Arya Sinulingga Dorong Pegadaian Medan Perluas Bank Sampah

Arya Sinulingga Dorong Pegadaian Medan Perluas Bank Sampah

Arya Sinulingga Dorong Pegadaian Medan Perluas Bank Sampah | OBROLANBISNIS.com — PT Pegadaian didorong untuk memperluas dan mengembangkan layanan Bank Sampah di Kota Medan, Sumatera Utara.

Dorongan itu dilontarkan Staf Khusus III Kementerian BUMN, Arya Sinulingga dalam BUMN Environmental Movement yang dihadiri ratusan wanita penggiat UMKM, Jumat, 28 Juli 2023.

REKOMENDASI: Tempat Wisata di Gianyar Bali | Mengungkap Pesona Alam dan Budaya yang Mengagumkan

Arya Sinulingga mengungkapkan, program Bank Sampah ini menjadi komitmen BUMN yang peduli dengan keberlangsungan lingkungan masyarakat.

Bank Sampah akan menjadi suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil sampah yang memiliki nilai oleh PT Pegadaian akan dihargai dengan nominal emas. “Bukan lagi uang, sampah tersebut akan berharga seperti emas,” ucap Arya.

Bacaan Lainnya

Staf Khusus III Menteri BUMN ini membeberkan, secara nasional PT Pegadaian memiliki 75 layanan Bank Sampah. “Di wilayah Sumut Aceh, sudah ada 5 Bank Sampah yang didirikan oleh Pegadaian. Untuk itu, Kementerian BUMN mendorong Pegadaian lebih mengembangkan potensi Bank Sampah,” sebut Arya.

Pria berkacamata ini mengajak kaum ibu-ibu untuk aktif memilah dan mengumpulkan sampahnya. “Sampah rumah tangga yang layak akan bernilai tinggi. Kami akan beli dan hargai sampah ibu-ibu dengan emas,” jelasnya.

REKOMENDASI: Tips Membuat Video Cinematic Pakai Samsung Galaxy A34 5G  

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Arief Rinardi Sunardi mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang bersih dan sejahtera lingkungannya melalui program “The Gade Clean & Gold”.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, PT Pegadaian Kanwil 1 Medan berupaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dengan cara mengedukasi masyarakat dengan memilah sampah untuk dikonversi menjadi tabungan emas.

“Kegiatan memilah sampah ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga dan mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan, sekaligus sebagai upaya meningkatkan sumber penghidupan warga sekitar dari pemanfaatan kembali sampah,” ungkap Arief.

“Olahan sampah dari rumah tangga masyarakat yang ditampung Bank Sampah bukan hanya dapat dijadikan simpanan uang, tapi bisa ditukarkan menjadi pundi-pundi gram emas, yang memiliki nilai lebih dan juga dapat diinvestasikan dalam jangka waktu yang lama,” bebernya lagi.

Saat ini di Kanwil 1 Medan sudah ada 5 unit layanan Bank Sampah yang telah beroperasional. Ke depan akan kita tambah lagi layanan Bank Sampah sesuai arahan Kementerian BUMN,” cetusnya. ***


google translate


Arya Sinulingga Pushes Pegadaian Medan to Expand Garbage Bank | OBROLANBISNIS.com — PT Pegadaian is encouraged to expand and develop Garbage Bank services in Medan City, North Sumatra.

This encouragement was made by Special Staff III of the Ministry of BUMN, Arya Sinulingga in the BUMN Environmental Movement which was attended by hundreds of women SMEs activists, Friday (28/7/2023).

Arya Sinulingga revealed that the Garbage Bank program is a commitment from BUMN that cares about the sustainability of the community environment.

The waste bank will be a place used to collect sorted waste. PT Pegadaian will reward waste products that have a nominal value in gold. “It’s no longer money, the trash will be worth like gold,” said Arya.

Special Staff III of the Minister of BUMN explained, nationally PT Pegadaian has 75 Garbage Bank services. “In the North Sumatra region of Aceh, there have been 5 Garbage Banks established by Pegadaian. For this reason, the Ministry of BUMN encourages Pegadaian to further develop the potential of Garbage Banks,” said Arya.

This bespectacled man invites women to actively sort and collect their waste. “Decent household waste will have a high value. We will buy and value the waste of women with gold,” he explained.

Meanwhile, Regional Head of PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Arief Rinardi Sunardi supports the government’s program to create a clean and prosperous society through the “The Gade Clean & Gold” program.

Through the Social and Environmental Responsibility program, PT Pegadaian Kanwil 1 Medan seeks to improve the health and welfare of the community by educating the community by sorting waste to be converted into gold savings.

“This waste sorting activity is a fairly effective way to reduce the volume of household waste and reduce the impact of waste on the environment, as well as an effort to increase the livelihoods of local residents from reusing waste,” said Arief.

“Refined waste from community households that are accommodated by the Garbage Bank can not only be used as a deposit of money, but can be exchanged for gold gram coffers, which have added value and can also be invested for a long period of time,” he explained again.

Currently in Medan Regional Office 1 there are 5 operational Garbage Bank service units. In the future we will add more Garbage Bank services according to the direction of the Ministry of BUMN,” he said. ***

[rel/OB1]

#Pegadaian
#BankSampah
#InfoBisnis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *