Berbekal Dandang, Kompor Gas dan Ember | Daun Eucalyptus Disuling Menjadi Minyak Atsiri

OBROLANBISNIS.com – Berbekal sebuah dandang, kompor gas 3 kilo, selang tembaga dan ember, Samsul Hasibuan mempertontonkan demo penyulingan minyak atsiri yang berbahan baku daun Eucalyptus.

Penyulingan secara tradisional yang ditunjukan pria paro baya dihadapan pejabat Kota Medan, perusahaan PT Toba Pulp Lestari, ormas KNPI Sumut, pemerhati lingkungan serta para jurnalis yang tergabung dalam UKM Jurnalis Bina Mandiri (JBM), Rabu, 3 Desember 2020, di Taman Candika Kecamatan Medan Johor, dalam kegiatan penanaman Eucalyptus dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh pada 28 November lalu.

Aroma bau minyak atsiri mengudara menusuk hidung para pengunjung Taman Candika. Diketahui minyak atsiri dapat dijadikan sebagai obat penangkal penularan virus Covid-19 sebagaimana penelitian Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu.

 

Samsul Hasibuan adalah seorang kreator bagian dari binaan UKM JBM yang akan menjadi pioner untuk mengajari masyarakat dalam memproduksi minyak atsiri berbahan baku daun Eucalyptus.

Awalnya, UKM JBM memperkenalkan bibit pohon Eucalyptus sekaligus melakukan penanaman pohon obat tersebut di wilayah Medan Polonia tepatnya di halaman Masjid Ar Ridho Jalan Karya Pembangunan beberapa waktu yang lalu.

Samsul Hasibuan tertarik dengan ungkapan pengurus UKM JBM bahwa Eucalyptus yang diperoleh dari perusahaan pulp, TPL dapat dijadikan alternatif sumber pendapatan jika dikelola dengan baik, yakni dengan mengolah daunnya untuk memperoleh minyak atsiri yang bernilai tinggi saat-saat pandemi ini.

INFO BISNIS

Kota Medan Bakal ‘Dihijaukan’ Eucalyptus

Dengan pengalaman Samsul yang pernah melakukan penyulingan minta secara tradisional mencoba mempraktekan pengolahan daun Eucalyptus. Dan mengkomunikasikannya dengan pengurus UKM JBM.

Oleh UKM JBM difasilitasi segelintir dana. Dan mendistribusikan puluhan kilo daun Eucalyptus berasal dari Porsea, tempat operasional perusahaan TPL.

 

Tanpa membuang kesempatan itu, sang kreator Samsul Hasibuan dengan berbekal dandang (rebusan) bakso, ember bekas cat memodifikasi menjadi sebuah penyulingan eucalyptus tradisional.

Berbekal Dandang, Kompor Gas dan Ember | Daun Eucalyptus Disuling Menjadi Atsiri
Selain itu, menggunakan pipa AC yang digulung seperti spiral sebagai tempat penangkapan uap kukusan/rebusan dari daun eucalyptus.

Daun eucalyptus direbus atau dikukus dalam dandang bakso tersebut selama 1 s/d 2 jam lebih dalam proses perebusan daun eucalyptus agar menghasilkan minyak Atsiri eucalyptus yang baik.

INFO BISNIS

UKM Jurnalis Bina Mandiri Lagi Gencar Tanam Eucalyptus Cegah Corona

“Proses penyulingan dilakukan secara tradisional akan menghasilkan minyak dari inti sari eucalyptus dengan hasil yang baik. Saya berbekal pengalaman dahulu yang pernah melakukan penyulingan tradisional. Memang penyulingan eucaplyptus tidak jauh berbeda dengan minyak nilam dan serai. Namun, eucalyptus agak sedikit berbeda karena beberapa kali memgalami kegagalan tapi kita berlajar dari kegagalan tersebut sehingga menghasilkan hasil yang diinginkan,” cerita Syamsul.

Penyuliangan tradisional tidak membutuhkan waktu yang lama dan bahan-bahannya mudah didapat disekitarnya serta tidak perlu harus membelinya. “Konsep yang saya buat sangat sederhana sehingga masyarakat dengan mudah membuatnya. Yang paling penting bagaimana mengatur temperatur api agar menghasilkan hasil yang baik,” paparnya.

 

Dia menegaskan, minyak eucaliptus diperoleh dengan cara menyuling daun tanaman eucalyptus. Menurutnya, ranting dan kulit kayu tanaman eukaliptus juga memiliki kandungan minyak atsiri, namun kandungan tertinggi terdapat pada daun.

Penyulingan pada umumnya dilakukan dengan teknik penyulingan uap dimana bahan tidak kontak langsung dengan air, tetapi kontak dengan uap. Minyak yang dihasilkan berwarna bening dengan variasi kehijauan dan dapat langsung digunakan sebagai obat oles.

INFO BISNIS

Manfaat Eucalyptus Mencegah Penularan Virus Corona

Sementara itu, Sekretaris UKM JBM Harizal menyampaikan, ide mengenai penyulingan minyak atsiri dengan memanfaatkan tanaman Eucalyptus ini muncul seiring permasalahan yang dialami masyarakat terkait pandemi covid 19.

“Jujur saja, setiap hari kami banyak bergelut dalam meliput persoalan Covid-19. Dan kegiatan ini merupakan salah satu ide yang muncul untuk memberikan solusi atas pencegahan Covid 19 ditengah masyarakat. Harapannya selain untuk menanggulangi penyebaran covid-19, ini juga menjadi bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi tersebut,” ujarnya.

Menurut Harizal, bapak Samsul Hasibuan yang bergabung menjadi binaan UKM JBM akan menjadi fasilitator untuk mengedukasi sekaligus melatih masyarakat yang berminat mengelola Eucalyptus menjadi minyak atsiri. ***

 

[OB1]

#eucalyptus #atsiri #infobisnis

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share
Web Design BangladeshBangladesh Online Market