Pertamina Foundation Gaet Cinta Laura Kembangkan Wirausaha Perempuan Modern Indonesia

  • Whatsapp
Pertamina Foundation Gaet Cinta Laura Kembangkan Wirausaha Perempuan Modern Indonesia

Pertamina Foundation Gaet Cinta Laura Kembangkan Wirausaha Perempuan Modern Indonesia | OBROLANBISNIS.com — UMKM menjadi salah satu tolok ukur perekonomian nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai 64 juta. Angka tersebut mencapai 99,9 persen dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia, menjadikan UMKM sebagai potensi meningkatkan dan memperkuat dasar ekonomi Indonesia, terlebih di masa pandemi.

Bacaan Lainnya

 

Pertamina Foundation dalam program PFPreneur ikut andil dalam memberikan perhatian pada kegiatan kewirausahaan, khususnya kaum perempuan, berupa peningkatan kapasitas, pendampingan, dan pengembangan embrio usaha perempuan menjadi mandiri serta mampu bersinergi dan mengakses pinjaman modal usaha dari pihak ke tiga.

“Dengan diadakannya program PFPreneur ini harapannya adalah wirusaha perempuan akan memiliki knowledge, sharing pengalaman, jaringan, serta kick off dengan menghadirkan teman-teman dari Universitas Pertamina yang nantinya akan mendampingi 30 kelompok terpilih apabila ada pertanyaan atau kesulitan,” ungkap Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, Rabu, 4 Agustus 2021.



Dan ke depannya, lanjut Agus, dapat berkembang menjadi suatu komintas PFPreneur yang ada di bawah koordinasi Pertamina Foundation. Semoga pembinaan, mentoring, dan itikad yang luar biasa akan memberikan manfaat untuk masyarakat semuanya. “Semoga Allah SWT meridhoi,” tandasnya.

Pada tahun 2020, telah diselenggarakan kegiatan Women Leaders & Enterpreneurs yang diikuti oleh 1006 peserta UMKM perempuan terpilih. Dalam kondisi pandemi covid-19, webinar dan pelatihan dilakukan secara daring oleh praktisi bisnis, akademisi, dan tokoh muda berupa sharing pengalaman, capacity building dan simulasi/ praktek.

Pada akhir pelatihan terpilih 30 kelompok terbaik berdasarkan penilaian penugasan dalam bidang akses marketplace, channel media social untuk mendukung pemasaran, metode pembayaran, penyusunan laporan keuangan sebagai media evaluasi usaha, dan sertifikasi usaha.


 

INFO BISNIS 

Sementara itu Vice President CSR Pertamina, Arya Paramita, menyampaikan bagaimana UMK memiliki makna peting bagi Pertamina. “Program pengadaan UMK ini sebagai wujud dukungan untuk peningkatan dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Tujuan yang bukan dibuat sendiri oleh Pertamina, melainkan telah disepakati dunia. Melalui berbagai lingkup dan tahapan kegiatan pelatihan, diharapkan produk-produk UMK yang berkualitas dan bersertifikasi dapat diproduksi dan bersaing, baik di pasar dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Selain itu, aktris sekaligus founder Soekarseno Foundation, Cinta Laura, menyampaikan dukungan dan atusiasnya berkolaborasi dalam program PFPreneur.

“Program PFPreneur membangun kesempatan bagi para perempuan untuk mengembangkan kewirausahaan modern berbasis digital yang diharapkan dapat menyesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini. Hadirnya program ini merupakan langkah hebat dan tepat sebagai salah satu gerakan pemajuan ekonomi dari situasi berat selama pandemi. Jadi, tunggu apa lagi, ayo bergabung dalam PFPreneur 2021,” tutup Cinta.



Pertamina Foundation melalui PFPreneur 2021 kembali hadir memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha atau UMKM Indonesia yang berkiprah di bidang kerajinan, fashion, dan kuliner. Periode pendaftaran dibuka mulai tanggal 4 hingga 28 Agustus 2021. Adapun pendaftaran kegiatan pelatihan PFPreneur 2021 dapat diakses pada laman https://preneur.pertaminafoundation.org. ***



Google Translate

Pertamina Foundation Partners with Cinta Laura to Develop Indonesian Modern Women Entrepreneurs | OBROLANBISNIS.com — MSMEs are one of the benchmarks for the national economy. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS), the number of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) reached 64 million. This figure reaches 99.9 percent of all businesses operating in Indonesia, making MSMEs a potential to improve and strengthen Indonesia’s economic base, especially during the pandemic.

Pertamina Foundation in the PFPreneur program takes part in paying attention to entrepreneurial activities, especially women, in the form of capacity building, mentoring, and developing female business embryos to become independent and able to synergize and access business capital loans from third parties.

“With the holding of the PFPreneur program, the hope is that female entrepreneurs will have knowledge, share experiences, networks, and kick off by bringing friends from Pertamina University who will later accompany 30 selected groups if there are questions or difficulties,” said the President Director of the Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, Wednesday, August 4, 2021.



And in the future, Agus continued, it can develop into a PFPreneur community under the coordination of the Pertamina Foundation. Hopefully, the extraordinary coaching, mentoring, and intention will provide benefits for all of the community. “May Allah SWT bless you,” he said.

In 2020, the Women Leaders & Entrepreneurs activity was held which was attended by 1006 selected female MSME participants. During the COVID-19 pandemic, webinars and trainings are conducted online by business practitioners, academics, and young leaders in the form of sharing experiences, capacity building and simulations/practices.

At the end of the training, the 30 best groups were selected based on assignment assessments in the field of marketplace access, social media channels to support marketing, payment methods, preparation of financial reports as a medium for business evaluation, and business certification.



Meanwhile, Pertamina’s Vice President of CSR, Arya Paramita, conveyed how MSEs have an important meaning for Pertamina. “This UMK procurement program is a form of support for sustainable economic improvement and growth. The goal is not made by Pertamina alone, but has been agreed by the world. Through various scopes and stages of training activities, it is hoped that quality and certified UMK products can be produced and compete , both in the domestic and foreign markets,” he explained.

In addition, the actress and founder of the Soekarseno Foundation, Cinta Laura, expressed her support and enthusiasm for collaborating in the PFPreneur program.

“The PFPreneur program builds opportunities for women to develop digital-based modern entrepreneurship which is expected to be able to adapt to the current pandemic conditions. The presence of this program is a great and appropriate step as one of the movements to advance the economy from the tough situation during the pandemic. So, what are you waiting for, let’s join in PFPreneur 2021,” concluded Cinta.



Pertamina Foundation through PFPreneur 2021 is here again to provide opportunities for Indonesian business actors or MSMEs who take part in the fields of crafts, fashion, and culinary. The registration period is open from August 4 to 28, 2021. Registration for PFPreneur 2021 training activities can be accessed on the https://preneur.pertaminafoundation.org page. ***



[ril/RED]

#PertaminaFoundation #UMKM #InfoBisnis 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *