Kisah Pasutri Buktikan PHK tak Menutup Jalan Rezeki

  • Whatsapp
Kisah Pasutri Buktikan PHK tak Menutup Jalan Rezeki

Kisah Pasutri Buktikan PHK tak Menutup Jalan Rezeki | OBROLANBISNIS.com — Andika dan Dewi tak menyangka jika pasca Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang disebabkan pandemi, mereka masih bisa mendapat uang yang cukup dari berjualan produk digital dari rumah. Kini sepasang suami istri (pasutri) dua orang anak yang masih kecil ini sangat bersyukur bahwa mereka mampu bertahan di tengah pandemi dengan menjadi Mitra Shopee, sebuah aplikasi digital bagi pelaku UMKM yang membantu mereka dalam mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual berbagai produk digital termasuk pulsa, paket data, token PLN, voucher game, dan berbagai tagihan untuk masyarakat sekitarnya.

Bacaan Lainnya

 

Di awal tahun 2020, pandemi hadir dan membawa dampak bagi semua kalangan, baik pemilik bisnis kecil maupun besar, hingga ke masyarakat. Banyak perusahaan yang tidak dapat bertahan sehingga harus memberhentikan karyawannya yang berujung pada meningkatnya angka pengangguran di tanah air.

Menurut data Badan Pusat Statistik, pada Agustus 2020, jumlah pengangguran di Indonesia bertambah 2,67 juta menjadi 9,77 juta orang. Kondisi ini pun membuat Andika dan Dewi semakin sulit untuk mencari pekerjaan baru pasca pemutusan hubungan kerja yang mereka alami di awal tahun 2021.

Semenjak pandemi, semua kegiatan mulai dari bekerja hingga belajar dilakukan dari rumah dan pastinya membutuhkan pulsa dan internet untuk menunjang segala aktivitas secara daring. Andika dan Dewi menyadari peluang tersebut melihat banyaknya tetangga sekitar yang anaknya sekolah dari dan para pekerja yang bekerja dari rumah, untuk itu dia memutuskan membuka kios pulsa dan paket data bernama Dea Cell yang terinspirasi dari nama anaknya.


 

Andika dan Dewi pun sementara bisa bertahan hidup di tengah kesulitan selama pandemi dari berjualan produk digital. Seiring berjalannya waktu, Andika dan Dewi menemukan peluang penghasilan baru dari menjadi Mitra Shopee. Mereka menuturkan jika berjualan lewat Mitra Shopee jauh lebih mudah dan menguntungkan.

Jika biasanya pemilik kios pulsa harus menaruh deposit awal dan datang ke distributor pulsa, dengan layanan Mitra Shopee semuanya bisa dilakukan hanya dalam genggaman.

“Saat harus kehilangan pekerjaan, kami merasa mengalami tekanan yang sangat berat, mengingat kami masih harus membiayai kedua anak kami. Kami pun berusaha memutar otak agar bisa tetap berjuang tinggal di Ibu Kota tanpa pekerjaan. Dengan uang yang kami punya, akhirnya kami memutuskan untuk berjualan pulsa dan paket data yang pasti dibutuhkan semua orang di kondisi saat ini,” ujarnya, Selasa, 10 Agustus 2021.

Beruntung, kata Andirka, mereka bisa bergabung menjadi Mitra Shopee, selain mudah harga produk digitalnya juga murah sehingga yang masuk untungnya lebih banyak.

Kini pasangan tersebut sudah menjalankan usahanya bersama Mitra Shopee selama lebih dari 6 bulan. Berbagai manfaat positif mereka rasakan di tengah situasi yang tidak menentu saat ini. Walaupun belum bisa mendapat pekerjaan tetap, dalam sehari Andika dan Dewi bisa mengantongi ratusan ribu dari hasil menjual pulsa dan paket data. Bagi Andika dan Dewi, jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa serba sulit ini.



INFO BISNIS 

Andika dan Dewi pun berbagi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk para pemula yang ingin berjualan produk digital, yakni dengan pilih aplikasi dan layanan yang bisa beri untung.

Saat ini banyak terdapat aplikasi dan layanan yang menawarkan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menjual produk digital. Yang paling penting dan harus diperhatikan adalah menyeleksi aplikasi yang lebih mudah, cepat, dan pastinya bikin untung.

Sebelum menjatuhkan hatinya pada Mitra Shopee, Andika dan Dewi sudah mencari tahu dan mencoba aplikasi serupa lainnya sebagai perbandingan.
“Untuk bisa dikenal banyak pelanggan atau konsumen, kita harus aktif berpromosi tentang produk yang kita jual,” tukasnya.

Hal itu pun yang dilakukan Andika dan Dewi, mereka tak segan mempromosikan jualan mereka ke tetangga sekitar baik secara langsung saat bertemu maupun melalui Whatsapp dan media sosial. Dengan begitu, saat tetangga ingin membeli pulsa, paket data atau produk digital lainnya, mereka langsung teringat kios Andika dan Dewi.



Bisnis pulsa dan paket data adalah sebuah bisnis dengan perputaran modal yang relatif cepat. Biasanya pembeli pun akan terus membeli di tempat yang dirasa harganya lebih murah. Sebaiknya, hindari ambil untung terlalu besar.
Untuk menentukan harga, jangan lupa survei harga di lingkungan sekitar sehingga kita bisa memberikan yang kompetitif dan pelanggan lebih setia.
Andika menyebutkan bahwa Mitra Shopee telah memberikan kesempatan bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi yang sedang sulit untuk mendapatkan peluang usaha wala upun dengan modal yang minim.

“Kami ingin membuktikan bahwa kami tidak pernah menyerah dengan keadaan. Untuk bisa bertahan di ibukota dan berjuang bersama untuk keluarga, yang terpenting adalah gigih dan tidak mudah malu dalam menjalani setiap usaha,” tutup Andika. ***



Google Translate

The Story of a Couple Proves Layoffs Don’t Block the Road to Sustenance | OBROLANBISNIS.com — Andika and Dewi had no idea that after the termination of their employment due to the pandemic, they could still earn enough money from selling digital products from home. Now a husband and wife (couple) with two young children are very grateful that they were able to survive in the midst of a pandemic by becoming a Shopee Partner, a digital application for MSMEs that helps them earn additional income by selling various digital products including credit, packages. data, PLN tokens, game vouchers, and various bills for the surrounding community.

At the beginning of 2020, the pandemic came and had an impact on all circles, both small and large business owners, to the community. Many companies are unable to survive so they have to lay off their employees which leads to an increase in the unemployment rate in the country.

According to data from the Central Statistics Agency, in August 2020, the number of unemployed in Indonesia increased by 2.67 million to 9.77 million people. This condition also makes it increasingly difficult for Andika and Dewi to find new jobs after their termination in early 2021.

Since the pandemic, all activities from work to study have been carried out from home and of course require credit and internet to support all online activities. Andika and Dewi realized this opportunity, seeing that there were many neighbors whose children went to school from home and workers who worked from home, so they decided to open a credit kiosk and a data package called Dea Cell, which was inspired by his son’s name.


Andika and Dewi were temporarily able to survive in the midst of difficulties during the pandemic from selling digital products. Over time, Andika and Dewi found new income opportunities from being Shopee Partners. They said that selling through Shopee Partners is much easier and more profitable.

If usually the credit kiosk owner has to put an initial deposit and come to the credit distributor, with Shopee Partner services everything can be done just in the palm of your hand.

“When we had to lose our jobs, we felt very pressured, considering that we still had to support our two children. We are also trying to rack our brains so that we can continue to struggle to live in the capital city without work. With the money we have, we finally decided to sell credit and data packages, which everyone definitely needs in the current conditions,” he said, Tuesday, August 10, 2021.

Luckily, Andirka said, they were able to join as Shopee Partners, besides being easy, the prices for digital products were also cheap, so more profit came in.

Now the couple has been running their business with Shopee Partners for more than 6 months. They feel a variety of positive benefits in the midst of the current uncertain situation. Even though they have not been able to get a permanent job, in a day Andika and Dewi can pocket hundreds of thousands from selling credit and data packages. For Andika and Dewi, this amount is sufficient to meet their daily needs in these difficult times.



Andika and Dewi also shared some tips that can be done for beginners who want to sell digital products, namely by choosing applications and services that can give them a profit.

Currently, there are many applications and services that offer convenience for people who want to sell digital products. The most important thing and must be considered is selecting an application that is easier, faster, and certainly makes a profit.

Before dropping his heart on Shopee Partners, Andika and Dewi had already researched and tried other similar applications for comparison.
“To be known by many customers or consumers, we must actively promote the products we sell,” he said.

Andika and Dewi did the same thing, they did not hesitate to promote their sales to their neighbors either directly when they met or through Whatsapp and social media. That way, when neighbors want to buy credit, data packages or other digital products, they immediately think of Andika and Dewi’s kiosk.



The credit and data package business is a business with relatively fast capital turnover. Usually, buyers will continue to buy where they feel the price is cheaper. Better, avoid taking too big profits.
To determine prices, don’t forget to survey prices in the neighborhood so that we can provide competitive and more loyal customers.
Andika said that Shopee Partners have provided opportunities for people with difficult economic conditions to get business opportunities even with minimal capital.

“We want to prove that we never give up on circumstances. To be able to survive in the capital and fight together for the family, the most important thing is to be persistent and not easily embarrassed in carrying out any business,” concluded Andika. ***



[ril/RED]

#Shopee

#UMKM

#InfoBisnis 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *