Isi Konten
- Difasilitasi Telkomsel : Pendampingan Psikososial Bagi 2.000 Anak Terdampak Bencana di Sumatera
- Menjangkau Sekitar 2.000 Anak yang Terdampak Bencana
- Telkomsel Menghadirkan Para Pendongeng Ajak Anak-anak Untuk Berinteraksi Secara Aktif

Difasilitasi Telkomsel : Pendampingan Psikososial Bagi 2.000 Anak Terdampak Bencana di Sumatera
OBROLANBISNIS.com — Sebagai bagian dari komitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana secara menyeluruh, Telkomsel menghadirkan program Pendampingan Psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Kampung Dongeng, komunitas pendongen terbesar di Indonesia.
REKOMENDASI: Asuransi Dwiguna Dapat Jadi Andalan Perlindungan Finansial Hingga 20 Tahun
Kegiatan pendampingan psikososial tersebut dilaksanakan di 15 titik posko bencana yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menjangkau Sekitar 2.000 Anak yang Terdampak Bencana
Melalui berbagai aktivitas edukatif dan interaktif, seperti sesi mendongeng, permainan kreatif, dan kegiatan kebersamaan, program ini telah menjangkau sekitar 2.000 anak yang terdampak bencana.
Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono menyampaikan, pemulihan kondisi psikologis anak merupakan bagian penting dari proses penanganan pascabencana.
REKOMENDASI: Dirut Pegadaian Kunjungi Sumut, Serahkan Bantuan Pegadaian Peduli Senilai 200 Juta
“Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak secara emosional saat terjadi bencana. Melalui pendampingan psikososial ini, Telkomsel berupaya menghadirkan ruang yang aman dan menyenangkan agar anak-anak dapat kembali tersenyum, bermain, dan menumbuhkan harapan untuk bangkit,” ujar Saki.
Telkomsel Menghadirkan Para Pendongeng Ajak Anak-anak Untuk Berinteraksi Secara Aktif
Melalui kolaborasi dengan Kampung Dongeng, Telkomsel menghadirkan para pendongeng yang menyampaikan cerita-cerita inspiratif dan penuh nilai positif, sekaligus mengajak anak-anak untuk berinteraksi secara aktif.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu anak mengekspresikan perasaan, mengurangi trauma, serta memperkuat ketahanan mental mereka di tengah proses pemulihan pascabencana.
REKOMENDASI: Pemulihan Jaringan Telkomsel di Aceh Tamiang Terkendala Pasokan Listrik, Baru 21 Site Dipulihkan
“Kami percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan semangat dan kesehatan mental masyarakat, khususnya anak-anak. Telkomsel akan terus hadir memberikan dukungan yang berkelanjutan,” tambah Saki.
Program pendampingan psikososial ini menjadi bagian dari rangkaian inisiatif sosial Telkomsel dalam mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana di wilayah Sumatera, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan memberikan dampak sosial yang berkelanjutan. ***
[rel/OB3]





















