Pegadaian Ingin Lebih Dekat ke Masyarakat Melalui Pasar Keuangan Rakyat

OBROLANBISNIS.com – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Musa Rajeckshah mendorong industri keuangan baik perbankan maupun non perbankan untuk mengkampanyekan inklusi keuangan hingga pelosok desa Kabupaten/Kota.

Hal itu diungkapkannya saat membuka Pasar Keuangan Rakyat bertemakan Bersama Kita Wujudkan Inklusi Keuangan Untuk Semua yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sabtu (26/10/2019), di Lapangan Merdeka Medan.

Menurut orang nomor dua di Provinsi Sumut ini, masih banyak masyarakat yang tinggal di daerah terpencil belum tersentuh lembaga keuangan resmi. “Masuknya jasa keuangan hingga pelosok desa, akan mendorong perekonomian masyarakat. Selain itu, menghindarkan masyarakat dari jeratan rentenir,” ujarnya.

Wagub berharap, Pasar Keuangan Rakyat ke depan dapat terlaksana di seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Sumut, agar jasa-jasa keuangan dapat lebih dikenal masyarakat.

Selain itu, Wagub mengharapkan, kontribusi program Corporate Social Responsibility (CSR) dari industri keuangan untuk diarahkan ke tujuan pembangunan. “Gubernur Edy Rahmayadi berkomitmen untuk melakukan pembangunan yang merata. Oleh karenanya, dibutuhkan peran dan kontribusi dari CSR lembaga keuangan untuk mengarahkan ke pembangunan ekonomi desa,” ucap Wagub.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Hakim Setiawan mengatakan, pihaknya ikut berkontribusi dalam Pasar Keuangan Rakyat mengenalkan produk unggulan Pegadaian ke masyarakat Kota Medan.

Hakim menyampaikan, OJK mencatat dari 75 persen inklusi keuangan yang telah terealisasikan di Sumut, PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan sebagai perusahaan BUMN ikut berkontribusi dan berperan meliterasikan inklusi keuangan di seluruh wilayah Sumut hingga Aceh.

Menurutnya, Pasar Keuangan Rakyat ini salah satu bentuk meliterasikan produk Pegadaian lebih dekat ke masyarakat. “Masyarakat bisa lebih mengenal produk-produk unggulan Pegadaian, baik pembiayaan kredit mikro dan makro hingga produk investasi,” kata Hakim.

Hakim menambahkan, dalam momen Pasar Keuangan Rakyat, Pegadaian ingin mengajak masyarakat untuk ikut berinvestasi masa depan berupa emas. “Kita (Pegadaian) ingin lebih mengenalkan Tabungan Emas, sebagai pilihan berinvestasi masa depan untuk masyarakat,” katanya.

Hakim menjelaskan, inklusi keuangan yang dilakukan Pegadaian telah tersebar di seluruh daerah. Seperti halnya yang diharapkan Wagub Sumut, Pegadaian sejak berdiri 1901 hadir di Indonesia untuk berperan secara langsung mengangkat ekonomi kerakyatan. “Tidak hanya di kota, Pegadaian juga berupaya mengangkat perekonomian desa melalui pembiayaan mikro dan juga penyaluran program CSR,” ucap Hakim.

Dalam event Pasar Keuangan Rakyat tersebut, Pegadaian memberikan beasiswa senilai Rp 112 juta kepada mahasiswa USU yang memiliki prestasi akademik. ***

[OB1]

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market