Secara tegas Angkatan Muda Muhammadiyah Sumut yang terdiri dari 4 lembaga menyatakan citra Gubernur Sumut akan hancur jika tetap menyetujui kenaikan tarif air. Apalagi, menjelang Pilgub Sumut 2018 akan banyak tuduhan masyarakat yang menduga sedang mengumpulkan pundi-pundi persiapan menghadapi pilkada.
Bahkan ada celetukan dari peserta diskusi “Jika Tarif Air Naik dengan kualitas pelayanan PDAM Tirtanadi yang buruk dan disetujui, maka PATEN hanya tinggal nama di 2018”.
“Tentu ungkapan ini tidak main-main karena keluhan pelanggan merupakan tanggungjawab moral yang harus dianggap serius oleh Gubernur,” cetusnya. (rel/OB1)

















