Sering Longsor | TPL Bangun Dinding Penahan Jalan Menuju Gereja HKBP Ajibata

OBROLANBISNIS.com – Usia bangunan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) ini hampir memasuki setengah abad, dibangun pada tahun 1972. Tetapi bangunannya masih terlihat kokoh dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pardamean Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasamosir, sebagai satu-satunya sarana ibadah masyarakat.

Dalam beberapa minggu belakangan kondisi jalan masuk menuju gereja sering mengalami longsor, terutama ketik musim penghujan. Akibatnya masyarakat harus berhati-hati bila ingin mengikuti ibadah, karena tidak adanya penahan tanah sepanjang jalan masuk gereja. Bahkan, pengurus rumah ibadah menuturkan sempat terjadi kecelakaan sebuah mobil yang terperosok melewati pembatas jalan.

“Kondisi jalan yang longsor memang menjadi perhatian kita, tapi masih terkendala dengan keterbatasan biaya. Dulu sempat ada mobil miliksalah satu jemaat yang sampai terjungkal dijalan ini karen melewati pembatas jalan,” ujar St Roganda Damanik, (9/3/2017), salah seorang pengurus gereja.

Jarak Desa Pardamean menuju perusahaan bubur kertas TPL di Porsea berkisar 30 KM, keberadaan perusahaan di Tano Batak ini banyak memberikan kontribusi dan perubahan dari aspek sosial dan perekonomian waga.

Warga mengakui keberadaan TPL di kampung mereka banyak dirasakan memberi dampak positif terutama bagi kami jemaat Gereja HKBP. “Keberadaan perusahaan memang seharusnya berkontribusi dengan masyarakat, untuk TPL kami sudah banyak merasakan keberadaannya untuk masyarakat, terutama bantuan untuk gereja kami,” ujar Pdt Kampausen Manurung STh

Khusus bagi masyarakat Pardamean kehadiran perusahaan di lingkungan masyarakat memberi pengaruh positif perkembangan pedesaan. Berbagai upaya dilakukan perusahaan dalam merespon kebutuhan sosial di masyarakat sesuai dengan motto perusahaan ‘Hidup dan Berkembangan Bersama Masyarakat’.

Menanggapi hal tersebut Direksi TPL, Mulia Nauli menuturkan, pihaknya memberikan bantuan pembangunan dinding penahan (Dyk) sepanjang 126 m. Dinding semen ini dibangun untuk menahan gerusan tanah ke jalan masuk gereja yang sangat membahayakan para jemaat yang mau beribadah.

“Ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan akan kehidupan beragama di sekitar wilayah kerja perusahaan, semoga bantuan yang diberikan ini bermanfaat dengan baik bagi para jemaat gereja,” sebut Mulia Nauli.

Sementara Guru Huria HKBP Ajibata Gr Rahman Panjaitan menegaskan, perhatian PT Toba Pulp Lestari, Tbk kepada gereja sangat bagus. “Tahun 2010 ketika saya masih melayani di Habinsaran, TPL juga membantu pembangunan gereja disana. Jadi kehadiran perusahaan pulp itu merupakan berkat bagi kami,” ujar Panjaitan.

Kepala Desa Pardamean Ajibata Irma Suryani Sirait yang turut menerima bantuan dari PT Toba Pulp Lestari, Tbk mengakui bahwa kehadiran TPL memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Kami masyarakat Pardamean Ajibata yang berjarak 30 KM dari pabrik PT Toba Pulp Lestari, Tbk sudah merasakan manfaat kehadiran perusahaan. Kami akui bahwa kehadiran perusahaan memberikan manfaat positif bagi kami,” ujar Irma Suryani Sirait.

Bantuan pembangunan Gereja HKBP Ajibata ini merupakan lanjutan dari bantuan PT Toba Pulp Lestari, Tbk di Kecamatan Ajibata tahun ini setelah sebelumnya perusahaan juga memberikan bantuan tong sampah dan pembangunan irigasi. (rel/OB1)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market