Dirjen Dikti Harap UNPRI Menjadi ‘Trendsetter’ Jalankan Program Kampus Merdeka

  • Whatsapp
Dirjen Dikti Harap UNPRI Menjadi 'Trendsetter' Jalankan Program Kampus Merdeka

Dirjen Dikti Harap UNPRI Menjadi ‘Trendsetter’ Jalankan Program Kampus Merdeka | OBROLANBISNIS.com – Universitas Prima Indonesia (UNPRI) diharapkan mampu menjadi perguruan tinggi yang ‘trendsetter’ dalam menjalan program ‘Kampus Merdeka’.

Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud RI, Prof Ir Nizam PhD saat berkunjung ke kampus UNPRI di Medan. beberapa waktu yang lalu.

 

Bacaan Lainnya



Menurut Prof Nizam, program Kampus Merdeka ini istilah lainnya adalah Emancipated Learning, yang telah diterapkan di National University of Singapore. Program ini wajib dijalankan minimal 6 bulan.

Sebelumnya, juga ada Nanyang Technological University, Massachusetts Institute of Technology, Stamford University dan perguruan tinggi besar dari negara maju lainnya sudah menerapkan sebagai semangat dalam rangka kegiatan FGD ini.

Dirjen Dikti mengungkapkan, perguruan tinggi pada hakekatnya merupakan tulang punggung bagi kemajuan bangsa dan negara. Ada tiga fungsi utama dari sebuah perguruan tinggi yang baik, menyiapkan generasi penerus bangsa, menghasilkan insan yang inovatif dan membangun peradaban bangsa yang sesuai dengan founding fathers.

“Kita jangan hanya sekedar berjualan hasil bumi, hasil laut dan lain sebagainya. Kita tidak akan pernah lepas dari kalangan ekonomi menengah. Demi menuju negara ekonomi tinggi kita harus dapat menghasilkan inovasi, tidak ada satu negara pun yang maju bukan karena inovasi,” jelas Dirjen Dikti.

 

INFO BISNIS

Diharapkan Dirjen, kunjungannya ke UNPRI menjadi motivasi untuk lebih mengembangkan fasilitas dan sarana kampus, mulai dari gedung yang lengkap demi mendukung kegiatan perkuliahan, rumah sakit pendidikan dengan akreditasi paripurna, serta program studi yang inovatif dan selaras dengan perkembangan jaman.

“Maka, Univeritas Prima Indonesia (UNPRI) akan mampu menjadi perguruan tinggi yang menjadi ‘trendsetter’ dalam menjalan program Kampus Merdeka Kemendikbud,” sebut Prof Nizam.

Kunjungan Dirjen Dikti Kemendikbud didampingi Direktur Pengembangan dan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ir Ridwan MSc serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah 1 Sumatera Utara, Prof Dr Ibnu Hajar MSi.

 



Kunjungan yang menerapkan protokol kesehatan itu, disambut langsung oleh Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor Universitas Prima Indonesia, Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes beserta jajaran wakil rektor, seluruh dekan, kepala lembaga dan biro.

“Universitas Prima Indonesia merasa terhormat pada kesempatan ini dapat menyambut kedatangan Dirjen Dikti dan Direktur Pengembangan Kelembagaan dalam Focus Group Discussion Program Merdeka Belajar,” ungkap Rektor UNPRI, Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes.

 

INFO BISNIS

Sementara itu, Ketua L2Dikti Wilayah 1 Sumut Prof Dr Ibnu Hajar MSi mengungkapkan, perguruan tinggi harus menjadi tempat dimana mahasiswa bukan hanya mengembangkan kemampuan akademis, tetapi juga kemampuan kolaboratif, berpikir kritis dan kreatif juga kemampuan dalam memecahkan masalah secara efektif dan efisien.

Kepada awak media, Ketua BPH UNPRI, Dr Tommy Leonard SH MKn menyampaikan, kunjungan Dirjen Dikti Kemendikbud akan memberi motivasi dan semangat bagi civitas akademika, agar UNPRI senantiasa menghasilkan universitas dan lulusan berkualitas.

“UNPRI siap menjadi perguruan tinggi trendsetter dalam upaya menjalankan program Kampus Merdeka yang telah dicanangkan oleh Mendikbud RI Nadiem Makarim,” ucap Tommy. ***

 

[rel/OB1]

#unpri #pendidikan #infobisnis

 

Referensi

Tentang UNPRI

Fakultas UNPRI

Kampus Merdeka

Daftar Perguruan Tinggi di Medan

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *