Curhat Penyapu Jalan ke Mantan Walikota Medan Rahudman Harahap

  • Whatsapp
Curhat Penyapu Jalan ke Mantan Walikota Medan Rahudman Harahap

Curhat Penyapu Jalan ke Mantan Walikota Medan Rahudman Harahap | OBROLANBISNIS.com — Mantan Walikota Medan, Rahudman Harahap menerima kunjungan para penyapu jalan yang bertugas di Petisah Tengah di kediamannya di Kompleks Setia Budi, Rabu, 8 Juni 2021.

Dalam dialog itu, para penyapu jalan menyampaikan curahan hati atau curhat secara langsung ke Rahudman Harahap. Ani, perwakilan penyapu jalan mengatakan, dirinya dan teman-teman sudah merasa dekat dengan Rahudman Harahap.

“Bahkan, kita pernah mengunjungi bapak saat di Lapas. Kita berombongan dengan naik becak sampah. Karena kita memang mengidolakan pak Rahudman,” ujar Ani.

 

Bacaan Lainnya



Ani mengatakan, saat masih menjabat sebagai Walikota Medan, Rahudman Harahap tidak pernah melupakan mereka saat sidak ke Petisah Tengah. Bahkan, beliau selalu turun untuk bersalaman dengan para penyapu jalan.

Walau cuma memberikan salam dan berbincang sekadarnya, itu membuktikan bahwa Rahudman perhatian kepada mereka yang hanya pegawai kecil.

“Itu yang membuat kita tidak bisa melupakan pak Rahudman Harahap. Perhatian dan ketegasannya membuat kita salut. Jarang ada pemimpin yang mau turun ke lapangan sekaligus mempertanyakan apa masalah kita,” ungkap Ani dengan penuh semangat.

 

INFO BISNIS

• Kiat HR: Cara Memaksimalkan Pengelolaan Data Karyawan

Sebelum memutuskan untuk mengunjungi Rahudman Harahap di rumahnya, Ani terlebih dahulu mengirim pesan. Dan ternyata pesan tersebut disambut hangat oleh Rahudman Harahap. Bahkan, mereka disuruh langsung ke rumah kediamannya.

“Banyak yang mau ikut. Terutama yang shift sore. Tapi saya tidak kasih izin, karena inikan lagi pandemi,” tambahnya.

Ani mengatakan, saat Rahudman Harahap menjabat Walikota Medan, dirinya selalu menegaskan bahwa kebersihan adalah yang paling penting. Karena itu akan membuat orang lebih betah dan nyaman tinggal di sebuah daerah.

 


“Dulu, kita selalu mendapatkan penghargaan sebagai kota bersih, sekarang ya kita pernah dapat gelar sebagai kota kotor,” lanjutnya yang ditangguhkan semua teman-temannya.

Sementara itu, Mantan Walikota Medan, Rahudman Harahap hanya tersenyum mendengar curhat yang dikeluarkan para penyapu jalan tersebut.

“Bagi saya, itu bukan keluhan, mereka hanya mengungkapkan kepada saya karena sejak dulu sudah dekat,” ungkap pria yang akrab disapa RH ini.

 

INFO BISNIS

5 Pilihan Mobil Bekas Untuk Jalan-jalan

Rahudman memang menegaskan, dirinya memang mementingkan kebersihan, karena itu sebagian dari iman. Selain itu, kebersihan juga akan membuat mata lebih sehat dan Indra penciuman juga akan lebih sehat.

“Saya kalau lihat yang kotor itu langsung pening, sakit mata saya melihatnya,” ungkapnya.

Kedekatan Rahudman Harahap dengan para penyapu jalan ini bukan hanya terlihat dari silaturahim. Saat berkomunikasi kedua pihak menggunakan bahasa informal, sehingga suasana pertemuan terlihat lebih santai. ***

 




Google Translate


Street Sweeper Talks to Former Medan Mayor Rahudman Harahap | OBROLANBISNIS.com — The former Mayor of Medan, Rahudman Harahap received a visit from street sweepers who served in Petisah Tengah at his residence in the Setia Budi Complex, Wednesday, June 8, 2021.

In the dialogue, the street sweepers conveyed their feelings or vent directly to Rahudman Harahap. Ani, the representative of the street sweeper, said that she and her friends already feel close to Rahudman Harahap.

“In fact, we have visited my father when he was in prison. We used to ride a garbage trishaw in groups. Because we really idolize Pak Rahudman,” said Ani.

Ani said that while still serving as Mayor of Medan, Rahudman Harahap never forgot them when he visited Petisah Tengah. In fact, he always came down to shake hands with the street sweepers.

 



Even though he only gave greetings and chatted in moderation, it proved that Rahudman cared about those who were only small employees.

“That’s what makes us unable to forget Pak Rahudman Harahap. His attention and decisiveness make us salute. Rarely are leaders willing to take to the field and question what our problems are,” said Ani excitedly.

Before deciding to visit Rahudman Harahap at his house, Ani first sent a message. And it turns out that the message was warmly welcomed by Rahudman Harahap. In fact, they were ordered to go directly to their homes.

“Many people want to join. Especially the afternoon shift. But I don’t give permission, because this is another pandemic,” he added.

 

 



Ani said that when Rahudman Harahap was the Mayor of Medan, he always emphasized that cleanliness was the most important thing. Because it will make people more comfortable and comfortable living in an area.

“In the past, we always got an award as a clean city, now yes we have been awarded a dirty city,” he continued, which was suspended by all his friends.

Meanwhile, the former Mayor of Medan, Rahudman Harahap just smiled hearing the vents issued by the street sweepers.

“For me, it’s not a complaint, they just revealed it to me because it’s always been close,” said the man who is familiarly called RH.

 



Rahudman indeed emphasized that he was concerned with cleanliness, because it was part of faith. In addition, cleanliness will also make the eyes healthier and the sense of smell will also be healthier.

“When I see the dirty one, I feel dizzy, it hurts my eyes to see it,” he said.

Rahudman Harahap’s close relationship with the street sweepers is not only seen from the friendship. When communicating, both parties use informal language, so that the atmosphere of the meeting looks more relaxed. ***

 

 



[rel/OB1]

#WalikotaMedan
#Medan
#InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *