‘Medan YES 2019’ Ajang Kopi Darat Sandiaga Uno Bersama Entrepreneur Milenial

OBROLANBISNIS.com – Berbekal kesuksesan pada penyelenggaraan ajang inspiratif ‘Indonesia Young Entrepreneur Summit 2018’ di Jakarta yang telah diikuti oleh 1.800 peserta pada 28 Oktober 2018, serta kembali menggelar ajang bertajuk ‘Young Entrepreneur Summit 2019’.

Roadshow di 7 kota besar di Indonesia, sebagai kota pertama atau pembuka yaitu Surabaya telah sukses diikuti oleh 7.000 peserta pada 16 Februari 2019 dan dilanjutkan di kota kedua Bandung 6.000 peserta pada 10 Maret 2019 serta kota ketiga Sragen yang telah sukses diikuti oleh 6.000 peserta pada 24 Maret 2019. Kemudian kota keempat Makassar diikuti oleh 10.000 peserta pada 1 April 2019.

KAHMIPreneur sebagai program inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda serta untuk mengobarkan semangat para pemuda pemudi Indonesia dalam momentum mencetak entrepreneur yang handal, kembali menggelar ajang inspiratif di kota kelima, yaitu Medan yang bertajuk ‘Medan Young Entrepreneur Summit (YES) 2019′, yang bertempat di Pardede Hall, Medan, (7/4/2019).

Program ‘Medan YES 2019’ yang mengambil tema ‘Arah Baru Ekonomi Indonesia’ ini secara mengejutkan diminati oleh sekitar 6.000 peserta yang sudah mendaftar, dari kapasitas sekitar 5.000 kursi.

Antusias yang membludak ini menandakan adanya semangat tinggi dari para entrepreneur di kota Medan dan sekitarnya untuk menyerap ilmu dan wawasan yang disampaikan oleh para pakar entrepreneur nasional yang menjadi narasumber, sekaligus bersilaturahmi dengan sesama entrepreneur yang ada di kota Medan dan kota-kota di sekitarnya. Dapat dikatakan ajang ‘Medan YES 2019’ menjadi ajang kopi darat dari entrepreneur Sumatera Utara.

Tak melulu entrepreneur, ajang ini juga diminati oleh beberapa peserta dari lintas pekerjaan, antara lain mahasiswa, pegawai negeri, pegawai swasta bahkan ibu Rumah Tangga yang tengah menyusun rencana untuk terjun ke bisnis entrepreneur dan membutuhkan bekal ilmu dan wawasan yang cukup agar mampu bertahan, seperti entrepreneur sukses yang dihadirkan.

Domisili peserta memang mayoritas berasal dari kota Medan namun terdapat juga peserta dari beberapa kota di sekitarnya, yaitu Deli Serdang, Binjai, Kabanjahe, Rantaurapat, Tanjungbalai, Patumbak, Lubuk Pakam, Medan Denai, Medan Timur dan lainnya yang antusias dan serius untuk hadir.

Hal ini secara tidak langsung menyiratkan sebuah spirit semangat untuk perubahan terhadap diri sendiri dan masa depan yang diperlihatkan dari para peserta tersebut.

Lebih dekat, ajang ‘Medan YES 2019’ merupakan forum kaum milenial kreatif bertemu dengan para pengusaha muda sukses dari berbagai sektor bisnis tingkat menengah keatas serta nasional.

Ajang ‘Medan YES 2019’ adalah sarana untuk berbagi networking (akses teknologi, pembiayaan dan pemasaran), berbagi dan berkembang. Melalui YES 2019, peserta mendapatkan akses terkini seputar market dan finance dari stakeholder yang terlibat.

Founder KAHMIPreneur, Kamrussamad sebagai penggagas ajang ini mengatakan, sangat gembira dapat kembali menggelar ajang ini. Melihat kesuksesan dari yang sebelumnya, IYES 2018 di Jakarta, YES 2019 di kota pertama Surabaya dilanjutkan kota kedua Bandung, kota ketiga Sragen dan kota keempat Makassar, yang pada kenyataannya peserta nya membludak melebihi target dan kapasitas ruangan.

“Tentunya hal tersebut sangat menggembirakan dan menjadi pemicu kami untuk mengulirkan ajang YES di tahun ini di 7 kota di Indonesia sekaligus agar virus semangat entrepreneur dapat meluas secara merata sekaligus membuka peluang terhadap penciptaan entrepreneur muda yang lebih banyak,” katanya.

Ditambahkannya, ini merupakan awal yang baik bahwa dengan digelarnya ajang ‘Medan YES 2019’ ini, para kawula muda dan masyarakat Indonesia masih sangat bersemangat untuk menjadi entrepreneur-entrepreneur serta creator-creator muda yang gigih dan handal dalam membangun dan menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri.

“Harapan kami ke depannya sebagai penyelenggara, semoga ajang ini dapat membantu dan mencetak lebih banyak wirausaha-wirausaha unggul yang dapat bersaing menciptakan banyaknya lapangan pekerjaan dan ajang bergengsi ini dapat membantu menciptakan lebih banyak lagi entrepreneur-entrepreneur muda sukses, tangguh dan mandiri, sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta mendayagunakan potensi perekonomian yang ada diIndonesia dan dapat bersaing dengan perusahaan asing serta menjadi entrepreneur lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,’’ ujarnya.

Ajang ‘Medan YES 2019’ menghadirkan narasumber handal di industri entrepreneur nasional yang telah sukses membangun bisnisnya mulai dari nol hingga meraih kesuksesan saat ini, yang juga telah merasakan kegagalan beberapa kali namun tetap semangat untuk bertahan dan belajar dan bangkit dari kegagalannya. Diantaranya tokoh entrepreneur nasional, Sandiaga Salahuddin Uno.

Selain itu, entrepreneur muda sukses lainnya adalah Dimas Seto selaku Pemilik Toko Kue Cirebon Cinnamon, Dimas Seto bersama sang istri, Dhini Aminarti, merintis usaha kuliner Cirebon Cinnamon, sebagai pebisnis baru, Dimas Seto tidak ingin kehadirannya dianggap sebagai ancaman oleh UMKM yang ada di kota Cirebon.

Dimas pun membuka ruang dan merangkul pengusaha lokal untuk bisa bekerjasama. “Kami ubah konsep dari kekinian menjadi modern. Kami tahu, banyak kerajinan tangan dan juga produk-produk lainnya yang dikelola oleh pengusaha UMKM di kota Cirebon. Kami gandeng mereka untuk bisa berkembang dan maju bersama-sama”.

Kini, Dimas dan istri merambah bisnisnya dari kuliner hingga fashion dan hijab

Selain itu, Irwansyah dan Zaskia Sungkar selaku Pemilik Jannah Corp – bersama dengan sang istri, Zaskia Sungkar keduanya membangun kerajaan bisnis. Beberapa produk kue kekinian yang booming sampai sekarang ternyata berada di bawah naungan Jannah Corp yang juga mengelola bisnnis tour & travel dan Zaskia Sungkar lebih dikenal dengan usaha bisnis fashionnya dengan target pasar mulai dari mahasiswa hingga menengah keatassejak tahun 2013. Bahkan salah satu brandnya KIA by Zaskia Sungkar telah berhasil masuk di pagelaran busana baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Aditya Surya Pratama selaku Dokter dan Penulis, memiliki nama panggilan Adit ini dilahirkan di Bogor pada tanggal 3 mei 1994. Dengan moto “Success is a ladder” that cannot be climbed with your hands in your pocket ” dokter muda ini sukses menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Jakarta.

Nama Aditya Surya Pratama mulai jadi perbincangan setelah menggantikan dr Ryan Thamrin membawakan acara DR OZ Indonesia disalah satu stasiun TV. Selain menjadi dokter Aditya juga punya kemampuan untuk menulis. Di usia mudanya, Aditya telah memiliki dua buku. Salah satunya berjudul Aditya Lee. Buku tersebut bergenre novel romansa remaja.

Sandiaga Salahuddin Uno yang menjadi keynote speaker di ajang ‘Medan YES 2019’ merasa gembira dipercaya kembali berpartisipasi di ajang ini. “Saya melihat antusiasme yang sangat tinggi dari ajang YES pertama optimis ajang YES di 2 kota yang akan digulirkan berikutnya oleh KAHMIpreneur akan dipadati oleh para entrepreneur yang haus akan sharing pengalaman ini.

Di ajang ini teman-teman entrepreneur dapat belajar untuk menjadi seorang entrepereneur sejati langsung dari pakarnya. Ini salah satu ikhtiar yang harus terus dimiliki oleh seorang entrepreneur, untuk selalu belajar dari bermacam entrepreneur sukses dan mengambil hikmah dari tantangan yang mereka hadapi.

“Suksesnya entrepreneur di Indonesia tentu akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke arah yang lebih baik,” katanya.

Sebagai informasi, pada ajang ‘Medan YES 2019’, selain seminar serta dimeriahkan oleh penampilan Modern Dancer, Band dan dimeriahkan oleh artis ibukota Nisya & Sabyan Gambus.

Setelah berlangsung di Surabaya, Bandung, Sragen, Makassar dan Medan, ajang YES 2019 akan berpindah ke 2 kota lainnya, yaitu Lombok (9 April) dan Jakarta (10 April). ***

[rel/OB1]

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market