PFsains Hadirkan Kompetisi Inovasi Energi Berbasis Technopreneur

  • Whatsapp
PFsains Hadirkan Kompetisi Inovasi Energi Berbasis Technopreneur

PFsains Hadirkan Kompetisi Inovasi Energi Berbasis Technopreneur | OBROLANBISNIS.com — Pertamina Foundation kembali luncurkan program PFseries. Kali ini, program PFsains 2021 yang merupakan ajang kompetisi implementasi karya hasil penelitian terkait inovasi energi baru dan terbarukan.

Setelah sukses di tahun 2020, tahun ini kompetisi PFsains kembali digelar dengan mengusung tema “Inovasi Energi Berbasis Technopreneur”.

 

Bacaan Lainnya



Pertamina Foundation mengundang masyarakat luas, baik mahasiswa, akademisi, pakar dan praktisi, serta pengabdi masyarakat untuk melakukan implementasi dari penelitian, temuan baru, dan praktik-praktik inovasi teknologi pengembangan EBT.

Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari mengatakan, PFsains 2021 menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang energi.

“Program PFsains yang menjadi bagian dari PFseries merupakan ajang kompetisi kreativitas EBT. Diharapkan melalui berlangsungnya program ini dapat menggerakkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam pengembangan EBT menuju kemandirian energi nasional,” ungkap Agus.

Sementara itu, Arya Dwi Paramitha selaku VP CSR PT Pertamina (Persero) menambahkan, PT Pertamina (Persero) mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui program-program CSR.

 

INFO BISNIS

“Sejalan dengan hal tersebut, kami berterimakasih kepada Pertamina Foundation karena program PFsains juga berpotensi mendorong dan mewujudkan salah satu program kami, Desa Berdikari. Desa yang memiliki kemampuan untuk mengelola energi alternatif secara mandiri,” terang Arya.

Dengan demikian, PFsains mampu menjadi langkah percepatan tercapainya target penggunaan energi baru terbarukan Indonesia pada tahun 2025.

Seperti diketahui, pemerintah sedang menargetkan penggunaan energi baru terbarukan mencapai 23% pada tahun 2025. Untuk itu diperlukan percepatan, karena pada saat ini capaiannya baru sekitar 11,20%.

 



“Langkah ini diperlukan sebagai masa transisi energi sehingga kita tidak bergantung pada energi fosil,” kata Ani Wiyanti selaku Ditjen EBTKE Kementerian ESDM.

Pendaftaran PFsains

Pendaftaran program PFsains dibuka pada tanggal 22 April 2021 hingga 22 Mei 2021, secara online. Setelah pendaftaran online, peserta dihadapkan pada penilaian proposal beserta kelengkapannya.

 

Lolos tahap ini, peserta diminta membuat prototipe dari karya temuannya. Karya prototipe beserta video dan paper presentasi menjadi materi wajib untuk seleksi wawancara.

Dalam tahap wawancara, peserta akan berhadapan dengan juri independen berlatar praktisi energi, pakar profesional, akademisi yang kuat dalam konsep serta juri profesional lain dari bidang terkait yang diharapkan nantinya ditemukan karya terbaik yang siap diimplementasikan.

 

INFO BISNIS

Menjelang babak final, disiapkan paket Webinar Series yang salah satunya temanya mengangkat isu energi dan teknologi masa depan.

Persentase bobot lebih tinggi diberikan pada penilaian tingkat kebaruan penelitian (novelty), kelayakan (feasibility) serta keberlanjutan (sustainability).

 

Tahun ini total hadiah dan bantuan implementasi yang diberikan sebesar Rp900.000.000. Hadiah ini termasuk apresiasi Rp2.500.000 untuk 20 peserta terbaik dan Rp10.000.000 untuk 10 peserta terbaik. Dari 10 peserta terbaik, akan dipilih 3 peserta untuk mendapat bantuan implementasi proyek.

Berlangsungnya program ini akan menggandeng dan bekerjasama dengan Universitas Pertamina dan Research & Technology Center (RTC) Pertamina. Program juga telah mendapat dukungan dari berbagai praktisi, lembaga, serta Kementerian. ***

 

[rel/OB1]

#PertaminaFoundation #Kompetisi #InfoBisnis


Referensi

Sejarah Pertamina

Tentang Pertamina Foundation

Beasiswa Pertamina Foundation 2021

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *