RS Bunda Melantai di Bursa Saham dengan Kode BMHS

  • Whatsapp
DigiSaham Platform Informasi Saham Milenial Indonesia

RS Bunda Melantai di Bursa Saham dengan Kode BMHS | OBROLANBISNIS.com — Di tengah melemahnya pasar bursa saham, namun tak berdampak pada salah satu perusahaan layanan kesehatan ini. Ya, penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) adalah PT Bundamedik Tbk (Perseroan) yang memiliki kode saham BMHS.

Bacaan Lainnya

 

BMHS secara resmi menawarkan sebanyak 682 juta lembar saham baru dalam IPO yang dilakukan hari ini, Selasa, 6 Juli 2021. Jumlah itu setara dengan 7,93% dari modal yang ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.

BMHS menawarkan sahamnya seharga Rp 340 per lembar saham. Saham Perseroan masuk dalam Daftar Efek Syariah, berdasarkan surat keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: Kep-28/D.04/2021, tanggal 28 Juni 2021 tentang Penetapan Saham PT Bundamedik Tbk Sebagai Efek Syariah.



“PT Bundamedik Tbk bergerak di bidang pelayanan kesehatan, diawali dengan didirikannya RS Bunda Jakarta. BMHS menaungi rumah sakit umum dan rumah sakit ibu dan anak bunda dengan mengedepankan teknologi. Salah satunya dengan robitic surgery, yang jadi satu-satunya pelayanan di Indonesia,” kata Direktur BMHS Nurhadi Yudiyantho, dalam seremoni virtual IPO BMHS.

Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini sekitar Rp 232 miliar dan akan digunakan oleh Perseroan untuk membeli kembali sisa pokok obligasi Perseroan setelah pelaksanaan konversi obligasi.

Lalu sisanya juga digunakan untuk modal kerja, antara lain pembelian obat, alat medis, dan kebutuhan penunjang lainnya yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan operasional terkait pelayanan kesehatan.



INFO BISNIS

BMHS didirikan pada tahun 1973 oleh Dr. Rizal Sini, SpOG, seorang praktisi medis senior yang bercita-cita untuk melayani kebutuhan kesehatan di Indonesia. Rumah sakit pertama yang didirikan oleh Perseroan adalah Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta.

Saat ini PT Bundamedik Tbk memiliki 5 rumah sakit, 2 klinik, 10 klinik bayi tabung, dan 19 laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia, di antaranya Jakarta, Depok, Padang.

Sebagai pengelola RSIA Bunda Jakarta, RSU Bunda Margonda, RSU Bunda Padang, RSU Bunda Jakarta dan RSIA Citra Ananda, saat ini BMHS memiliki kapasitas tempat tidur 433 buah, 73 dokter umum, 342 dokter spesialis serta 1.758 tenaga perawat dan staf pendukung lainnya.



Wishnutama Kusubandio yang merupakan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi salah satu sosok di balik perusahaan ini. Dia tercatat sebagai wakil komisaris utama. ***



Google Translate

Bunda Hospital Floors on the Stock Exchange with BMHS Code | OBROLANBISNIS.com — In the midst of the weakening of the stock market, this has no impact on one of these health service companies. Yes, the initial public offering (IPO) is PT Bundamedik Tbk (the Company) which has the BMHS stock code.

BMHS officially offered as many as 682 million new shares in an IPO conducted today, Tuesday, July 6, 2021. This amount is equivalent to 7.93% of the issued and paid-up capital after the public offering.

BMHS offers its shares at Rp 340 per share. The Company’s shares are included in the Sharia Securities List, based on the decision letter of the Board of Commissioners of the Financial Services Authority Number: Kep-28/D.04/2021, dated 28 June 2021 concerning the Determination of PT Bundamedik Tbk’s Shares as Sharia Securities.



“PT Bundamedik Tbk is engaged in health services, starting with the establishment of the Bunda Hospital in Jakarta. BMHS oversees general hospitals and mothers and children’s hospitals by prioritizing technology. One of them is robotic surgery, which is the only service in Indonesia,” said Director of BMHS, Nurhadi Yudiyantho, during the virtual BMHS IPO ceremony.

The funds obtained from this Public Offering are around Rp. 232 billion and will be used by the Company to buy back the remaining principal of the Company’s bonds after the bond conversion.

Then the rest is also used for working capital, including the purchase of drugs, medical devices, and other supporting needs that aim to meet operational needs related to health services.



BMHS was founded in 1973 by Dr. Rizal Sini, SpOG, a senior medical practitioner who aspires to serve the health needs of Indonesia. The first hospital established by the Company was the Mother and Child Hospital in Jakarta.

Currently, PT Bundamedik Tbk has 5 hospitals, 2 clinics, 10 IVF clinics, and 19 laboratories spread throughout Indonesia, including Jakarta, Depok, Padang.

As the manager of RSIA Bunda Jakarta, RSU Bunda Margonda, RSU Bunda Padang, RSU Bunda Jakarta and RSIA Citra Ananda, currently BMHS has a capacity of 433 beds, 73 general practitioners, 342 specialist doctors and 1,758 nurses and other support staff.



Wishnutama Kusubandio, who is a former Minister of Tourism and Creative Economy, is one of the figures behind this company. He is listed as the vice president commissioner. ***



[dtc/RED]

#LayananKesehatan #Saham #InfoBisnis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *