Pegadaian: Sanksi Pemecatan Bagi Oknum Karyawan ‘Nakal’

  • Whatsapp

Pegadaian: Sanksi Pemecatan Bagi Oknum Karyawan ‘Nakal’ | OBROLANBISNIS.com — Pemimpin PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan, Edwin S Inkiriwang angkat bicara soal kasus frauf dengan modus gadai fiktif dan gadai dengan jaminan emas palsu.

Edwin membenarkan pemberitaan tentang kasus fraud yang dilakukan oleh oknum karyawan PT Pegadaian inisial DAS di UPC Perdamaian Stabat, Kantor Cabang Langkat, Sumatera Utara yang berpotensi mengakibatkan kerugian perusahaan senilai Rp 2,39 miliar, yang telah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Menurut Edwin dalam pesan elektronik yang diterima, Rabu, 3 November 2021, pelakunya sudah dilakukan penahanan untuk memperlancar proses hukum lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

 



“Pegadaian tidak akan mentolerir bagi oknum ‘nakal’ yang merugikan perusahaan. Jangan coba-coba bermain di Pegadaian, sanksi pemecatan akan diberlakukan bagi karyawan yang kedapatan melakukan tindak kejahatan, sesuai dengan Undang-undang, Peraturan Perusahaan maupun nilai-nilai Budaya AKHLAK yang menjadi pedoman seluruh Insan Pegadaian,” beber Edwin.

Oleh karena itu, Manajemen mendukung dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, agar pelaku diproses secara adil dan transparan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Sikap tegas manajemen melalui proses hukum tersebut diharapkan menimbulkan efek jera serta menjadi peringatan keras kepada seluruh Insan Pegadaian, agar bekerja dengan jujur dan penuh integritas.

 

 

INFO BISNIS

• Pegadaian Medan Imbau Nasabah Jangan Tertipu Lelang Online

Manajemen terus melakukan evaluasi, investigasi serta perbaikan sistem dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang serta terus berkomitmen untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).

PT Pegadaian menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan atas kejadian tersebut dipastikan tidak menimbulkan hal-hal yang merugikan nasabah.

“Kepada para nasabah maupun pemangku kepentingan lainnya diminta tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Langkah hukum ini dilakukan sebagai bukti komitmen majanemen untuk mendukung program pemerintah dalam menegakkan hukum dan penindakan secara adil terhadap pelaku kasus korupsi,” ucap Edwin. ***

 

Google Translate

 

Pegadaian: Sanctions of Dismissal for ‘Naughty’ Employees | OBROLANBISNIS.com — The head of PT Pegadaian Regional Office I Medan, Edwin S Inkiriwang, spoke about the fraud case with a fictitious pawn mode and a pawn with fake gold collateral.

Edwin confirmed the news about a fraud case carried out by an employee of PT Pegadaian with the initials DAS at UPC Peace Stabat, Langkat Branch Office, North Sumatra which has the potential to cause a company loss of Rp 2.39 billion, which has been handled by the North Sumatra High Prosecutor’s Office (Kejatisu).

According to Edwin, in an electronic message received on Wednesday, November 3, 2021, the perpetrators have been detained to facilitate further legal processes.

“Pegadaian will not tolerate ‘naughty’ people who harm the company. Don’t try to play at the Pegadaian, the sanction of dismissal will be applied to employees who are found to have committed a crime, in accordance with the law, company regulations and moral values ​​that serve as guidelines for all Pegadaian personnel,” explained Edwin.

 

Therefore, Management fully supports and submits to law enforcement officials, so that perpetrators are processed fairly and transparently in accordance with applicable laws and regulations,” he said.

Management’s firm attitude through the legal process is expected to have a deterrent effect and serve as a strong warning to all Pegadaian Personnel, to work with honesty and integrity.

Management continues to evaluate, investigate and improve systems and procedures so that similar incidents do not recur in the future and are committed to implementing Good Corporate Governance (GCG) principles.

PT Pegadaian apologizes for the inconvenience that has occurred and it is certain that this incident will not cause harm to customers.

“Customers and other stakeholders are asked to remain calm and not to worry. This legal step is taken as evidence of the management’s commitment to support government programs in enforcing the law and taking fair action against perpetrators of corruption cases,” said Edwin. ***



[OB1]

 



#Pegadaian
#EmasPalsu
#InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *