Home » Sorot, Sumut » Belawan Rawan Aksi Perampokan

Belawan Rawan Aksi Perampokan

hm tambunan
obrolanSumut – BELAWAN

Wilayah hukum di jajaran Polres Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Belawan (KP3) Belawan, rawan perampokan dengan menggunakan senjata tajam.

Seperti yang dialami Jumari (62) penduduk Pasar Tengah I Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan, korban datang mengadu ke polresk KP3 sektor Polsekta Medan Labuhan, Jumat (12/3).

Dalam pengaduannya disebutkan, 10 Maret 2010, ketika ia mengenderai sepeda motornya Supra 125 dengan nomor polisi BK 2554 CT, bermaksud untuk belanja ke pasar di Medan Marelan sekitar oukul 18.30 WIB,

Diperjalanan sepeda motornya diserempet sepeda motor yang dikendera orang yang tidak dikenalnya.

Akibat diserempet, Jumari memberhentikan sepeda motornya, kemudian salah seorang yang berboncengan dengan pengendara sepeda motor tersebut, langsung menghampirinya kemudian mengancamnya dengan sebilah
pisau, sambil mengucapkan turun dari sepeda motor tersebut.

Begitu Jumari turun dari sepeda motornya, orang yang tidak dikenal itu langsung melarikan sepeda motornya dan meninggalkan Jumari dilokasi kejadian, akibat kejadian itu Jumari pulang kerumahnya dan keesokan harinya mencari pelaku perampokan itu bersama keponakannya.

Karena sepeda motornya tidak ditemukan, Jumari melaporkan ke sorum tempat ia mengkeredit sepeda motor tersebut, setelah pihak sorum memberikan surat keterangan, Jumat petang baru dilaporkan ke Polsekta Medan Labuhan.

Menurut Jumari sepeda motornya itu, dikereditnya kepada salah satu sorum di Marelan, selama tiga tahun dan sudah berjalan pembayarannya selama dua tahun.

Sementara itu, Ponadi (32) penduduk Batang Johar Kecamatan Labuhan Deli datang mengadu ke Polres KP3 Belawan sektor Polsekta Belawan.

Ponadi yang bekerja sebagai supir pengangkut salah satu minuman ringan itu datang mengadu ke Polsekta Belawan bersama dua orang kernetnya.

Dalam pengaduannya disebutkan, ketika ia selesai makan siang sekitar pukul 13.30 WIB di saat kembali ke mobil yang dibawa, tiba-tiba mereka didatangi tiga kawanan perampok yang menggunakan senjata tajam.

Ketiga kawanan perampok ini mengancam, agar memberikan dompetnya, Ponadi sempat bertengkar dengan salah seorang perampok tersebut, tetapi karena diancam dengan senjata tajam, akhirnya Ponadi menyerah dan memberikan dompetnya, yang berisikan uang kontan Rp.1,5 juta, STNK
dan KTP disekitar jalan Tol kawasan Kampung Salam Belawan.

Fachrul salah seorang warga di Medan Belawan menyebutkan, adengan terjadinya peristiwa tersebut, selama selama tiga hari sudah terjadi perampokan dijajaran wilayah hukum Polres KP3 Belawan, sehingga meresahkan warga disekitarnya, diharapkannya kepada petugas Polres KP3 Belawan, segera melakukan patroli agar kasus perampokan ini tidak terulang kembali, sehingga warga tidak menjadi resah. [hmt]

Bookmark and Share

Baca Juga

Leave a comment

Spam Protection by WP-SpamFree