Bitcoin Membaik di Pertengahan Januari 2023 | Apakah Bertahan Lama?

Fantastis!!! 1 Bitcoin Dihargai Ratusan Juta Rupiah

Bitcoin Membaik di Pertengahan Januari 2023 | Apakah Bertahan Lama? | OBROLANBISNIS.com — Di pertengahan bulan Januari 2023, sejumlah crypto menunjukan perubahan harga. Termasuk pada Bitcoin.

Harga Bitcoin saat ini kembali menghijau dari waktu ke waktu. Bahkan, harga Bitcoin sempat diatas US$ 21.000.

BISNIS HARI INI: Bitcoin dan Ethereum Melambung

Tepatnya pada 13 Januari 2023, Bitcoin menyentuh level US$ 21.095. Capaian tersebut tertinggi sejak 8 November 2022.

Bitcoin saat ini seperti bangun dari tidurnya setelah laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) yang dirasakan positif. Sehingga, hal tersebut diikuti oleh seluruh pasar crypto.

Bacaan Lainnya

 

 



Tren Bitcoin

Secara teknis, tren penurunan pada pasar berisiko masih terjadi. Hanya saja, sudah membaik dibandingkan pekan sebelumnya.

Terlepas dari kekuatannya belakangan ini, beberapa analis yakin harga BTC harus tetap di atas US$ 21.000 yang dapat berlangsung lama.

“Tren bullish baru yang dimulai pada 1 Januari mendorong Bitcoin ke level $18,6 – $18,9k, namun persilangan ke $19k diperlukan untuk mengklaim saluran perdagangan baru di sekitar $19-$21k. Perlawanan diperkirakan terjadi di sekitar level ini karena Bitcoin menghadapi tren penurunan jangka menengah. Jika harga gagal menembus garis tren, kami perkirakan retrace menuju area $16-$17k,” kata analisis Glassnode dikutip dari CNCB, Minggu, 15 Januari 2023.

BISNIS HARI INI: Staking Kripto

Volume terbesar dan aktivitas keseluruhan Bitcoin tampaknya mengelilingi level US$ 16.000. Hal itu menjadi dasar yang lebih solid daripada kisaran harga saat ini. Dengan volume yang lebih sedikit di sekitar level yang lebih tinggi dari US$ 21.000, reli Bitcoin dapat dibatasi pada US$ 21.095.

Meskipun demikian, Bitcoin masih menghadapi hambatan termasuk PHK besar-besaran dalam ekonomi makro yang semakin ketat.

Selain itu, indeks kekuatan relatif (RSI) Bitcoin saat ini menunjukkan BTC sebagai overbought. Menurut analisis RSI, tren turun yang tajam dapat terbentuk saat harga terkoreksi.

BISNIS HARI INI: Daftar Aplikasi Nonton Film Terbaik

Berdasarkan data historis, Bitcoin saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan 200 minggu dan menurut analis pasar independen Rekt Capital, harga Bitcoin mungkin telah mencapai dasar makro. Secara historis level “Death Cross” menunjukkan level terendah US$ 23.500.

Sementara pedagang dan analis teknis tidak dapat memperkirakan secara akurat berapa lama pasar bullish atau bearish akan bertahan. ***


google translate


Bitcoin Improves in Mid-January 2023 | Does it Last Long? | OBROLANBISNIS.com — In the middle of January 2023, a number of cryptos showed price changes. Including Bitcoins.

Bitcoin price is currently turning green from time to time. In fact, the price of Bitcoin was above US $ 21,000.

To be precise, on January 13, 2023, Bitcoin touched the level of US$ 21,095. This achievement is the highest since November 8, 2022.

Bitcoin is currently waking up from its slumber after the perceived positive Consumer Price Index (CPI) report. Thus, it was followed by the entire crypto market.

 

 



Bitcoin trend

Technically, the downward trend in the risk market is still in place. It’s just that, it has improved compared to the previous week.

Despite its recent strength, some analysts believe BTC should remain above $21,000 for a long time.

“A new bullish trend that started on January 1 pushed Bitcoin to $18.6-$18.9k, however a cross to $19k is needed to claim a new trading channel around $19-$21k. Resistance is expected around this level as Bitcoin faces the trend medium-term decline. If the price fails to break the trend line, we expect a retrace towards the $16-$17k area,” said Glassnode analysis quoted from CNCB, Sunday, January 15, 2023.

The biggest volume and overall activity of Bitcoin seems to be around the US$16,000 level. That makes for a more solid base than the current price range. With less volume around the higher level of US$21,000, Bitcoin’s rally could be capped at US$21,095.

Despite this, Bitcoin is still facing headwinds including massive layoffs in an increasingly tight macro economy.

Additionally, Bitcoin’s relative strength index (RSI) currently shows BTC as overbought. According to RSI analysis, a sharp downtrend can form when the price corrects.

Based on historical data, Bitcoin is currently below its 200-week moving average and according to independent market analyst Rekt Capital, Bitcoin price may have reached a macro bottom. Historically the level of “Death Cross” shows the lowest level of US $ 23,500.

While traders and technical analysts cannot predict accurately how long a bullish or bearish market will last. ***

 



[OB3/cnbc]

#Bitcoin
#Crypto
#InfoBisnis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.