Isi Konten
- Asian Agri Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Bantuan Paket Pendidikan dan Ekonomi Alternatif
- Pendidikan Kunci Membuka Masa Depan
- Asian Agri Aktif Mendorong Pengembangan UMKM
- Bantuan Asian Agri Dukung Program Pemerintah Mewujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

Asian Agri Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Bantuan Paket Pendidikan dan Ekonomi Alternatif
OBROLANBISNIS.com — Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, salah satu unit bisnis Asian Agri, PT Rantau Sinar Karsa-Pangkatan (PT RSK) menyerahkan bantuan pendidikan dan ekonomi alternatif kepada dua desa, yaitu Desa Pangkatan dan Desa Sennah yang terletak di Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara.
Penyerahan bantuan paket pendidikan dilaksanakan di Kantor Camat Pangkatan pada 3 Oktober 2025.
REKOMENDASI: Jaringan Telkomsel Tersedia di Desa Nosar Tepian Danau Lut Tawar
Regional Head Sumatra Utara Asian Agri, Herman Sembiring menyampaikan, Asian Agri memiliki visi jangka panjang dalam bentuk Program Asian Agri 2030, yang mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan, dimana pada program tersebut terdapat 4 pilar utama, salah satunya adalah Pertumbuhan Inklusif.
“Kegiatan kita hari ini adalah penggambaran pilar kedua yang berfokus pada upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses pendidikan yang lebih baik dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) agar mandiri dan berdaya saing,” katanya.
Pendidikan Kunci Membuka Masa Depan
Managemen Asian Agri percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka masa depan.
REKOMENDASI: Pi Network Bertransformasi : Kombinasi Blockchain + AI + Utilitas
“Bantuan kami ini bukanlah sekedar barang melainkan simbol dorongan bagi anak-anak kita bersemangat. Bagi kami, pendidikan adalah investasi mulia untuk membentuk fondasi kokoh demi masa depan yang lebih baik. Kami menyadari bahwa program ini hanya sebagian kecil dari upaya kita bersama. Namun tentu harapan kita bersama bahwa langkah ini menjadi awal bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ucap Herman.
Pada kesempatan ini, sebanyak 32 paket bantuan pendidikan melalui program Bag-To-School telah disalurkan di Desa Pangkatan dan Desa Sennah. Rinciannya adalah 14 paket untuk siswa Sekolah Dasar (SDN), 10 paket untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 8 paket untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Paket ini berisi tas sekolah berkualitas, perlengkapan alat tulis, seragam dan sepatu, sebagai bentuk dukungan nyata Asian Agri terhadap pendidikan anak-anak.
REKOMENDASI: Mulai 1 Oktober Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumut
Asian Agri Aktif Mendorong Pengembangan UMKM
Selain mendukung di bidang pendidikan, Asian Agri juga aktif mendorong pengembangan UMKM.
Sebelumnya, perusahaan telah mengadakan sosialisasi untuk membantu masyarakat mengidentifikasi komoditas yang sesuai dengan kebutuhan pasar sekaligus menggali potensi desa, disertai dengan pembekalan strategi bisnis yang relevan.
Dukungan ini kemudian diperkuat melalui penyediaan berbagai peralatan, antara lain mixer dan oven untuk usaha pembuatan kue, serta mesin penggiling bumbu, blender, dan mesin pengering makanan untuk usaha produksi minuman jahe merah instan.
REKOMENDASI: Tim Debat Institut Bisnis IT&B Raih Predikat Juara 3 pada NUDC Tingkat LLDikti Wilayah I – 2025
Bantuan Asian Agri Dukung Program Pemerintah Mewujudkan Wajib Belajar 13 Tahun
Camat Pangkatan, Datar Sirait menyampaikan apresiasinya atas dukungan Asian Agri melalui PT RSK. “Bantuan yang diberikan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, khususnya dalam mendukung pendidikan anak-anak di Kecamatan Pangkatan.
Program ini membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan wajib belajar 13 tahun.
“Kami juga melihat dukungan ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik melalui pendidikan maupun pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
REKOMENDASI: Harga Emas Terbang Tinggi Gegara AS Shutdown
Melalui program Bag-To-School tahun ini, Asian Agri akan menyalurkan sebanyak 265 paket bantuan pendidikan di 5 desa di Sumatra Utara.
Rincian bantuan tersebut terdiri dari 140 paket untuk siswa SD, 75 paket siswa SMP, dan 50 paket untuk siswa SMA.
Selain itu, bantuan juga mencakup dukungan pengembangan UMKM kepada 5 kelompok usaha. ***
[rel/OB1]























