Pegadaian Mengetuk Pintu Langit Berlanjut di Tahun 2024

Pegadaian Mengetuk Pintu Langit Berlanjut di Tahun 2024

Pegadaian Mengetuk Pintu Langit Berlanjut di Tahun 2024 | OBROLANBISNIS.com — Puluhan mata anak yatim tertuju pada seorang lelaki yang tengah bercerita tentang masa kecilnya.

Mereka tampak mendengarkan dengan seksama kisah perjuangan anak miskin dari gunung yang mempunyai cita-cita tinggi dan bekerja keras mewujudkannya.

REKOMENDASI: Tips Share Konten Pasti Estetik di IG Story dengan Galaxy A15 5G

Hal itu terekam dalam acara Jumat Berkah bertajuk Mengetuk Pintu Langit yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Pegadaian Aceh-Sumatera Utara. Sore itu kegiatan digelar di ruang publik Kantor Cabang Pegadaian Setiabudi, 17 Februari 2024.

Tampil sebagai nara sumber pada acara itu Deputi Operasional Pegadaian Wilayah Aceh-Sumut Basuki Tri Andayani. Pada kesempatan itu Basuki mengajak anak-anak yatim untuk tidak takut bermimpi dan terus berjuang untuk mewujudkannya.

“Tidak ada ayah, ibu atau keduanya tidak menjadi penghalang bagi kita untuk sukses. Kuncinya kita tidak takut bermimpi atau bercita-cita kemudian terus berjuang untuk mewujudkannya. Kalau kita punya kemauan yang keras, Insya Allah Tuhan akan memberikan pertolongan,” kata Basuki memotivasi.

Bacaan Lainnya

REKOMENDASI: Semakin Kinclong! Pegadaian Cetak Laba 4,38T Selama Tahun 2023

Pegadaian Mengetuk Pintu Langit Berlanjut di Tahun 2024-

 

Mengetuk Pintu Langit 2024

Program Mengetuk Pintu Langit 2024 merupakan kegiatan sosial yang dilaksanakan dua kali dalam sebulan berlangsung serentak di 50 Kantor Cabang se Kanwil 1 Medan.

Pada bulan Februari ini program Jumat Berkah, dengan sasaran pembagian makanan dan santunan anak yatim piatu serta kaum duafa.

Menurut Basuki, program Mengetuk Pintu Langit merupakan upaya PT Pegadaian sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Program Pegadaian Peduli Mengetuk Pintu Langit Tahun 2024 adalah Program TJSL Non PUMK yang diinisiasi oleh kantor pusat yang dilaksanakan oleh Insan Pegadaian. Rangkaian kegiatan dimulai dari ceramah, motivasi, dan memberikan bantuan makanan siap saji dibeli dari Mitra Binaan/Nasabah/UMKM. Dengan demikian program ini juga memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM,” ungkap Basuki. ***


google translate


Pawnshop Knocking on Heaven’s Door Continues in 2024 | OBROLANBISNIS.com — Dozens of orphans’ eyes were focused on a man who was telling stories about his childhood.

They seemed to be listening carefully to the story of the struggle of a poor child from the mountains who had high dreams and worked hard to make them happen.

This was recorded in the Friday Blessing event entitled Knocking on Heaven’s Door which was held by the Aceh-North Sumatra Pegadaian Regional Office. That afternoon the activity was held in the public space of the Setiabudi Pegadaian Branch Office, February 17 2024.

Appearing as a resource person at the event was the Deputy for Operations at Pawnshops for the Aceh-North Sumatra Region, Basuki Tri Andayani. On that occasion, Basuki invited orphans not to be afraid to dream and to continue fighting to make it happen.

“Neither father, mother or both is an obstacle for us to be successful. The key is that we are not afraid to dream or aspire and then keep fighting to make it happen. “If we have a strong will, God willing, God will provide help,” said Basuki motivatingly.

Knocking on Heaven’s Door 2024

The 2024 Knocking on Heaven’s Door program is a social activity that is held twice a month simultaneously in 50 Branch Offices in Regional Office 1 Medan.

In February, the Blessing Friday program, with the target of distributing food and compensation to orphans and the needy.

According to Basuki, the Knocking on Heaven’s Door program is PT Pegadaian’s effort as a form of social concern for the community.

“The Pegadaian Cares Knocking on Heaven’s Door 2024 program is a Non-PumK TJSL Program initiated by the head office which is implemented by Pegadaian Personnel. The series of activities starts with lectures, motivation, and providing assistance with ready-to-eat food purchased from Foster Partners/Customers/UMKM. Thus “This program also has a positive impact on MSMEs,” said Basuki. ***

[rel/OB1]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *