Danantara dan Kementerian Luar Negeri RI Jalin Kemitraan Strategis Mendorong Investasi Global

‎Danantara Indonesia Teken MoU Dengan JBIC Jepang Untuk Membuka Jalur Investasi

Isi Konten

  • Danantara dan Kementerian Luar Negeri RI Jalin Kemitraan Strategis Mendorong Investasi Global
  • Danantara Hadir Menjembatani Potensi Ekonomi Domestik
  • Danantara Dibentuk Untuk Mengelola Aset Strategis Negara
  • Danantara Siap Bertransformasi Menjadi Sovereign Investment Platform di Dunia
  • Pemerintah Utamakan Diplomasi Ekonomi

follow-on-google-news
Danantara dan Kementerian Luar Negeri RI Jalin Kemitraan Strategis Mendorong Investasi Global


OBROLANBISNIS.com — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara/Danantara Indonesia) dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membangun kemitraan strategis untuk mendorong peningkatan investasi global ke Indonesia.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari penguatan peran diplomasi ekonomi dalam menghadirkan akses terhadap modal, teknologi, dan kemitraan internasional yang mendukung transformasi ekonomi nasional.

REKOMENDASI: Empat Investor Migas Lirik RI, Sinyal Kuat Kembalinya Chevron-Shell

Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda besar menuju Indonesia Emas 2045, yang menempatkan pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif sebagai fondasi utama pembangunan.

Dalam acara pembekalan bagi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia, Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia,
menegaskan pentingnya peran diplomasi dalam memperkuat akses Indonesia terhadap modal, teknologi, dan mitra strategis internasional.

Bacaan Lainnya


Danantara Hadir Menjembatani Potensi Ekonomi Domestik


Sebagai lembaga pengelola aset negara modern, Danantara Indonesia hadir untuk menjembatani potensi domestik dengan peluang global melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas negara.

REKOMENDASI: 10 Platform E-commerce Tutup Layanan di Indonesia

“Diplomasi ekonomi merupakan instrumen strategis yang dibutuhkan untuk merespons dinamika global secara proaktif. Danantara Indonesia hadir sebagai mitra kebijakan yang menjembatani potensi ekonomi Indonesia dengan arus investasi internasional yang konkret, terukur, dan berdampak jangka panjang,” sebut Pandu Sjahrir.

Danantara dan Kementerian Luar Negeri RI Jalin Kemitraan Strategis Mendorong Investasi Global


Danantara Dibentuk Untuk Mengelola Aset Strategis Negara


Pandu mengungkapkan, Danantara Indonesia dibentuk untuk mengelola dan mengonsolidasikan aset strategis negara secara efisien, dengan fokus pada sektor-sektor berdampak jangka panjang: energi terbarukan, infrastruktur, pangan, layanan kesehatan, ekonomi digital, dan jasa keuangan.

“Kami tidak hanya mengelola aset, tapi menginvestasikannya kembali untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing Indonesia di kancah global,” kata Pandu.

Pandu juga menekankan pentingnya sinergi antara diplomasi dan investasi sebagai kunci dalam membuka akses Indonesia terhadap pendanaan global, skema co-investment strategis, alih teknologi, serta ekspansi ke pasar-pasar internasional.

REKOMENDASI: Harga Pi Network (Pi Coin) Hari Ini Senin


Danantara Siap Bertransformasi Menjadi Sovereign Investment Platform di Dunia


Dengan total potensi aset yang melebihi USD 900 miliar, Danantara Indonesia siap bertransformasi menjadi salah satu sovereign investment platform di dunia, dengan komitmen kuat untuk mengintegrasikan mandat finansial, sosial, dan lingkungan secara seimbang.

Hal ini juga selaras dengan prinsip tata kelola kelas dunia serta standar keberlanjutan yang diakui secara global.

“Para Duta Besar dan perwakilan RI di luar negeri adalah ‘eyes dan ears’ bagi Danantara Indonesia dalam memperluas kemitraan dan akses terhadap pengetahuan, teknologi dan know-how,” imbuh Pandu.

REKOMENDASI: Suhu Panas di Kota Medan Capai 35,2 Derajat Celcius


Pemerintah Utamakan Diplomasi Ekonomi


Forum yang dihadiri oleh 36 Duta Besar dan Perwakilan Tetap RI tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mengutamakan diplomasi ekonomi sebagai instrumen strategis untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari sektor pemerintahan, investasi, dan kelembagaan, acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara fungsi perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri dengan agenda transformasi struktural di dalam negeri, melalui pendekatan yang proaktif, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil yang konkret dan berjangka panjang.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha C. Nasir menggarisbawahi penguatan
sinergi tersebut antara lain melalui pembentukan mekanisme koordinasi reguler untuk memastikan keselarasan prioritas investasi dan strategi diplomasi.

Arrmanatha mengungkapkan, keberadaan Danantara Indonesia sangatlah selaras dengan tugas pokok dan fungsi Kemlu sebagai penjuru diplomasi ekonomi Indonesia. “Untuk itu, sinergi dan dukungan diplomasi terhadap Danantara Indonesia merupakan suatu keniscayaan,” sebutnya. ***

[rel/OB2]

follow-on-google-news

Pos terkait