Kemendag Tertibkan Penjual Robot Trading Tak Berizin

Kemendag Tertibkan Penjual Robot Trading Tak Berizin

Kemendag Tertibkan Penjual Robot Trading Tak Berizin | OBROLANBISNIS.com — Untuk melindungi masyarakat dari investasi ilegal, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) dan Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan bertindak tegas terhadap usaha penjualan expert advisor/robot trading tak berizin.

Tindakan tegas dilakukan kepada PT DNA Pro Akademi, Jumat, 28 Januari 2022, di Jakarta.

“Kegiatan penertiban ini merupakan hasil temuan pengawasan terhadap PT DNA Pro Akademi yang telah menjalankan kegiatan usaha penjualan expert advisor/robot trading dengan menggunakan sistem MLM atas dasar legalitas berupa nomor induk berusaha (NIB) dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 47999 (perdagangan eceran bukan di toko, kios, kaki lima, dan los pasar lainnya) yang belum berlaku secara efektif, terverifikasi, atau tidak memiliki izin usaha penjualan langsung,” ujar Direktur Jenderal PKTN Veri Anggrijono.

Sementara itu, Direktur Tertib Niaga, Sihard Hadjopan Pohan menjelaskan, berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, kegiatan usaha penjualan langsung termasuk dalam kategori risiko tinggi.

Bacaan Lainnya

 

 

INFO BISNIS

• Nomor Telkomsel Prabayar yang Sudah Hangus dapat Diaktifkan Kembali | Begini Caranya…

“Pelaku usaha penjualan langsung yang tidak memiliki perizinan berusaha dapat dikenakan ketentuan pidana. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja-Sektor Perdagangan,” beber Pohan.

Kementerian Perdagangan, lanjut Pohan, berkewajiban melakukan pengawasan terhadap kepatuhan dan ketertiban pelaku usaha agar memenuhi persyaratan dan kewajiban dalam berusaha.

“Kegiatan pengamanan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku usaha yang tidak taat ketentuan dan memberikan contoh kepada pelaku usaha lain agar menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan,” jelas Pohan.

Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Bappebti, Aldison menambahkan, kegiatan yang dilakukan PT DNA Pro Akademi diduga melanggar ketentuan dalam Undang-Undang nomor 10 tahun 2011 tentang Perubahan Undang-Undang nomor 32 tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

“Sebagai salah satu anggota Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi, Kemendag menindaklanjuti keputusan Satgas yang telah melarang kegiatan usaha PT DNA Pro Akademi pada November 2021,” ucap Aldison. ***

 

 

google translate

 

Ministry of Trade Disciplines Unlicensed Trading Robot Sellers | OBROLANBISNIS.com — To protect the public from illegal investments, the Directorate General of Consumer Protection and Order of Commerce (Ditjen PKTN) and the Commodity Futures Supervisory Agency (CoFTRA) of the Ministry of Trade are taking firm action against the sale of unauthorized expert advisors/robots.

Strict action was taken against PT DNA Pro Akademi, Friday, January 28, 2022, in Jakarta.

“This control activity is the result of the supervision findings of PT DNA Pro Akademi which has carried out business activities selling expert advisors/robot trading using the MLM system on the basis of legality in the form of a business registration number (NIB) with the Indonesian Standard Classification of Business Fields 47999 (retail trade not in Indonesia). shops, kiosks, street vendors, and other market stalls) that have not been effective, verified, or do not have a direct selling business license,” said Director General of PKTN Veri Anggrijono.

Meanwhile, the Director of Commerce, Sihard Hadjopan Pohan explained, based on the provisions of Government Regulation number 5 of 2021 concerning the Implementation of Risk-Based Business Licensing, direct selling business activities are included in the high risk category.

 

 

“Direct selling business actors who do not have business licenses can be subject to criminal provisions. This is in accordance with the provisions in Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation-Trade Sector,” explained Pohan.

The Ministry of Trade, continued Pohan, is obliged to supervise the compliance and orderliness of business actors in order to fulfill the requirements and obligations in doing business.

“This security activity is expected to provide a deterrent effect to business actors who do not comply with the provisions and provide an example for other business actors to carry out their business activities in accordance with the provisions,” explained Pohan.

Head of the Bureau of Legislation and Enforcement for CoFTRA, Aldison added, the activities carried out by PT DNA Pro Akademi allegedly violated the provisions of Law No. 10 of 2011 concerning Amendments to Law No. 32 of 1997 concerning Commodity Futures Trading.

“As a member of the Investment Alert Task Force, the Ministry of Trade is following up on the Task Force’s decision to ban PT DNA Pro Akademi’s business activities in November 2021,” said Aldison. ***

 



[rel/OB1]

#Investasi
#Kemendag
#InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *