Pegadaian Medan Kasih Mixer Untuk Bantu Tingkatkan Produksi Kue Bawang Crispy

  • Whatsapp
Pegadaian Medan Kasih Mixer Untuk Bantu Tingkatkan Produksi Kue Bawang Crispy

Pegadaian Medan Kasih Mixer Untuk Bantu Tingkatkan Produksi Kue Bawang Crispy | OBROLANBISNIS.com — PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan melalui Program Kemitraan membantu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Kue Bawang Crispy yang berlokasi di Jalan Marelan 7 Pasar 1 Tengah Lingkungan IV Kecamatan Medan Marelan Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, sebuah mesin Mixer (pengaduk adonan kue) senilai Rp 13 juta lebih.

Mesin Mixer tersebut diserahkan langsung Deputi Operasional PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, I Ketut Suarnawa didampingi Kepala Bagian PKBL Nurul Asniar dan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Gopher Manurung, Selasa, 7 September 2021.

Terpilihnya pelaku usaha Kue Bawang Crispy dikarenakan menjadi mitra setia PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan dalam memanfaatkan Program Kemitraan dengan baik.

 

Bacaan Lainnya



“Usaha Kue Bawang Crispy masuk dalam kategori Mitra Unggulan, sehingga terpilih mendapatkan bantuan dari Pegadaian. Tujuan kita untuk memotivasi pelaku usaha lebih mengembangkan dan meningkatkan produksi usahanya,” ungkap I Ketut Suarnawa.

Tidak menutup kemungkinan, tambah I Ketut Suarnawa, pelaku UMKM/UKM yang menjadi mitra setia untuk memperoleh bantuan dari Pegadaian.

“Pegadaian akan terus memantau mitra-mitra usaha yang merupakan bagian nasabah Program Kemitraan dalam hal pembiayaan,” ujar I Ketut Suarnawa.

Sementara itu, Kepala Bagian PKBL Nurul Asniar menambahkan, UMKM Kue Bawang Crispy telah memanfaatkan Program Kemitraan Pegadaian selama dua periode.

“Periode pertama, Pegadaian Medan menyalurkan sebesar Rp 30 juta pembiayaan modal usaha Kue Bawang Crispy. Dan di periode kedua senilai Rp 41 juta. Masa satu periode berjalan selama 3 tahun tenor pinjaman dengan biaya jasa administrasi pokok hanya 0,5 persen/bulannya,” jelas Nurul.

 

 

INFO BISNIS

• Pimpinan Pegadaian Medan Layani Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

Nurul berharap, bantuan mesin Mixer yang diberikan Pegadaian Medan dapat meningkatkan produksi usaha Kue Bawang Crispy sekaligus menjadi mitra binaan kebanggaan Pegadaian Medan yang sukses dalam mengembangkan usahanya.

Nurul membeberkan, sejak tahun 2017 hingga saat ini (Agustus 2021) tercatat sebanyak 480 Mitra Binaan dalam Program Kemitraan Pegadaian Medan. “Untuk penyaluran pembiayaan PK mencapai Rp 2,5 miliar. Target penyaluran PK untuk tahun ini sebesar Rp 4,4 miliar dan Insha Allah akan tercapai hingga Oktober 2021,” ucap Nurul.


Pegadaian Medan Kasih Mixer Untuk Bantu Tingkatkan Produksi Kue Bawang Crispy-1

Kue Bawang Crispy

Hendri Saputra selaku owner (pemilik) Kue Bawang Crispy menjalankan usaha kue bawang sejak tahun 2010. Berawal modal minim dengan cara pembuatan tradisional dan beranggota keluarga, ternyata mendapatkan pasar di seputaran Kota Medan khususnya di Kecamatan Medan Marelan.

Seiring berkembangnya usaha, Hendri Saputra menemukan kendala permodalan. Putaran modal tidak mencukupi dengan permintaan produksinya, karena keterbatasan alat dan bahan.

Sehingga Hendri Saputra berupaya mencari informasi pinjaman modal usaha. Mendapat informasi dari teman bahwa Pegadaian memiliki Program Kemitraan bagi pelaku UMKM/UKM, Hendri Saputra memberanikan diri mengajukan pinjaman modal usaha.

“Alhamdulillah, usaha Kue Bawang Crispy mendapatkan tambahan modal usaha dari Pegadaian dengan biaya jasa yang relatif ringan,” ucapnya.

 

 

INFO BISNIS

• Pegadaian Medan Salurkan 200 Paket Sembako Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Di hari biasa, Kue Bawang Crispy dapat memproduksi lebih kurang 20 kilogram kue bawang. Jika di hari libur atau libur hari besar keagamaan bisa mencapai 150 – 200 kilogram produksi kue bawang.

Hendri mengaku, saat ini ada 5 – 10 orang pekerja yang membantu produksi Kue Bawang Crispy. “Untuk memenuhi permintaan pasar, memang ada hambatan, yakni kapasitas mesin mixer. Cuma satu alat saat ini dipakai, itu pun terbatas,” bebernya.

“Tapi, Alhamdulillah kami (Kue Bawang Crispy) mendapatkan bantuan tambahan Mixer dari Pegadaian. Alat ini sangat kami dibutuhkan saat ini untuk memenuhi permintaan pasar”.

Hendri mengucapkan terimakasih banyak pada Pegadaian Medan yang sudah memberikan bantuan mesin Mixer tersebut. “Mesin ini akan sangat membantu peningkatan produksi Kue Bawang Crispy. Dan juga untuk memenuhi permintaan dari luar Kota Medan, seperti Aceh, Jakarta hingga Bandung,” sebutnya.

Harga jual eceran Kue Bawang Crispy untuk satu kilonya hanya Rp 50 ribu, dengan 6 varian rasa, yakni Original, Kentang, Ubi Ungu, Jagung, Wortel dan Rasa Pedas. ***

 

Google Translate

 

Pegadaian Medan Give Mixer to Help Increase Crispy Onion Cake Production | OBROLANBISNIS.com — PT Pegadaian (Persero) Medan Regional Office I through the Partnership Program helps Small and Medium Enterprises (SMEs) Crispy Onion Cakes located at Jalan Marelan 7 Pasar 1 Tengah Neighborhood IV Medan Marelan District Medan City, North Sumatra Province, a machine Mixer (cake dough mixer) worth more than Rp. 13 million.

The Mixer Machine was handed over directly to the Deputy for Operations of PT Pegadaian (Persero) Regional Office I Medan, I Ketut Suarnawa accompanied by Head of PKBL Division Nurul Asniar and Head of Public Relations and Protocol Gopher Manurung, Tuesday, September 7, 2021.

The choice of Crispy Onion Cake business is due to being a loyal partner of PT Pegadaian (Persero) Regional Office I Medan in making good use of the Partnership Program.

“The Crispy Onion Cake business is included in the Superior Partner category, so it was chosen to receive assistance from Pegadaian. Our goal is to motivate business actors to further develop and increase their business production,” said I Ketut Suarnawa.

 

It is possible, added I Ketut Suarnawa, an MSME/UKM actor who is a loyal partner to get help from Pegadaian.

“Pegadaian will continue to monitor business partners who are part of the Partnership Program’s customers in terms of financing,” said I Ketut Suarnawa.

Meanwhile, Head of the PKBL Division, Nurul Asniar, added that the Crispy Onion Cake MSME had utilized the Pawnshop Partnership Program for two periods.

“In the first period, Pegadaian Medan distributed Rp. 30 million in financing for the Crispy Onion Cake business. And in the second period it was worth Rp. 41 million. The period of one period runs for 3 years with a loan tenor with a basic administrative service fee of only 0.5 percent/month,” Nurul explained.

Nurul hopes that the mixer machine assistance provided by Pegadaian Medan can increase the production of the Crispy Onion Cake business as well as become a foster partner of the pride of Pegadaian Medan who is successful in developing its business.

Nurul explained, since 2017 until now (August 2021) there have been 480 Foster Partners in the Medan Pawnshop Partnership Program. “For the distribution of PK financing, it reaches IDR 2.5 billion. The target for PK distribution for this year is IDR 4.4 billion and God willing, it will be achieved until October 2021,” said Nurul.

 

 

Crispy Onion Cake

Hendri Saputra as the owner (owner) of Crispy Onion Cake has been running an onion cake business since 2010. Starting with minimal capital by traditional manufacturing methods and with family members, it turns out to have a market around the city of Medan, especially in the District of Medan Marelan.

As the business developed, Hendri Saputra found capital constraints. The capital cycle is not sufficient to meet the demand for production, due to limited tools and materials.

So Hendri Saputra tried to find information on business capital loans. Receiving information from a friend that Pegadaian has a Partnership Program for MSME/SME actors, Hendri Saputra ventured to apply for a business capital loan.

“Alhamdulillah, the Crispy Onion Cake business received additional business capital from Pegadaian with relatively low service fees,” he said.

 

On a normal day, Crispy Onion Cake can produce approximately 20 kilograms of onion cake. If on holidays or religious holidays it can reach 150-200 kilograms of onion cake production.

Hendri admitted that currently there are 5-10 workers who help produce Crispy Onion Cakes. “To meet market demand, there are indeed obstacles, namely the capacity of the mixer machine. Only one tool is currently being used, and that is also limited,” he explained.

“But, Alhamdulillah, we (Crispy Onion Cake) received additional assistance from the Pegadaian Mixer. We really need this tool at this time to meet market demand”.

Hendri thanked Pegadaian Medan for providing assistance with the Mixer machine. “This machine will greatly help increase the production of Crispy Onion Cakes. And also to meet demand from outside the city of Medan, such as Aceh, Jakarta to Bandung,” he said.

The retail selling price of Crispy Onion Cake for one kilo is only IDR 50 thousand, with 6 flavors, namely Original, Potato, Purple Sweet Potato, Corn, Carrot and Spicy Flavor. ***

 

 



[OB1]

#PegadaianMedan
#Pinjaman
#InfoBisnis


Referensi

Sejarah Pegadaian

Apa Itu Cicil Emas

Emas Batangan

Tabungan Emas

Sampah Menjadi Emas

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *