Pegadaian Area Medan 1 Serahkan Paket Ramadan Bagi Pegiat Lingkungan • OBROLANBISNIS.com — PT Pegadaian Kanwil 1 Medan melalui Deputi Bisnis Area Medan 1 menyerahkan puluhan paket Ramadan pada pegiat lingkungan yang tergabung dalam Bank Sampah Binaan Pegadaian Medan.
Paket Ramadan tersebut diserahkan langsung Tim Bisnis Area Medan 1 dan pimpinan cabang dari masing-masing cabang.
REKOMENDASI: Paket Serbu Sahur dari Telkomsel | Internet Hemat Selama Ramadan
Deputi Area Medan 1 PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Aris Suroso, SE mengatakan, Bank Sampah binaan Pegadaian Medan tergabung dalam FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia).
“Pemberian bantuan ini sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada para pegiat lingkungan selama bulan Ramadhan. Paket Ramadan yang diserahkan kepada Bank Sampah diharapkan dapat semakin memperkuat ikatan antara Pegadaian dan Bank Sampah khususnya dalam menjalankan komitmen PT Pegadaian dalam Environmental, Social and Governance (ESG),” jelas Aris Suroso, Selasa, 25 Maret 2025.
Adapun pemberian bingkisan parsel diberikan kepada Bank Sampah Kwala Bingai Indah Pegadaian Cabang Tanjung Pura), BanK Sampah Panca Budi ( Pegadaian Cabang Medan Utama), Bank Sampah Laskar Matahari (Pegadaian Canang Pulo Brayan), Bank Sampah Lestari Mawar Sejahtera (Pegadaian Cabang Gaharu).
REKOMENDASI: Undian Badai Emas Pegadaian | Nasabah CPS AR Hakim Menangkan Paket Umroh
Bank Sampah Pegadaian
“Bank Sampah Pegadaian” adalah program yang diinisiasi oleh PT Pegadaian, perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di Indonesia yang bergerak di bidang pembiayaan dan jasa keuangan.
Program Bank Sampah Pegadaian bertujuan untuk mengumpulkan dan mengelola sampah yang dapat diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
Dalam program ini, masyarakat dapat mengumpulkan sampah yang dapat diolah, seperti plastik, kertas, dan logam, dan kemudian menukarkannya dengan emas yang disimpan dalam Tabungan Emas. Program ini telah dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia dan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. ***
google translate
Pegadaian Area Medan 1 Delivers Ramadan Packages to Environmental Activists • OBROLANBISNIS.com — PT Pegadaian Kanwil 1 Medan through the Medan 1 Area Business Deputy handed over dozens of Ramadan packages to environmental activists who are members of the Medan Pegadaian Fostered Waste Bank.
The Ramadan packages were handed over directly by the Medan 1 Area Business Team and branch managers from each branch.
Medan 1 Area Deputy of PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Aris Suroso, SE said that the Waste Bank fostered by Pegadaian Medan is part of FORSEPSI (Indonesian Gold Friends Care for Waste Forum).
“The provision of this assistance is a form of support and concern for environmental activists during the month of Ramadan. The Ramadan packages handed over to the Waste Bank are expected to further strengthen the bond between Pegadaian and the Waste Bank, especially in carrying out PT Pegadaian’s commitment to Environmental, Social and Governance (ESG),” explained Aris Suroso, Tuesday, March 25, 2025.
The provision of parcel packages was given to the Kwala Bingai Indah Waste Bank (Pegadaian Tanjung Pura Branch), Panca Budi Waste Bank (Pegadaian Medan Utama Branch), Laskar Matahari Waste Bank (Pegadaian Canang Pulo Brayan), Lestari Mawar Sejahtera Waste Bank (Pegadaian Gaharu Branch).
Pegadaian Waste Bank
“Pegadaian Waste Bank” is a program initiated by PT Pegadaian, a BUMN (State-Owned Enterprise) company in Indonesia engaged in financing and financial services.
The Pegadaian Waste Bank program aims to collect and manage waste that can be processed into goods of economic value. This program also aims to increase public awareness of the importance of good and sustainable waste management.
In this program, people can collect recyclable waste, such as plastic, paper, and metal, and then exchange it for gold stored in Gold Savings. This program has been implemented in several cities in Indonesia and has had a positive impact on society and the environment. ***
[OB1]



















