|

Aksi Pencurian Merajalela, Warga Resah

Hot:

DOLOK SANGGUL – Warga Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) saat ini diresahkan oleh ulah komplotan pencuri yang terdiri atas 7 orang yang terbagi dalam 3 kelompok, melakukan aksinya secara terus menerus dan tanpa mengenal waktu dan beraksi baik siang maupun malam.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan komplotan itu diduga menggunakan ilmu ‘sakti’, karena bila mereka sudah terdesak oleh kepungan masyarakat, komplotan itu bisa menghilang atapun berubah menjadi binatang baik itu kucing, anjing maupun lainnya.

Walau telah melakukan ronda baik siang maupun malam, masyarakat Parlilitan belum berhasil membekuk satupun di antara kelompok tersebut, sehingga membuat mereka resah, karena bukan tidak mungkin masyarakat akan dibunuhnya bila kepergok saat melakukan aksinya.

Bukan itu, akibat dilaksanakannya ronda, sehingga membuat kesulitan tersendiri bagi penduduk di luar Kecamatan Parlilitan maupun desa di Parlilitan saat berkunjung, karena menjadi bahan perhatian masayarakat yang sedang melaksanakan ronda, di mana menimbulkan kesan bahwa Kecamatan Parlilitan tidak aman.

Warga Hutagodung mengaku marga Sihotang ketika ditanya wartawan, kemarin, walaupun sedang panen yang membutuhkan tenaga ekstra, mereka harus juga melaksanakan ronda untuk menjaga kampungnya baik siang maupun malam hari.

“Kami heran melihat petugas kepolisian yang tidak bisa memberikan rasa aman bagi masyarakatnya, mereka hanya bisa mendeteksi dan memproses dengan caranya sendiri para penebang kayu kecil-kecilan,” ujarnya.

Sihotang menambahkan, selama ini bila masayarakat menebang kayu durian yang dipakai untuk membangun rumah langsung ditangkap dan diproses sehingga pembangunan rumah tersebut menjadi terkendala.

“Akan tetapi bila penebangan kayu melibatkan oknum-oknum aparat keamanan tidak akan mendapat gangguan, padahal kayu yang diambil itu merupakan kayu alam seperti yang di Pusuk. Kalau begini caranya keberadaan aparat yang seharusnya memberi rasa aman bagi masyarakat terbalik menjadi momok,” ucap Sihotang sembari mewanti-wanti, agar jangan memberitahukan identitas lengkapnya dengan alasan takut.

Sementara itu, M Tumanggor warga Parlilitan berharap, agar komplotan pencuri tersebut dapat ditangkap demi terciptanya rasa merasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, karena bukan tidak mungkin warga menjadi korban pembunuhan bila kepergok dengan komplotan tersebut.

Selama ini, para komplotan tersebut telah berhasil melakukan aksinya dengan menggondol harta korbannya baik itu uang kontan, mas, laptop maupun lainnya, seperti Situmorang warga Sihas Tonga, Simamora Warga Huta Dalan, Nainggolan warga Sion Selatan.

Untuk korban terkahir merupakan aksi paling berani karena dilakukan pada sekitar pukul 10.00 WIB dan tetangganya sedang melakukan hajatan pesta.
Sementara itu, A Tinambunan warga Doloksanggul menyampaikan, Kapolres Humbahas telah mengetahui adanya aksi para pencuri tersebut yang disampaikan pada saat rapat koordinasi Pemkab Humbahas dengan unsur Muspida.

“Kiranya pembicaraan saat rapat koordinasi atas aksi para pencuri tersebut bukan hanya sebatas dipembahasan, karena saat ini masyarakat sangat mengharapkan aksi nyata aparat kepolisian untuk memberantas aksi komplotan tersebut dengan menangkap para pelakunya,” ujar Tinambunan. [hmt]

Bookmark and Share

related post

Baca Juga

Leave a Reply

Spam Protection by WP-SpamFree