Telkom Witel Medan Deklarasikan ISO 37001 Sistem Managemen Anti Penyuapan

  • Whatsapp

Telkom Witel Medan Deklarasikan ISO 37001 Sistem Managemen Anti Penyuapan | OBROLANBISNIS.com — Telkom Witel Medan melakukan apel deklarasi ISO 37001 SMAP (Sistem Managemen Anti Penyuapan) untuk mendorong proses bisnis dan layanan yang bersih menuju layanan tanpa penyuapan.

Dengan mengimplementasikan ISO 37001 diharapkan dapat mewujudkan bangsa yang berdaya saing dan menjunjung etika bisnis dan berintegritas.

Demikian ditegaskan GM Telkom Witel Medan, Binsar Uli Johner Silalahi saat memimpin apel Deklarasi ISO 37001 SMAP yang berlangsung di lapangan Telkom Jalan Gaharu, Selasa, 2 Juni 2021.

 

Bacaan Lainnya



Hadir pada kegiatan apel itu para senior leader Telkom termasuk EVP Telkom Regional 1, DEVP Marketing, DEVP Infrastruktur, Senior Leader Telkom Regional 1, Senior Leader Telkom Group Medan, perwakilan karyawan, perwakilan pimpinan mitra kerja, perwakilan petugas operasional dari seluruh unit yang ada.

Pada amanat yang disampaikan kepada seluruh karyawan, GM Witel Medan Binsar Uli Johner Silalahi mengatakan, apel deklarasi ISO 37001 SMAP ini menjadi sangat spesial bagi Telkom Group Indonesia kususnya Telkom Regional 1 dan Telkom Witel Medan.

 

INFO BISNIS

Karena dengan ISO 37001 akan membentuk organisasi/perusahaan mengembangkan, menerapkan dan meningkatkan program kepatuhan ‘Anti Suap’.

Dengan ISO 37001 menetukan langkah-langkah yang harus diterapkan dalam hal mencegah, mendeteksi dan menangani penyuapan dan korupsi.

Kata Binsar, ISO 37001 juga menjadi modul dan panduan dalam menerapkan dan pelaksanaan sistem management anti penyuapan.

 


Manfaat ISO 37001 SMAP

Dijelaskan, dengan ISO 37001 diharapkan akan menguatkan keamanan eksternal organisasi berdasarkan efektifitas kebijakan dan prosedur anti penyuapan, menunjukkan kepatuhan dengan undang undang yang relevan seperti tindakan penyuapan.

ISO 37001 dilakukan dengan bekerjasama dengan pemangku kepentingan untuk memantau dan mengelola resiko disepanjang organisasi dan rantai pasokannya, dimana pemasok, sub kontraktor dan agen berkomitmen untuk praktik terbaik anti penyuapan.

 

INFO BISNIS

Kata Binsar, implementasi ISO 37001 SMAP merupakan instruksi dari Menteri BUMN kepada seluruh penyelenggaraan BUMN untuk menjaminkan pengelolaan usaha yang bersih, sehat dan bebas dari korupsi.

Atas instruksi tersebut, Telkom Indonesia Tbk, pada Agustus 2020, sudah menerapkan ISO 37001 SMAP ini di 4 unit yaitu Direktorat HCM (proses recruitment), Unit Pengendali Gratifikasi (UPG), Unit Logistik (procurement) dan Unit Pelayanan dilakukan di Witel Yogyakarta.

 

Selanjutnya, ISO 37001 SMAP akan dikembangkan secara bertahap keseluruh Unit Pelayanan (witel) yang ada di Indonesia. Tahun 2021 ini ditargetkan 6 Witel pengembangan sehingga menjadi 7 witel yang merupakan representasi dari masing masing Telkom Regional.

Direncanaan pada tahun 2022 s/d 2025 ISO 37001 ini dikembangkan ke witel lain termasuk 50% Kantor Unit Bisnis. “ISO 37001 memiliki ruang lingkup untuk Unit Pelayanan, meliputi Layanan Pasang Baru, Layanan Mutasi, Klaim Tagihan dan Layanan Gangguan,” kata Binsar.

Untuk menyukseskan implementasi ISO 37002 SMAP ini, maka Telkom Witel Medan akan melakukan edukasi / training seluruh personal Telkom Group Witel Medan, mulai dari karyawan organik,  Mitra kerja, karyawan Telkom Akses dan sub nya, Mitra KHS (Kontrak Harga Satuan), Graha Sarana Duta, Mitra Channel mulai dari Agency sampai Sales Force, Infomedia, Carring Territory Based, termasuk exposure kepada para pemangku kepentingan di wilayan Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Langkat. ***

 





Google Translate


Telkom Witel Medan Declares ISO 37001 Anti-Bribery Management System | OBROLANBISNIS.com — Telkom Witel Medan held a declaration of ISO 37001 SMAP (Anti-Bribery Management System) to encourage clean business processes and services towards non-bribery services.

By implementing ISO 37001, it is hoped that it will create a nation that is competitive and upholds business ethics and integrity.

This was emphasized by the GM of Telkom Witel Medan, Binsar Uli Johner Silalahi when leading the ISO 37001 SMAP Declaration which took place at the Telkom field, Jalan Gaharu, Tuesday, June 2, 2021.

 

Present at the event were Telkom’s senior leaders including EVP Telkom Regional 1, DEVP Marketing, DEVP Infrastructure, Senior Leader Telkom Regional 1, Senior Leader Telkom Group Medan, employee representatives, representatives of partner leaders, representatives of operational officers from all existing units.

In the message conveyed to all employees, GM Witel Medan Binsar Uli Johner Silalahi said, the declaration of ISO 37001 SMAP was very special for Telkom Group Indonesia, especially Telkom Regional 1 and Telkom Witel Medan.

 

Because with ISO 37001 it will form an organization/company to develop, implement and improve an ‘Anti-Bribery’ compliance program.

With ISO 37001 determines the steps that must be implemented in terms of preventing, detecting and dealing with bribery and corruption.

Binsar said, ISO 37001 is also a module and guide in implementing and implementing an anti-bribery management system.

 

Benefits of ISO 37001 SMAP

It is explained, with ISO 37001 it is hoped that it will strengthen the organization’s external security based on the effectiveness of anti-bribery policies and procedures, demonstrate compliance with relevant laws such as bribery.

ISO 37001 is carried out in collaboration with stakeholders to monitor and manage risk throughout the organization and its supply chain, where suppliers, sub-contractors and agents are committed to anti-bribery best practices.

 

Binsar said, the implementation of ISO 37001 SMAP is an instruction from the Minister of SOEs to all SOEs to ensure clean, healthy and corruption-free business management.

With this instruction, Telkom Indonesia Tbk, in August 2020, has implemented ISO 37001 SMAP in 4 units, namely the HCM Directorate (recruitment process), Gratification Control Unit (UPG), Logistics Unit (procurement) and Service Unit at Witel Yogyakarta.

Furthermore, ISO 37001 SMAP will be developed in stages throughout the Service Units (witel) in Indonesia. In 2021, it is targeted to develop 6 Witel Witel so that it becomes 7 Witel which is a representation of each Regional Telkom.

 

It is planned that in 2022 to 2025 ISO 37001 is developed to other areas including 50% of Business Unit Offices. “ISO 37001 has a scope for Service Units, including New Install Services, Mutation Services, Billing Claims and Interruption Services,” said Binsar.

To make the implementation of ISO 37002 SMAP a success, Telkom Witel Medan will conduct education/training for all personnel of Telkom Group Witel Medan, starting from organic employees, working partners, employees of Telkom Access and its sub, KHS Partners (Unit Price Contract), Graha Sarana Duta , Channel partners ranging from Agency to Sales Force, Infomedia, Carring Territory Based, including exposure to stakeholders in Medan City, Deli Serdang and Langkat Regencies. ***

 

[rel/OB1]

#Telkom #Medan #InfoBisnis



Referensi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *