PLTM Lawe Sikap Hadir Untuk Kemashlatan Masyarakat Aceh Tenggara

  • Whatsapp
PLTM Lawe Sikap Hadir Untuk Kemashlatan Masyarakat Aceh Tenggara

PLTM Lawe Sikap Hadir Untuk Kemashlatan Masyarakat Aceh Tenggara | OBROLANBISNIS.com — Listrik di masa modern sekarang benar-benar sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok. Listrik juga disebut sebagai penopang roda perekonomian suatu wilayah. Dan hal inilah yang dilihat investor, selain ingin berkarya di tengah masyarakat Aceh Tenggara, PLTM Lawe Sikap juga membuka lapangan kerja di bumi sepakat segenep.

Mengkaryakan dan mendidik anak negeri, sehingga mampu bersaing dalam menghadapi tantangan kehidupan dan dunia kerja.

Seperti yang disampaikan pimpinan PLTM Lawe Sikap melalui humas, Dermawan yang menyebut bahwa pihaknya sebagai salah satu perusahaan listrik yang memanfaatkan air sungai, PLTM Lawe Sikap terus berupaya dalam memberikan layanan prima dan maksimal kelistrikan demi memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh Tenggara.

 

Bacaan Lainnya

INFO BISNIS

“Segala bentuk ketertinggalan wilayah Aceh Tenggara, baik dari segi pembangunan, infrastruktur, sumber daya manusia hendaknya menjadi perhatian serius bersama. Pemerintah daerah harus menggandeng semua pihak, sehingga investor-investor dari dalam negeri ataupun asing mau hadir unruk menanamkan modalnya,” beber Darmawan yang mengaku akrab dengan berbagai kalangan ini, Sabtu, 29 Mei 2021.

Sampai dengan hari ini PLTM Lawe Sikap masih mencek langsung ke intek 1 PDAM, bagaimana kondisi debit air sungai.

PLTM Lawe Sikap Hadir Untuk Kemashlatan Masyarakat Agara

Lanjut pimpinan PLTM Lawe Sikap, dalam keterangannya via humas, Dermawan menyebut Aceh Tenggara yang dijuluki serambi mekah bumi sepakat segenep metuah memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.


“Apalagi didalamnya ada berbagai suku dan Agama namun tetap kokoh dengan satu nungsa dan Bangsa. Bumi sepakat segenep kabupaten Aceh tenggara mempunyai kekayaan alam, lahan yang luas serta hasil bumi yang diyakini berlimpah ruah diciptakan Sang Maha Kuasa,” kata Darmawan.

Atas dasar itulah, potensi bumi Agara sebenarnya sudah lama dilirik oleh para investor pasca melihat begitu indah dan kayanya alam yang dimiliki bisa dimanfaatkan untuk memberikan kehidupan serta mengangkat nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara di mata dunia.

 

INFO BISNIS

“Lambannya proses pembangunan Aceh Tenggara dibandingkan wilayah luar diprediksi ada berbagai kendala serta pemikiran yang sangat negatif. Sehingga pihak investor tidak berani masuk untuk menanamkan modal ikut andil membangun di bumi metuah ini,” ungkap Darmawan.

Contoh prinsipil yang bisa menjadi landasan bagi mereka, yakni tidak adanya jaminan listrik bagi investor.

 



“Pasalnya, pihak investor tahu bahwa arus listrik untuk rakyat Agara dari dulu memasok pesanan dari sumatera. Artinya jika pihak luar menggelapkan Agara maka gelap gulitalah bumi sepakat segenep ini,” cetus Humas PLTM Lawe Sikap tersebut.

Apalagi menurut Pimpinan PLTM Lawe Sikap, investor juga tentu melihat karakter dari sosial dan moral yang dimiliki warga setempat beserta pemerintah yang ditujunya.

“Hal ini bisa kita lihat, bahwa konflik antara PDAM Tirta Agara dengan PLTM Lawe Sikap harus bisa disikapi serius dan diselesaikan dengan kepala dingin. Tujuannya adalah demi kemaslahatan masyarakat dan kemakmuran bersama,” kata Darmawan mewakili pimpnan PLTM Lawe Sikap.

 

INFO BISNIS

Investor tidak akan ingin terjadi seperti kata pepatah hidup segan mati tak mau. Maju kena mundur pun kena.

“Jangan sampai karena masalah kecil, rugi ditanggung sepanjang masa. Kita harus berpikir secara objektif. Bila dunia melihat Aceh Tenggara tidak kondusif dan tentunya itu berdampak pada keyakinan yang negatif dari pihak pusat termasuk investor, untuk menghadirkan proyek besar dengan skala panjang sebagai lapangan pekerjaan bagi rakyat,” kata Darmawan.

 

 



Contoh yang bisa dilihat, PLTMH Lawe Sikap hadir bukan saja menerangi negeri dengan kekuatan listrik, tapi sanggup menampung ratusan orang pekerja, yang didalamnya diprediksi menghidupi hampir seribu jiwa jika di hitung dari KK yang ada.

Pimpinan PLTM menyadari bahwa rakyat belum paham dengan kehadiran objek prospek kedepan dan masih perlu pembelajaran bersama. Perusahaan juga berharap dengan kehadiran PLTM Lawe Sikap, maka Agara bisa semakin jaya, makmur dan sentosa. Jayalah negriku, menjadi semboyan semua.

Alhamdullah, sambung Darmawan Humas PLTM Lawe Sikap, kendati Pihak PDAM belum mengerti dan rakyat pun belum semuanya peduli, namun dari pihak dewan selaku wakil rakyat sangat memahami kehadiran PLTM itu sendiri.

 

 

INFO BISNIS

Hasil bincang melalui WA yang
dilayangkan, 28 Mei 2021, oleh anggota Komisi B DPRK Agara T. Dedi Faisal dari fraksi Pisoe Mesaloup, dengan Humas PLTM Dermawan.

Faisal mengatakan PLTM adalah aset bagi masyarakat Agara dan tentunya harus dilindungi, diselamatkan demi kepentingan rakyat.

“Polemik yang terjadi harus diselesaikan melalui solusi yang baik demi kepentingan negeri dan rakyat bumi sepekat segenep. Lindungi investasi PLTM. Tak lupa juga, seharusnya bisa bermitra baik dengan PDAM Tirta Agara. Sehingga tercapai tujuan bersama yakni melayani rakyat,” pungkas Faisal. ***

 



Google Translate


PLTM Lawe Attitudes Present for the Benefit of the People of Southeast Aceh | OBROLANBISNIS.com – Electricity in modern times has really become one of the basic necessities. Electricity is also known as the support for the economy of a region. And this is what investors see, apart from wanting to work in the midst of the people of Southeast Aceh, PLTM Lawe Sikap also opens job opportunities on earth.

Employ and educate state children, so that they are able to compete in facing the challenges of life and the world of work.

As conveyed by the leader of PLTM Lawe Sikap through public relations, Dermawan, who said that his party is one of the electricity companies that utilize river water, PLTM Lawe Sikap continues to strive to provide excellent service and maximum electricity to meet the needs of the people of Southeast Aceh.

 

 



“All forms of backwardness in the Southeast Aceh region, both in terms of development, infrastructure, human resources, should be a serious concern. Local governments must cooperate with all parties, so that domestic or foreign investors are willing to come to invest,” Darmawan explained. admitted that he is familiar with these various groups, Saturday, May 29, 2021.

To this day, PLTM Lawe Sikap still checks directly to the point 1 of the PDAM, how is the condition of river water discharge.

The leader of PLTM Lawe Sikap continued, in his statement via public relations, Dermawan said that Southeast Aceh, which is known as the Porch of Mecca, agrees that all metuah has a lot of potential that can be developed.

 

 



“Moreover, in it there are various ethnic groups and religions but still strong with one nation and nation. Bumi agrees that all Southeast Aceh districts have natural wealth, extensive land and agricultural products which are believed to be abundant, created by the Almighty,” said Darmawan.

On this basis, the potential of Agara’s earth has actually long been glimpsed by investors after seeing the beauty and richness of its nature that it can be used to give life and raise the name of the Southeast Aceh District Government in the eyes of the world.

“The sluggish development process in Southeast Aceh compared to the outer regions is predicted to have various obstacles and very negative thoughts. So that investors do not dare to go in to invest their share of building in this Metuah earth,” said Darmawan.

 



An example of a principle that can be a basis for them is the absence of electricity guarantee for investors.

“The reason is, the investors know that the electricity for the people of Agara has always supplied orders from Sumatra. This means that if outsiders embezzle Agara, it will be dark for the earth to agree on this whole thing,” said Lawe Sikap PLTM Public Relations Public Relations Officer.

Moreover, according to the Head of PLTM Lawe Attitude, investors will naturally see the social and moral character of the local residents and the government they are aiming for.

 

 



“We can see that the conflict between PDAM Tirta Agara and PLTM Lawe Attitude must be taken seriously and resolved with a cool head. The goal is for the benefit of the community and mutual prosperity,” said Darmawan representing the leader of PLTM Lawe Sikap.

Investors will not want to happen, as the saying goes, life is reluctant to die. Going backwards got hit.

“Do not let it be because of small problems, losses are borne throughout the ages. We must think objectively. If the world sees Southeast Aceh as not conducive and of course this will have an impact on negative beliefs from the central party, including investors, to present large projects with a long scale as employment opportunities for them. the people, “said Darmawan.

 



As an example that can be seen, PLTMH Lawe Attitude is present not only to illuminate the country with the power of electricity, but to be able to accommodate hundreds of workers, who are predicted to support nearly a thousand people if counted from the existing KK.

PLTM leaders realize that the people do not understand the presence of objects for future prospects and still need to learn together. The company also hopes that with the presence of PLTM Lawe Sikap, Agara will be more prosperous, prosperous and safe. Long live my country, the motto of all.

Alhamdullah, continued Darmawan Humas PLTM Lawe Attitude, even though the PDAM does not understand and the people do not all care, but from the council as the people’s representatives really understands the presence of the PLTM itself.

 

 



The results of the chat through the WA
posted, May 28, 2021, by DPRK Commission B member Agara T. Dedi Faisal from the Pisoe Mesaloup faction, with PLTM Dermawan Public Relations.

Faisal said PLTM is an asset for the people of Agara and of course it must be protected, saved for the sake of the people.

“The polemic that occurs must be resolved through a good solution for the benefit of the country and the people of the earth all together. Protect PLTM investment. Not to forget, it should be able to partner well with PDAM Tirta Agara. So that the common goal is to serve the people,” concluded Faisal. ***

 

[rel/OB1]

#PLTM #Agara #InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *