Ijeck Dorong Eksportir Jual Barang Jadi

  • Whatsapp
Ijeck Dorong Eksportir Jual Barang Jadi

Ijeck Dorong Eksportir Jual Barang Jadi | OBROLANBISNIS.com — Untuk meningkatkan nilai jual, sudah saatnya eksportir tidak hanya menjual barang mentah. Karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mendorong para eksportir untuk menjual barang jadi.

Bacaan Lainnya

 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pembukaan Coaching Program for New Exporters (CPNE) Medan, di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Medan, Jumat (11/6). “Kita harapkan eksportir tidak hanya mengekspor barang mentah, tapi juga barang yang siap jadi dengan kemasan baik, serta siap pula diperdagangkan di negara luar,” kata Musa Rajekshah.

Musa Rajekshah mengharapkan agar para eksportir dan UMKM dapat diberi pelatihan mengenai pengemasan produk. Sehingga dapat menarik perhatian konsumen di dalam maupun luar negeri.



INFO BISNIS

“Mudah-mudahan, kita bisa mulai pelatihan untuk kemasan, apalagi untuk ekspor, negara tertentu sangat menuntut produk yang sangat higienis, apalagi barang-barang untuk konsumsi manusia,” ujar Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

Dikatakan juga, salah satu produk Sumut yang bisa bersaing dari negara lain adalah produk pertanian dan perkebunan. “Produk industri teknologi mungkin banyak yang maju di negara lain, tapi dari pertanian dan perkebunan produk kita bisa bersaing, ini juga bisa membantu para petani dan UMKM kita untuk bisa bangkit,” katanya.

Ijeck juga mengharapkan, agar eksportir dipermudah dan biayanya murah, saat melakukan kegiatan ekspor. Dengan begitu akan semakin banyak para eksportir baru yang bermunculan. Sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumut di tengah pemulihan ekonomi ini.



Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Bea Cukai Sumut Deny Sudrajat menyampaikan, pihaknya siap mendukung upaya meningkatkan kelas UMKM untuk siap ekspor. Pihaknya juga akan bersinergi dengan instansi terkait, termasuk Disperindag Sumut dan asosiasi terkait untuk mengembangkan dan memberdayakan UMKM dalam ekspor.

“Nanti efeknya adalah peningkatan produk domestik regional bruto Sumut, apalagi ekspor jadi primadona dalam meningkatkan devisa negara sehingga neraca perdagangan kita bisa positif dan surplus,” ujar Deny.

Disampaikannya, saat ini pantai barat dan timur Sumut sudah bisa menjadi pintu keluar untuk ekspor. “Tidak hanya Belawan dan Kuala Tanjung, Pelabuhan Sibolga dan Teluk Nibung juga bisa menjadi pintu ekspor barang keluar negeri,” kata Deny. ***

 



Google Translate

Ijeck Encourages Exporters to Sell Finished Goods | OBROLANBISNIS.com — To increase the selling value, it is time for exporters to not only sell raw goods. Therefore, the Deputy Governor (Vice Governor) of North Sumatra (Sumut) Musa Rajekshah encourages exporters to sell finished goods.

This was conveyed when he attended the Opening of the Coaching Program for New Exporters (CPNE) Medan, at the Grand Mercure Hotel, Jalan Sutomo Medan, Friday (11/6). “We hope that exporters will not only export raw goods, but also goods that are ready to be finished with good packaging, and are also ready to be traded in foreign countries,” said Musa Rajekshah.

Musa Rajekshah hopes that exporters and MSMEs can be given training on product packaging. So that it can attract the attention of consumers at home and abroad.



“Hopefully, we can start training for packaging, especially for export, certain countries are very demanding of very hygienic products, especially goods for human consumption,” said Musa Rajekshah who is familiarly called Ijeck.

It is also said that one of North Sumatra’s products that can compete with other countries is agricultural and plantation products. “Many industrial technology products may be advanced in other countries, but from agriculture and plantations our products can compete, this can also help our farmers and MSMEs to be able to rise,” he said.

Ijeck also hopes that it will be easier for exporters and low costs when carrying out export activities. In this way, more and more new exporters will appear. So that it can increase the economic growth of North Sumatra in the midst of this economic recovery.


The Head of the Customs and Excise Facilities Division of the North Sumatra Customs and Excise Office, Deny Sudrajat, said that his party was ready to support efforts to increase the MSME class to be ready for export. His party will also synergize with relevant agencies, including the North Sumatra Industry and Trade Department and related associations to develop and empower MSMEs in exports.

“Later on, the effect will be an increase in North Sumatra’s gross regional domestic product, let alone exports to be excellent in increasing the country’s foreign exchange so that our trade balance can be positive and in surplus,” said Deny.

He conveyed that currently the west and east coasts of North Sumatra can become an exit for exports. “Not only Belawan and Kuala Tanjung, Sibolga Port and Teluk Nibung can also be doors for exporting goods abroad,” said Deny. ***



[ril/OB2]

#Eksport #UMKM #InfoBisnis

 

Referensi

Kerajinan Sumut

Produk dari Olahan Sampah  

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *