Pj Bupati Aceh Tenggara Syakir Disambut Catatan Defisit 71 Miliar Rupiah

Pj Bupati Aceh Tenggara Syakir Disambut Catatan Defisit 71 Miliar Rupiah

Pj Bupati Aceh Tenggara Syakir Disambut Catatan Defisit 71 Miliar Rupiah | OBROLANBISNIS.com — Hari ini, Selasa, 11 Oktober 2022, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Aceh Tenggara, Drs Syakir MSi resmi dilantik.

Berlangsung di Anjong Mon Bata, Banda Aceh, dihadiri sejumlah pejabat bumi sepakat segenap, para stakeholder, seperti Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara Muhammad Saleh Selian dan para muspika/muspida se-Aceh Tenggara.

BISNIS HARI INI: Shipper Kembangkan Layanan Logistik dan Pergudangan Digital Pintar Terintegrasi Dorong Pemulihan Ekonomi Sumut

Dalam kesempatan itu, Bupati LIRA Aceh Tenggara, Muhammad Saleh Selian berharap, Aceh Tenggara dapat bisa membenahi daerah ke arah lebih baik lagi.

“Perlu dicatat keuangan pemerintah daerah (pemda) Aceh Tenggara saat ini masih mengalami defisit mencapai Rp 71 miliar. Ini perlu menjadi catatan penting untuk Pj Bupati, bagaimana mengatasinya,” ucap M Saleh Selian.

Bacaan Lainnya

 

 


Saleh Selian berujar kepada awak media obrolanbisnis.com, defisit terjadi melebihi ketentuan atau regulasi dikarenakan ada persegeran atau program yang tidak pernah direncanakan sebelumnya, namun tiba- tiba program tersebut menjadi prioritas yang dilaksanakan di tengah tahun anggaran ataupun pembiayaan lainnya.

“Kita sering menemukan banyaknya kegiatan fisik dan non fisik tidak sesuai dengan besaran postur APBK Aceh Tengggara. Dan ini saban tahun terjadi,” bebernya.

BISNIS HARI INI: Redford Platform Trading | Tawarkan Cuan USDT

Seperti diketahui, lanjutnya, bersama defisit tidak bisa melampau batas ditentukan yaitu 3 persen. Namun, selama pandemi ada kelonggaran defisit hanya dibolehkan tidak melebihi dari 6 persen.

“LIRA menduga ada kegiatan – kegiatan yang muncul di tengah tahun anggaran mengarah ke fiktif. Bahkan, kegiatan seperti itu hanya modus oknum pejabat dalam menggerogoti anggaran daerah. Yang imbasnya kepada defisit anggaran yang semakin banyak,” jelasnya.

 

 

LIRA Aceh Tenggara berharap kepada Pj Bupati Drs Syakir untuk selalu berhati – hati dalam mengambil kebijakan di kabupaten ini. Begitu juga nantinya dalam sidang anggaran APBK murni tahun 2023 lebih teliti. 

Hal ini dikarenakan banyaknya dugaan pembiayaan kegiatan muncul di tengah tahun anggaran 2022, namun akan dibayarkan pada tahun anggaran 2023. 

“Dan pesan kami kepada Pj Bupati Syakir, hindari kebijakan yang hanya menguntungkan kelompok- kelompok tertentu. Namun semata semua hanya demi kemaslahatan rakyat di Bumi Sepakat segenap,” pungkasnya. ***


google translate


Acting Regent of Southeast Aceh, Syakir Welcomed by Deficit Note of 71 Billion Rupiah | OBROLANBISNIS.com — Today, Tuesday, October 11, 2022, the Acting Regent (Pj) of the Southeast Aceh Regency, Drs Syakir MSi is officially inaugurated.

Taking place in Anjong Mon Bata, Banda Aceh, attended by a number of earth officials, all stakeholders agreed, such as the Regional Leadership Council (DPD) of the Southeast Aceh People’s Information Center (LIRA), Muhammad Saleh Selian and the muspika/muspida throughout Southeast Aceh.

On that occasion, the Regent of LIRA Aceh Tenggara, Muhammad Saleh Selian hoped, Southeast Aceh could fix the region in a better direction.

“It should be noted that the Southeast Aceh regional government’s finances are currently still experiencing a deficit of Rp. 71 billion. This needs to be an important note for the Acting Regent, how to deal with it,” said M Saleh Selian.

M Saleh Selian said to the obrolannisnis.com media crew, the deficit occurred in excess of provisions or regulations because there was a shift or program that was never planned before, but suddenly the program became a priority which was implemented in the middle of the fiscal year or other financing.

“We often find that many physical and non-physical activities do not match the size of the Southeast Aceh APBK posture. And this happens every year,” he explained.

 

 


As is known, he continued, with the deficit, it cannot exceed the specified limit of 3 percent. However, during the pandemic, the deficit allowance is only allowed not to exceed 6 percent.

“LIRA suspects that activities that appear in the middle of the fiscal year are fictitious. In fact, such activities are only the modus operandi of unscrupulous officials in undermining regional budgets. The impact is on an increasing budget deficit,” he explained.

LIRA Aceh Tenggara hopes to the Acting Regent Drs Syakir to always be careful in making policies in this district. Likewise, later in the 2023 pure APBK budget session, it will be more thorough.

This is because many allegations of financing activities appear in the middle of the 2022 fiscal year, but will be paid in the 2023 fiscal year.

“And our message to the Acting Regent Syakir, avoid policies that only benefit certain groups. But only for the benefit of the people on Earth, all agree,” he concluded. ***

 

 


Laporan: Ijal

#Agara
#Pemerintah
#InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *