Direktur Pertamina: Truk Pengangkut Sawit dan Batubara Dilarang Gunakan Solar Subsidi

Direktur Pertamina: Truk Pengangkut Sawit dan Batubara Dilarang Gunakan Solar Subsidi

Direktur Pertamina: Truk Pengangkut Sawit dan Batubara Dilarang Gunakan Solar Subsidi  | OBROLANBISNIS.com — Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina, Mulyono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Fuel Terminal (FT) Medan Group, Sabtu, 2 April 2022.



Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan BBM di lapangan secara langsung menjelang Bulan Ramadan.

“Kunjungan kami ke sejumlah SPBU dan FT Medan Group ini untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan BBM di lapangan secara langsung menjelang Bulan Ramadan,” ujar Mulyono.

Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi terjadinya arus mudik dan peningkatan kebutuhan BBM, pihaknya juga akan menyiapkan layanan-layanan tambahan berupa SPBU Siaga, mobil tangki siaga, motorist, SPBU Kantong dan rest area yang dilengkapi fasilitas kesehatan bagi para pemudik di beberapa titik jalur mudik.

“Kami juga telah membentuk tim Satuan Tugas Khusus Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memastikan kelancaran pasokan dan penyaluran BBM dan LPG kepada masyarakat,” katanya.

Bacaan Lainnya

 

 

INFO BISNISPromo Terbaru Smartfren Sambut Ramadan

Tim Satgas RAFI akan bertugas mulai tanggal 11 April hingga 10 Mei 2022 mendatang. Tim Satgas RAFI akan berkoordinasi dengan instansi terkait misalnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), TNI dan Kepolisian.

Selain itu, kata Mulyono, pihaknya terus memastikan stok Solar subsidi dalam keadaan aman, per tanggal 30 Maret 2022 ketahanan stok Solar subsidi di atas 20 hari.

Pertamina terus berupaya menjaga pasokan dan distribusi Solar subsidi ke masyarakat. Meskipun kuota Solar subsidi per Februari 2022 sudah melebihi kuota hingga 10 persen secara nasional.

Pertamina juga melakukan pencatatan atas pembelian Solar subsidi di SPBU sebagai bentuk pengawasan dan implementasi regulasi mengenai pengisian maksimal tiap jenis-jenis kendaraan guna meminimalisir terjadinya penyaluran Solar subsidi yang tidak tepat sasaran.

“Jika masyarakat menemukan adanya penyalahgunaan dalam distribusi BBM subsidi agar segera melapor ke aparat berwenang. Truk dengan roda lebih dari enam, truk sawit, truk batu bara dilarang menggunakan Solar subsidi,” tambahnya.

Selain FT Medan Group, sidak ini juga dilakukan di 14 SPBU yang berada di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Beberapa SPBU tersebut diantaranya, SPBU 14.204.129 Belawan, SPBU 14.204.1120 Belawan, SPBU 11.201.101 Jalan Yos Sudarso, SPBU 14.202.1162 Jalan Sisingamangaraja dan lain-lain.

 

 

INFO BISNISDewan Temukan Sejumlah SPBU di Sumut Kekosongan Premium dan Solar

Pada kesempatan tersebut, Mulyono menyapa dan mengapresiasi operator SPBU yang bertugas sebagai garda terdepan memberikan pelayanan BBM Pertamina kepada masyarakat.
“Para operator SPBU ini layak diberikan apresiasi. Mereka telah bekerja dengan sepenuh hati untuk melayani konsumen,” katanya.

Tak hanya di Sumatera Utara, sidak ini juga dilakukan secara serentak di beberapa wilayah lainnya yaitu Sumatera Bagian Selatan, Kalimantan dan Sulawesi.

Mulyono mengimbau kepada masyarakat yang mampu untuk menggunakan BBM non subsidi. Sehingga masyarakat lainnya yang lebih berhak dapat menikmati BBM yang disubsidi pemerintah.

“Pada seluruh masyarakat terutama umat muslim, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetap menjaga protokol kesehatan untuk menyambut Idul Fitri 1443 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina, dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135 atau melalui aplikasi MyPertamina. ***

 

google translate

 

Pertamina Director: Oil and Coal Transport Trucks Are Prohibited from Using Subsidized Diesel | OBROLANBISNIS.com — PT Pertamina’s Director of Logistics and Infrastructure, Mulyono, conducted a surprise inspection (sidak) at a number of public fuel filling stations (SPBU) and the Medan Group Fuel Terminal (FT) on Saturday, April 2, 2022.

This is done to ensure the readiness and availability of fuel in the field directly ahead of the month of Ramadan.

“Our visit to a number of gas stations and FT Medan Group is to ensure the readiness and availability of fuel in the field directly ahead of the month of Ramadan,” said Mulyono.

He explained, to anticipate the going back and forth and the increase in fuel demand, his party will also prepare additional services in the form of standby gas stations, standby tank cars, motorists, pocket gas stations and rest areas equipped with health facilities for travelers at several points on the homecoming route.

“We have also formed a special task force for Ramadan and Eid al-Fitr (RAFI Task Force) to ensure the smooth supply and distribution of fuel and LPG to the community,” he said.

 

 

The RAFI Task Force team will be on duty from April 11 to May 10, 2022. The RAFI Task Force team will coordinate with relevant agencies such as the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM), the Ministry of Transportation, the Downstream Oil and Gas Regulatory Agency (BPH Migas), the TNI and the Police.

In addition, said Mulyono, his party continues to ensure that the subsidized Solar stock is in a safe condition, as of March 30, 2022, the subsidized Solar stock lasts for more than 20 days.

Pertamina continues to strive to maintain the supply and distribution of subsidized Solar to the public. Even though the subsidized Solar quota as of February 2022 has exceeded the quota by up to 10 percent nationally.

Pertamina also keeps a record of the purchase of subsidized diesel at gas stations as a form of supervision and implementation of regulations regarding the maximum filling of each type of vehicle in order to minimize the distribution of subsidized diesel that is not on target.

“If the public finds any abuse in the distribution of subsidized fuel, they should immediately report it to the authorities. Trucks with more than six wheels, oil palm trucks, coal trucks are prohibited from using subsidized diesel,” he added.

 

 

In addition to the FT Medan Group, this inspection was also carried out at 14 gas stations located in Medan City and Deli Serdang Regency. Some of these gas stations include gas station 14,204,129 Belawan, gas station 14,204,120 Belawan, gas station 11,201,101 Jalan Yos Sudarso, gas station 14,202.1162 Jalan Sisingamangaraja and others.

On this occasion, Mulyono greeted and appreciated the gas station operators who served as the front line in providing Pertamina fuel services to the public.
“These gas station operators deserve appreciation. They have worked wholeheartedly to serve consumers,” he said.

Not only in North Sumatra, this inspection was also carried out simultaneously in several other areas, namely Southern Sumatra, Kalimantan and Sulawesi.

Mulyono appealed to people who can afford to use non-subsidized fuel. So that other people who are more entitled to enjoy fuel subsidized by the government.

“To the entire community, especially Muslims, we wish you a happy Ramadan fasting, while maintaining health protocols to welcome Eid Al-Fitr 1443 Hijri, sorry to be born and inner heart,” he said.

For the public and Pertamina’s loyal customers who need information regarding products from Pertamina, they can take advantage of the Pertamina Call Center service at number 135 or through the MyPertamina application. ***

 



[rel/OB1]

#Pertamina
#Ramadan
#InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.