Guncang Wall Street! Windtree Therapeutics Siap Gelontorkan Rp8 Triliun Demi BNB

Isi Konten:

 

  • Bukan Lagi Bitcoin, Perusahaan Kini Pilih Altcoin
  • Skema Dana Jumbo: Saham & ELOC
  • Harga BNB Sentuh Rekor, Windtree Gaspol!
  • Gandeng Kraken: Semua Harus Aman dan Transparan
  • Analis: Windtree Ambil Langkah Berani Tapi Masih Risiko
  • Era Crypto Treasury Semakin Dekat?

Guncang Wall Street! Windtree Therapeutics Siap Gelontorkan Rp8 Triliun Demi BNB

 

Bacaan Lainnya

OBROLANBISNIS.com – Windtree Therapeutics, perusahaan bioteknologi yang tercatat di bursa Nasdaq dengan kode saham WINT, bikin kejutan besar di dunia keuangan dan kripto.

Pada 24 Juli 2025, mereka mengumumkan rencana ambisius untuk menggalang dana sebesar $520 juta (sekitar Rp8 triliun) demi memborong BNB, kripto milik Binance yang saat ini menduduki posisi kelima terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Lebih mengejutkan lagi, 99 persen dari dana yang dikumpulkan akan digunakan khusus untuk membangun cadangan BNB sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang perusahaan.

Bukan Lagi Bitcoin, Perusahaan Kini Pilih Altcoin

Dilansir dalam laman Iknpos.id, langkah Windtree ini menandakan perubahan tren besar dalam dunia keuangan institusional.

Kalau dulu perusahaan-perusahaan hanya nyaman menyimpan Bitcoin sebagai bagian dari treasury digital, sekarang mulai banyak yang melirik altcoin seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), Ripple (XRP), dan yang terbaru BNB.

Crypto bukan cuma spekulasi, tapi jadi alat lindung nilai dan diversifikasi aset yang sah di mata korporasi,” ujar analis pasar kripto dari CoinScope.

Skema Dana Jumbo: Saham & ELOC

Windtree menjelaskan bahwa mereka bakal mengumpulkan dana melalui dua skema:

Equity Line of Credit (ELOC): Maksimal $500 juta, yaitu penjualan saham secara bertahap kepada investor.

Perjanjian Pembelian Saham senilai $20 juta dengan Build and Build Corp (perusahaan yang punya afiliasi dengan Binance).

Namun, perlu dicatat bahwa penggunaan ELOC masih harus menunggu persetujuan pemegang saham untuk menaikkan jumlah saham yang diotorisasi perusahaan.

“Tanpa persetujuan itu, kami belum bisa eksekusi penuh strategi pembelian BNB,” kata CEO Windtree Jed Latkin.

Harga BNB Sentuh Rekor, Windtree Gaspol!

Rencana besar ini diumumkan tepat setelah harga BNB menembus $800 per keping, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Dalam dunia kripto, momen seperti ini sering dimanfaatkan sebagai sinyal kekuatan aset — dan Windtree sepertinya tak mau ketinggalan kereta.

Windtree bukan pelopor strategi ini. Sebelumnya, perusahaan Tiongkok Nano Labs juga mengumumkan rencana membeli BNB senilai $500 juta, dan target jangka panjang mereka adalah $1 miliar!

Nano Labs bahkan sudah membeli BNB senilai $50 juta awal bulan ini sebagai awalan treasury mereka.

Gandeng Kraken: Semua Harus Aman dan Transparan

Tak main-main, untuk memastikan manajemen aset digital mereka berjalan aman dan profesional, Windtree menggandeng Kraken, salah satu crypto exchange terbesar di dunia.

Melalui kerjasama ini, Kraken akan menyediakan:

Layanan kustodian

Perdagangan aset kripto

Over-The-Counter (OTC) desk

Keamanan tingkat tinggi

Kerja sama ini baru sebatas term sheet, dan akan difinalisasi usai persetujuan pemegang saham terkait rencana pembelian BNB.

Analis: Windtree Ambil Langkah Berani Tapi Masih Risiko

Beberapa analis memuji langkah ini sebagai inovatif dan berani, namun tetap mengingatkan soal risiko volatilitas pasar kripto.

Menaruh hampir seluruh kas ke satu aset kripto, bahkan BNB sekalipun, tetap saja berisiko.

Tapi kalau mereka percaya dengan masa depan Web3, ya ini bisa jadi pionir baru,” ujar Lisa Hartono, analis fintech dari TechAsia.

Era Crypto Treasury Semakin Dekat?

Dengan makin banyak perusahaan publik seperti Windtree dan Nano Labs yang memborong altcoin sebagai aset cadangan perusahaan, bisa jadi kita sedang menyaksikan pergeseran paradigma keuangan modern.

Bukan cuma Bitcoin, tapi altcoin pun kini mulai dianggap sebagai aset strategis jangka panjang. ***(Ikn/May)

 

Pos terkait