Calon Walikota Rahudman ‘Digoyang’ Demo Dugaan Korupsi
| Hot: |
MEDAN – Calon Walikota Medan ‘digoyang’ demo dugaan korupsi semasa dirinya menjabat sebagai Kadispenda dan Sekta Tapanuli Selatan.
Datangnya dari gerakan mahasiswa Angkola Sipirok, Kamis (10/6), yang melakukan aksinya di Polda Sumut sekira pukul 14.00 WIB.
Dalam orasinya melalui pengeras suara (Mikropon) koordinator aksi Syawaluddin Harapah meminta Polda Sumut dan kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk segera menyidik dan mengusut tuntas kasus-kasus dugaan korupsi dimaksud.
Antaranya, kasus dugaan korupsi zakat profesi bagi seluruh PNS di lingkungan Pemkab tapanuli selatan yang tidak jelas arahnya selama tahun 2002 sampai 2004.
Selanjutnya, kata Syawaluddin melalui mikropon, kasus jalan dan jembatan di PT Eka Pandawa Sakti PPH 21 serta tahun 2002 dan 2001 semasa calon walikota dimaksud menjabat sebagai Kadispenda Tapsel engan tidak menyetorkan pajak berupa biaya lelang PSDH dan DR senilai Rp 678.604.793, pajak PBB KB enilai Rp 295.600.000 serta BPHTB dari PT Eka tersebut dengan nilai Rp 663.227.983.
Sejauh ini kasus lain yang sedang ditangani Sat III Tipikor Poldasu kasus TPAPD tahun 2005 senilai Rp 1.590.944.500 dan penyidik telah menetapkan seorang tersangka Amrin Tambunan.
Menurut Syawaluddin, calon walikota tersebut juga terlibat kasus tidak disetorkannya pajak senilai Rp 1,6 miliar serta dugaan korupsi dana bantuan desa dan kas daerah Tapsel senilai Rp 1,5 miliar.
Usai mengelar aksi orasinya perwakilan massa diterima Kasubbid Dok Liput AKBP MP Nainggolan. Dikatakan Nainggolan pihaknya hanya menerima laporan kasus korupsi TPAPD dan kasusnya masih dalam proses.
Namun begitu, nantinya jika adanya laporan terlibat kasus lain yang pihaknya akan menindaklanjutinya. Usai mendapat penjelasan dari MP, para pendemo membubarkan diri.[hmt]
related post
- Pantun Kesehatan
- Peringatan HUT RI Diwarnai Bentrok Polisi Vs TNI
- simPATI TalkMania, Bekali-kali Nelpon Murah Pagi hingga Malam Hari
- Diduga Korupsi, Dua Pejabat BPN Sumut Diadili
- Aksi Massa Partai Tuntut Dibentuknya Pemerintahan Baru

