UNPRI ‘Geber’ Program KMMI

  • Whatsapp

UNPRI ‘Geber’ Program KMMI | OBROLANBISNIS.com — Universitas Prima Indonesia (Unpri) secara resmi mengadakan penutupan Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI), Sabtu 23 Oktober 2021.

Program KMMI merupakan program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mendukung kampus merdeka. 

Penutupan program ini dihadiri Pendiri UNPRI Prof Dr dr I Nyoman EL, Ketua BPH Prima Indonesia Dr Tommy Leonard SH MHum, Rektor Unpri Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, segenap sivitas akademika dan seluruh mahasiswa KMMI dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. 

 

Bacaan Lainnya



Program ini bertujuan memberikan keleluasaan mahasiswa untuk belajar di luar kampus, sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

KMMI adalah pembelajaran bersertifikat untuk memperkuat keterampilan abad 21 dan meningkatkan relevansi perguruan tinggi dengan industri, dunia usaha dan dunia kerja.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, Unpri terpilih sebagai perguruan tinggi penerima hibah pelaksana program KMMI dengan kuota mahasiswa terbanyak di Sumatera Utara dengan jumlah peserta 1.120 mahasiswa. 

Tujuh course yang dipilih yaitu Media Pembelajaran Digital BIPA, Legal Corporate, Corporate Financial Accounting Check Up, Keterampilan Masase Bayi, Perawatan Hemodialisa, Surveilans Epidemiologi Molekuler Penyakit Diabetes Mellitus dan Data Science Fundamental. 

 

 

INFO BISNIS

• Prof Nizam: UNPRI Jadi Kampus Masa Depan

Seluruh course tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia dengan keterlibatan sejumlah 200 Perguruan Tinggi Negeri dan swasta se-Indonesia salah satunya dari adalah Universitas Musamus Merauke. 

Dalam perkuliahan yang berlangsung lebih kurang empat bulan, setiap course melibatkan pengajar dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dengan total seluruhnya 24 pengajar DUDI. 

Salah satu peserta course KMMI menyatakan sangat menarik, manfaat yang didapatkan dari kegiatan ini selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, sertifikat kompetensi, para dosen yang sangat baik, interaktif dan berpengalaman, serta menambah relasi dan teman-teman baru dari berbagai daerah dan universitas. Selain itu, juga belajar dengan biaya yang gratis dan diberikan uang saku. 

Rektor Universitas Prima Indonesia, Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes menegaskan, kesuksesan program KMMI adalah salah satu bukti komitmen UNPRI untuk berpartisipasi aktif menjalankan program Kampus Merdeka.

 

INFO BISNIS

• UNPRI Peroleh Hibah Terbesar Dalam Penyelenggaraan KMMI 2021

“Walaupun program KMMI tahun 2021 telah berakhir tetapi Unpri akan mempersiapkan kembali program KMMI tahun 2022, semoga mahasiswa seluruh Indonesia bisa kembali bergabung pada program KMMI tahun depan,” ucap Crismis Novalinda Ginting

Di tempat terpisah Ketua BPH Universitas Prima Indonesia Dr Tommy Leonard SH MKn memberikan apresiasi atas pencapaian Unpri dalam menyelesaikan program KMMI 2021. 

Kedepan diharapkan Unpri bisa mendapatkan program lanjutan di tahun 2022, sehingga mahasiswa bisa tetap mendapatkan pembelajaran bersertifikat dalam mendukung program Kampus Merdeka. ***

 

Google Translate

 

UNPRI ‘Geber’ KMMI Program | OBROLANBISNIS.com — Prima Indonesia University (Unpri) officially closed the Indonesian Student Micro Credential Program (KMMI), Saturday, October 23, 2021.

The KMMI program is a program organized by the Directorate of Learning and Student Affairs, Directorate General of Higher Education, Ministry of Education and Culture, Research and Technology to support independent campuses.

The closing of the program was attended by the Founder of UNPRI Prof Dr dr I Nyoman EL, Chairman of BPH Prima Indonesia Dr Tommy Leonard SH MHum, Chancellor of Unpri Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, the entire academic community and all KMMI students from all universities in Indonesia.

This program aims to give students the flexibility to study outside the campus, as an effort to get qualified future leaders.

KMMI is certified learning to strengthen 21st century skills and increase the relevance of higher education to industry, business and the world of work.

 

 

After going through a rigorous selection process, Unpri was selected as the recipient of the KMMI program implementing grants with the highest student quota in North Sumatra with 1,120 students participating.

The seven courses selected were BIPA Digital Learning Media, Corporate Legal, Corporate Financial Accounting Check Up, Infant Massage Skills, Hemodialysis Treatment, Molecular Epidemiology Surveillance of Diabetes Mellitus and Fundamental Data Science.

The entire course was attended by students from various universities in Indonesia with the involvement of a number of 200 state and private universities throughout Indonesia, one of which was Musamus University, Merauke.

In lectures that last approximately four months, each course involves lecturers from the Business and Industrial World (DUDI) with a total of 24 DUDI teachers.

 

One of the participants of the KMMI course stated that it was very interesting, the benefits obtained from this activity were in addition to getting useful knowledge, competency certificates, very good, interactive and experienced lecturers, as well as adding new relationships and friends from various regions and universities. In addition, learning is also free of charge and given pocket money.

The Chancellor of Prima Indonesia University, Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting MKes emphasized that the success of the KMMI program is one proof of UNPRI’s commitment to actively participate in running the Merdeka Campus program.

“Although the 2021 KMMI program has ended, Unpri will prepare again for the KMMI program in 2022, hopefully students from all over Indonesia can join the KMMI program next year,” said Crismis Novalinda Ginting.

Separately, the Head of BPH Universitas Prima Indonesia Dr Tommy Leonard SH MKn expressed his appreciation for Unpri’s achievements in completing the KMMI 2021 program.

In the future, it is hoped that Unpri will be able to get advanced programs in 2022, so that students can continue to get certified learning in support of the Merdeka Campus program. ***

 



[rel/OB1]

#UNPRI
#Pendidikan
#InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *