Pengumuman!!! Relaksasi Kredit Berlaku Hingga Maret 2022

  • Whatsapp
Gugatan Pailit Mantan Tenaga Pemasar Terhadap AIA Ditolak OJK

Pengumuman!!! Relaksasi Kredit Berlaku Hingga 2022 | OBROLANBISNIS.com — Ada kabar gembira bagi para debitur di tanah air. Di masa new normal pandemi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa relaksasi restrukturisasi kredit diperpanjang pemberlakuannya hingga Maret tahun 2022.

Informasi itu tertuang dalam surat keterangan OJK melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyana yang menegaskan bahwa relaksasi kredit merupakan kebijakan countercyclical dampak penyebaran pandemi.

 

Bacaan Lainnya



“Dengan skema restrukturisasi, para debitur perbankan memiliki ruang untuk bernapas dan dapat menata kembali arus kasnya. Namun tetap relaksasi ini akan menghindari free rider dan moral hazard,” ungkap Heru, Minggu, 11 April 2021, yang dilansir melalui laman bisnis.com.

Heru mengatakan, relaksasi kredit meliputi penilaian kualitas kredit dengan plafon lebih kecil dari Rp10 miliar dapat didasarkan hanya pada ketepatan pembayaran cicilannya.

Kredit yang mendapat relaksasi tersebut dapat dikategorikan menjadi kualitas lancar. Tambahan fasilitas dapat diberikan pada debitur yang telah memperoleh perlakukan khusus sesuai dengan POJK stimulus pandemi.

Heru menuturkan, jangka waktu relaksasi ini sudah diperpanjang hingga Maret 2022. Akan tetapi, perbankan tetap memiliki keleluasan untuk mengatur kembali kesepakatan dengan debiturnya.

 

INFO BISNIS

Adapun, jangka waktu restrukturisasi kredit kurang dari 31 Maret 2022. Fasilitas debitur tetap dapat bertahan di kategori lancar sampai dengan akhir perjanjian restrukturisasi kredit.

Dalam hal jangka waktu perjanjian restrukturisasi melewati Maret 2022, penilaian kualitas kredit selanjutnya mengacu pada POJK kualitas aset.

Debitur harus mampu memenuhi kewajiban kontraktual sebelum dapat dikategorikan lancar pada periode berikutnya.

 

Heru menegaskan, OJK dalam merelaksasi relaksasi untuk dapat terus melakukan ekspansi kredit pada sektor-sektor terdampak, yakni Horeka, yakni hotel, restoran, dan kafe.

Bank mampu memberi pemisahan kategori terhadap debitur yang mendapat relaksasi kredit dan penambahan modal kerja sekaligus. Bank dapat memberi penilaian yang berbeda terhadap fasilitas kredit yang diambil. ***

 

[bis/OB2]

#OJK #Perbankan #InfoBisnis


Referensi

Tentang OJK

Pengertian Relaksasi

Daftar Bank 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *