Apresiasi Masyarakat Medan Tembung Atas Aplikasi Jasa Angkut Sampah Online Tim PKM-PI UNIMED

  • Whatsapp
Apresiasi Masyarakat Medan Tembung Atas Aplikasi Jasa Angkut Sampah Online Tim PKM-PI UNIMED

Apresiasi Masyarakat Medan Tembung Atas Aplikasi Jasa Angkut Sampah Online Tim PKM-PI UNIMED | OBROLANBISNIS.com — Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil menciptakan aplikasi jasa angkut sampah online dan pelayanan kebersihan online berbasis android yang diberi nama Traption (Trash Problem Solution).

Bacaan Lainnya

 

Pembuatan Aplikasi traption ini di kerjakan mahasiswa yang melakukan Program Kreatifitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) di Kecamatan Medan Tembung.

Kegiatan PKM-PI diketuai Bagus Kurniawan beranggotakan Zulqadri, Tariza Humaira, M.Alfarhan, dan Putri Fauziahri dengan dosen pendamping Siti Rahmah, S.Pd., M.Sc yang penadaannya dari Kemdikbud Dikti dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Tahun 2021.



“Aplikasi traption, merupakan sebuah aplikasi layanan kebersihan. Aplikasi ini digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan jasa angkut sampah, membersihkan rumah dan menjual sampah daur ulang. Dengan menggunakan aplikasi ini masyarakat tidak akan menumpuk sampah lagi, tidak akan membiarkan rumah kotor lagi dan mempermudah akses untuk menjual sampah daur ulang,” kata Bagus Kurniawan, Rabu, 1 September 2021.

Menurutnya, aplikasi Traptionbukan hanya beroritentasi pada bisnis semata tapi lebih kepada kepedulian UNIMED akan lingkungan yang kurang sehat akibat tumpukan sampah yang tidak diolah dengan baik.

“Padahal sampah itu bisa menghasilkan uang jika didaur ulang. Traption berusaha untuk memberikan dampak sosial bagi masyarakat, selain memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pengepul, kami juga berkeinginan menciptakan lingkungan yang asri, sehat, indah dan terciptanya lapangan pekerjaan baru,” tambah Zulqadri.



INFO BISNIS 

 

Selama kegiatan, Tim PKM-PI melakukan riset dan mulai pembuatan aplikasi hingga akhirnya melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada mitra. Mitra Traption adalah kelompok tukang sampah di Kecamatan Medan Tembung. Sistem kerja Traption memanfaatkan aplikasi sebagai penghubung antara masyarakat dengan tukang sampah.

Selain mengangkut sampah, Traption juga bisa jual beli barang bekas, pelayanan kebersihan rumah dan edukasi masyarakat tentang sampah dan kebersihan. Disebutkan, Aplikasi Traption bisa mulai digunakan dari pertengahan bulan Juli kemarin melalui Smarthphone.

Namun untuk saat ini traption hanya bisa digunakan masyarakat Kecamatan Medan Tembung saja, dengan mengunduhnya di play store melalui link berikut ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mytraption.traption. Dalam 2 bulan, aplikasi ini sudah memperoeh rating 5.0 di google play store dan juga mendapatkan ulasan positif dari para pengguna.



“Aplikasi nya bagus dan gampang di pakai, ada panduannya juga dan info mengenai sampah, harga juga terjangkau. Semoga dengan begini bisa mengurangi limbah sampah,” tandas Yulan Ria, Jumat, 3 September 2021. ***



Google Translate

The Community of Medan Tembung Appreciates the Application of Online Garbage Transport Services Team PKM-PI UNIMED | OBROLANBISNIS.com — Students of the State University of Medan (Unimed) have succeeded in creating an online waste transportation service application and an android-based online cleaning service called Traption (Trash Problem Solution).

Making this traption application is done by students who carry out the Science and Technology Application Student Creativity Program (PKM-PI) in Medan Tembung District.

The PKM-PI activity was chaired by Bagus Kurniawan, consisting of Zulqadri, Tariza Humaira, M.Alfarhan, and Putri Fauziahri with assistant lecturer Siti Rahmah, S.Pd., M.Sc whose funding was from the Ministry of Education and Culture of Higher Education in the 5 Fields Student Creativity Program (PKM) in 2021 .



“Traption application, is a cleaning service application. This application is used by people who need garbage collection services, cleaning houses and selling recycled waste. By using this application, people will no longer accumulate waste, will not let their houses get dirty again and will make it easier to access to sell recycled waste,” said Bagus Kurniawan, Wednesday, September 1, 2021.

According to him, the Traption application is not only business-oriented, but rather UNIMED’s concern for an unhealthy environment caused by piles of garbage that are not treated properly.

“Even though the waste can make money if it is recycled. Traption strives to have a social impact on the community, in addition to providing convenience for the community and collectors, we also want to create a beautiful, healthy, beautiful environment and create new jobs,” added Zulqadri.



During the activity, the PKM-PI Team conducted research and started making applications to finally providing assistance and outreach to partners. Mitra Traption is a group of garbage collectors in Medan Tembung District. The Traption work system utilizes the application as a liaison between the community and the garbage collector.

In addition to transporting garbage, Traption can also sell and buy used goods, house cleaning services and educate the public about waste and cleanliness. It is said that the Traption application can be used from mid-July yesterday through smartphones.

However, for now traption can only be used by the people of Medan Tembung District, by downloading it on the play store via the following link: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mytraption.traption. Within 2 months, this application has obtained a 5.0 rating on the google play store and also received positive reviews from users.



“The application is good and easy to use, there is also a guide and information about waste, the price is also affordable. Hopefully this can reduce waste,” said Yulan Ria, Friday, September 3, 2021. ***



[ril/RED]

#UNIMED

#Sampah

#InfoBisnis 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *