HKTI dan YASU Bersinergi Bangun Program Ketahanan Pangan di Sergai

OBROLANBISNIS.com – Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), telah memberikan rekomendasi kepada Pengurus HKTI Kecamatan Pantai Cermin Desa Naga Kisar saudara Bolas Simbolon dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan dan bermitra dengan Yayasan Apindo Sumut (YASU) di Desa Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin.

Menurut Angka Wijaya SH selaku Ketua HKTI Sergai, program ketahanan pangan sangat potensial dikembangkan. “Sejarah Kabupaten Sergai sebagai warisan tanah Melayu yang memiliki banyak potensi untuk dibangkitkan, luas lahan sangat luas potensinya sangat besar,” ujar Angka.

Angka Wijaya menambahkan, HKTI Sergai siap mensupport petani-petani binaan YASU, untuk merealisasikan kepastian program ketahanan pangan dan semua itu harus bersinergi antar organisasi demi membangun kekuatan.

“Kita sangat terbuka kepada petani-petani, kelompok tani dimanapun untuk bergabung dengan HKTI, bersama-sama membangun Sergai sebagai lumbung ketahanan pangan,” sebutnya.

Ketua HKTI juga memberikan apresiasi kepada YASU di Desa Naga Kisar yang telah membantu para petani YASU Mandiri menyewa lahan PT Lubuk Naga untuk dikelola petani Desa Naga Kisar sangat membawa berkah tersendiri, karena telah membina para petani-petani desa,” cetusnya.

Sementara itu, H Suriady SH sebagai Koordinator YASU membeberkan, YASU hadir di bumi Sergai untuk masyarakat. “YASU siap bermitra dengan masyarakat petani,” katanya.

Sejak kehadiran YASU di Desa Naga Kisar, ada sekitar 63 petani yang sudah bergabung. “Petani-petani itu berasal dari Dusun IV dan V Desa Naga Kisar, Desa Lubuk Saban, Desa Naga Lawan Dan YASU siap membina para petani dengan memberikan pembekalan bertani yang sesuai standar dan juga mensupport para petani,” ujarnya.

Suriady menjelaskan, YASU siap bekerjasama dengan para petani-petani yang ingin bergabung di YASU. “Bagi siapa saja yang ingin bergabung, kita siap support,” bebernya.

Salah satu petani Desa Naga Kisar, Bolas Simbolon mengatakan, petani sangat bersyukur sejak YASU hadir mengelola lahan PT Lubuk Naga. “Para petani sekarang ini bisa nyaman bercocok tanam setelah hadirnya YASU,” ujarnya.

Sebelumnya, petani mengeluhkan ketidaknyamanan dalam beraktivitas bertani karena mendapatkan tekanan dan intimidasi dari sekolompok petani yang mengaku menguasai lahan PT Lubuk Naga.

“Bahkan biaya sewa lahan yang dikutip kelompok tani tersebut cukup memberatkan petani. Inilah menjadi dilema bagi petani Desa Naga Kisar,” cetusnya kepada Ketua HKTI Sergai. ***

[OB1]

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market