Akseleran Kuartal Kedua Tumbuh 154% | Kini Target Penyaluran Pinjaman Luar Pulau Jawa

  • Whatsapp
Akseleran Kuartal Kedua Tumbuh 154% Kini Target Penyaluran Pinjaman Luar Pulau Jawa

Akseleran Kuartal Kedua Tumbuh 154% | Kini Target Penyaluran Pinjaman Luar Pulau Jawa | OBROLANBISNIS.com — Menutup kuartal kedua tahun 2021, penyelenggara layanan teknologi keuangan (financial technology) berbasis Peer-to-Peer (P2P) Lending Akseleran berhasil tumbuh hingga 154% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Bacaan Lainnya

 

Sepanjang periode April hingga Juni tahun ini, Akseleran telah menyalurkan total pinjaman usaha lebih dari Rp400 miliar dengan rekor tertinggi di sepanjang hampir empat tahun terakhir ini terjadi di bulanJuni yang mencapai sebesar Rp160 miliar lebih.

Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran, mengatakan performa positif di kuartal kedua tahun ini melanjutkan pertumbuhan yang terjadi di kuartal pertama. Secara rata-rata bulanan di kuartal kedua ini, Ivan menyampaikan, penyaluran pinjaman usaha Akseleran selama tiga bulanberturut-turut berhasil melampaui dari target yang ada dengan realisasi di kisaran Rp140 miliar hingga Rp160 miliar.



“Kami akan terus menjaga tren pertumbuhan ini untuk dapat memfasilitasi kebutuhan modal kerja kepada sebanyak-banyaknya para pelaku UMKM khususnya di tengah kondisi pandemi Covid-19,” terang Ivan Tambunan, Senin, 19 Juli 2021.

Di sisi lain, kata dia, momentum pertumbuhantersebut juga dijaga dari sisi kualitas pinjaman agar rasio kredit macet (non performing loan/NPL) tetap rendah dengan memfokuskan kepada setiap bisnis usaha yang cashflow-nya baik. Dan pembayaran pinjamannya dari invoice financing yang masih mendominasi di Akseleran sebesar 70% dari total penyaluran pinjaman usaha secara kumulatif.

Ivan menjelaskan, momentum pertumbuhan Akseleran di sepanjang kuartal kedua tahun ini turut menopang tumbuhnya total penyaluran pinjaman usaha selama semester pertama hingga 106% dibandingkan periode semester pertama tahun 2020.



INFO BISNIS 

Di sisi lain, katanya, Akseleran juga berhasil menekan rasio NPL di akhir semester pertama 2021 di angka 0,09% atau membaik dari bulan sebelumnya yang berada di 0,12%.

“Saat ini lima sektor bisnis usaha yang kami fasilitasi berasal dari UMKM di sektor engineering atau konstruksi, business & consumer services, coal & related energy, retail (online merchant), dan oil & gas,” tukasnya.

Yang tak kalah menggembirakan, menurutnya, adalah penyaluran pinjaman usaha Akseleran di luar Pulau Jawa pada semester pertama tahun ini berhasil menembusangka Rp100 miliar lebih atau tumbuh hingga 2,86 kali atau 186% dibandingkan pencapaian di periode yang sama tahun 2020.



INFO BISNIS 

Menurut Ivan, secara kumulatif Akseleran telah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp2,68 triliun kepada 2.500 lebih peminjam. “Kami terus didukung oleh lebih dari 17 institutional lender dan 150 ribu lebih retail (perorangan) lender yang tersebar merata dari Aceh hingga Papua,” sebutnya.

Bahkan ke depan pihaknya menargetkan untuk memperluas penyaluran pinjaman di luar Pulau Jawa. Antara lain di Kalimantan, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara karena daerah-daerah tersebut memiliki banyak proyek di sektor usaha yang menjadi fokus Akseleran. ***



Google Translate 

 

Second Quarter Acceleration Grows 154% | Now the Target for Loan Disbursement Outside Java Island | OBROLANBISNIS.com — Closing the second quarter of 2021, the provider of financial technology services (financial technology) based on Peer-to-Peer (P2P) Lending Akseleran managed to grow by 154% compared to the same period last year.

Throughout the period from April to June this year, Akseleran has disbursed a total of more than Rp. 400 billion in business loans, with the highest record in nearly four years occurring in June, which reached more than Rp. 160 billion.

Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder of Akseleran, said that the positive performance in the second quarter of this year continued the growth that occurred in the first quarter. On a monthly average in the second quarter, Ivan said, the distribution of Akseleran’s business loans for three consecutive months managed to exceed the existing target with realization in the range of Rp140 billion to Rp160 billion.



“We will continue to maintain this growth trend to be able to facilitate working capital needs for as many MSME players, especially in the midst of the Covid-19 pandemic,” explained Ivan Tambunan, Monday, July 19, 2021.

On the other hand, he said, the growth momentum was also maintained in terms of loan quality so that the ratio of non-performing loans (NPL) remained low by focusing on every business with good cash flow. And the loan payment from invoice financing which still dominates in Akseleran is 70% of the total cumulative business loan disbursement.

Ivan explained that Akseleran’s growth momentum throughout the second quarter of this year also supported the growth in total business loan distribution during the first half of up to 106% compared to the first half of 2020.

On the other hand, he said, Akseleran also managed to suppress the NPL ratio at the end of the first semester of 2021 at 0.09% or improved from the previous month which was at 0.12%.


“Currently, the five business sectors that we are facilitating come from MSMEs in the engineering or construction sector, business & consumer services, coal & related energy, retail (online merchants), and oil & gas,” he said.

What is no less encouraging, according to him, is that the distribution of Akseleran’s business loans outside Java in the first half of this year managed to reach more than IDR 100 billion or grew by 2.86 times or 186% compared to the achievement in the same period in 2020.

According to Ivan, cumulatively, Akseleran has distributed a total of IDR 2.68 trillion in business loans to more than 2,500 borrowers. “We continue to be supported by more than 17 institutional lenders and more than 150 thousand retail (individual) lenders spread evenly from Aceh to Papua,” he said.



In the future, his party targets to expand loan distribution outside Java. Among others, in Kalimantan, North Sumatra, and Nusa Tenggara because these areas have many projects in the business sector that are the focus of Akseleran. ***



[ril/RED]

#Akseleran #Keuangan #InfoBisnis 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *