalam bentuk loka karya Posyandu plus,” ungkap Jr Officer CSR & SMEPP MOR I, Herdiyanti Dwi Lestari mewakili managemen PT Pertamina (Persero) MOR I, beberapa waktu yang lalu.

Dalam penguatan ekonomi sekaligus pemberdayaan masyarakat nelayan, Pertamina juga menggulirkan bantuan bibit ikan Siakap dan Krapu sebanyak 1.500 ekor. Tak hanya itu, melalui program CSR, Pertamina juga memberikan bantuan berbasis usaha kecil dan mikro dalam bentuk modal usaha Keramba Budidaya Ikan (Ikan Kerapu dan Ikan Siakap) yang dinominalkan sebesar Rp 267 juta.

“Bantuan tersebut akan diakomodir kader posyandu sebagai alternatif tambahan pendapatan, agar terciptanya kemandirian dan meningkatkan taraf ekonomi Kader, sehingga mendukung keberlangsungan Posyandu di Kampung Nelayan,” ucapnya.

Program CSR PT Pertamina (Persero) yang menyasar pada kelompok nelayan mendapat apresiasi dari berbagai stakeholder. Termasuk dari managemen Rumah Zakat.

“Konsisten dan komitmen Pertamina tetap berkelanjutan memberikan bantuan kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat di sekitar operasional perusahaan dapat berdaya dan mandiri,” ungkap Branch Manager Rumah Zakat Perwakilan Sumut, Budi Saputra.

Budi, sapaan akrabnya menyebutkan, dengan terciptanya kemandirian, maka kader posyandu akan dapat eksis dan lebih baik lagi melayani masyarakat yang membutuhkan. “Dengan memberikan modal usaha keramba ikan bagi kader posyandu, dipastikan masyarakat juga akan menikmatinya,” sebut Budi.

Dalam kunjungan perwakila. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut ke Kampung Nelayan Belawan, Zakaria mengapreasi keperdulian Pertamina dalam mensejahterakan masyarakat sejahtera. “Diharapkan dukungan masyarakat juga untuk tidak merusak akses kelestarian hutan di sekitar Belawan. Jika sudah ada kepedulian itu, akan dapat diminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Sri, salah satu peserta Posyandu merasa senang atas kehadiran Pertamina sebagai perusahaan milik BUMN, yang ikut peduli akan nasib kesehatan anak-anak di Kampung Nelayan Belawan.

Dengan menggendong anaknya, Sri yang sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga, datang ke Posyandu Sehati untuk melakukan imunisasi sekaligus mendapatkan tambahan asupan gizi. “Setiap bulan, Posyandu Sehati melayani pemberian imunisasi, pemeriksaan berat badan bayi serta pemberian tambahan asupan gizi anak,” ujar ibu tiga anak ini.

Ia bersama para masyarakat nelayan Belawan berharap banyak pada Pertamina untuk terus memperhatikan nasib para nelayan. “Kami juga berharap sentuhan pemberdayaan dari Pertamina melalui pelatihan dan penyuluhan berbasis ekonomi, agar kelak membantu pendapatan ekonomi keluarga di saat para suami yang sehari-hari melaut,” harap warga Belawan. (haslan madli tambunan)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market