Kisah Sukses Alwan Membangun Industri Fesyen Nawla Melalui Ekosistem Shopee

Kisah Sukses Alwan Membangun Industri Fesyen Nawla Melalui Ekosistem Shopee
Isi Konten
  • Kisah Sukses Alwan Membangun Industri Fesyen Nawla Melalui Ekosistem Shopee
  • Perjalanan Nawla Merajut Mimpi Melalui Inovasi Produk Fesyen Lokal
  • Dimulai Dari Skala Kecil
  • Optimalkan Peluang Untuk Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Bersama Shopee
  • Performa Bisnis Nawla di Shopee

follow-on-google-news
Kisah Sukses Alwan Membangun Industri Fesyen Nawla Melalui Ekosistem Shopee

OBROLANBISNIS.com — Di tengah transformasi industri fesyen, semakin banyak anak muda yang memilih menciptakan jalannya sendiri, didukung teknologi dan ekosistem yang membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan brand lokal.

Berangkat dari misi menghadirkan produk fesyen pria lokal yang elegan, berkualitas, namun tetap terjangkau, Nawla menjadi salah satu contoh UMKM yang berhasil mengubah keresahan pribadi menjadi karya bernilai.

REKOMENDASI: 68 Site Telkomsel di Takengon Telah “ON AIR” di Tengah Situasi Darurat Bencana

Kisah Nawla menjadi bagian dari rangkaian Kisah UMKM Shopee “Sukses Berkarya Sebelum 30”, yang mengangkat perjalanan para pelaku UMKM dan brand lokal dalam meraih mimpi dengan mengoptimalkan berbagai peluang bersama ekosistem Shopee.

Alwan Abdul Zaki, Founder Nawla mengatakan, berangkat dari pengalaman panjang di industri fesyen, saya membangun Nawla dengan visi menghadirkan fesyen pria yang timeless dari segi konsep dan kualitas untuk dipakai lintas generasi.

Sejak awal, Nawla dijalankan dengan tujuan menghadirkan kualitas yang sepadan dengan harga yang lebih rasional. Perkembangan ekosistem digital seperti Shopee memainkan peran penting dalam perjalanan Nawla, memungkinkan brand lokal seperti kami untuk bertumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Shopee telah menjadi pilar utama penjualan kami, dengan lebih dari 80 persen dari total penjualan Nawla berasal dari Shopee,” katanya.

REKOMENDASI: Kades Sigara-gara: PT Tanimas Soap Industries Taat Bayar Pajak


Perjalanan Nawla Merajut Mimpi Melalui Inovasi Produk Fesyen Lokal


Nawla resmi berdiri pada akhir 2023, didirikan oleh Alwan saat berusia 25 tahun. Brand ini berangkat dari perjalanan personal sang pendiri yang telah berkecimpung di industri fesyen sejak lulus SMA.

Nama Nawla dipilih dari pembalikan nama Alwan, sebagai simbol keterikatan personal yang menjadi fondasi brand dalam membangun identitasnya.

Alwan menuturkan, setiap koleksi Nawla lahir dari keresahan pribadi yang kemudian diramu dengan identitas produk serta kebutuhan konsumen. Pendekatan ini melahirkan produk dengan karakter desain yang timeless dan awet.

“Setiap produk Nawla dirancang agar relevan digunakan lintas generasi. Saya membayangkan pakaian yang tetap layak dipakai seiring waktu, bahkan dapat diwariskan kepada anak atau anggota keluarga lain,” ujar Alwan.

REKOMENDASI: Sejak Kedatangan Prabowo, Kondisi Sumut Mulai Membaik


Dimulai Dari Skala Kecil


Perjalanan Nawla dimulai dari skala kecil dengan lima artikel produk, berfokus pada kaos dan polo berbahan knitwear dengan desain yang lebih refined dan tidak pasaran.

Seiring pertumbuhan brand, Nawla terus berevolusi menghadirkan pengembangan produk, mulai dari polo dengan desain signature, kemeja dengan detail jahitan rapi dan material quick dry, hingga loose pants yang dirancang nyaman untuk aktivitas harian.

Setiap artikel dikembangkan melalui proses riset, uji pasar, dan produksi bertahap guna menjaga kualitas tetap terjaga.

Dalam operasionalnya, Nawla mengadopsi model kerja kolaboratif bersama talenta muda, dengan mayoritas tim berasal dari generasi Gen Z. Sistem kerja fleksibel berbasis work from home (WFH) membuka ruang bagi anak muda kreatif untuk memperoleh pengalaman industri sekaligus menyalurkan ide-ide segar.

REKOMENDASI: Kolaborasi FJPI Sumut Bersama XLSMART Bantu Aceh Tamiang

“Seiring meningkatnya permintaan pasar, kapasitas produksi Nawla bertumbuh dari sekitar 2.000 potong per bulan pada 2023 menjadi 4.000 potong per bulan pada 2025, menandai perjalanan Nawla sebagai UMKM fesyen yang berkembang secara berkelanjutan,” tambah Alwan.


Optimalkan Peluang Untuk Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Bersama Shopee


Sejak awal berdiri pada Agustus 2023, Nawla memilih Shopee sebagai platform utama penjualan online. Keputusan ini berangkat dari pengalaman Alwan yang telah berkecimpung di industri fesyen sejak 2019, melihat tingginya trafik dan potensi pasar fesyen di Shopee.

Ditambah karakter konsumen yang matang dan siap bertransaksi, Shopee dinilai sebagai ekosistem yang tepat bagi brand baru untuk tumbuh sejak hari pertama.

Perjalanan Nawla di Shopee pun sangat terbantu dengan ekosistem dan perilaku pasar yang sudah terbentuk memungkinkan Nawla untuk fokus pada kualitas produk dan strategi konten yang kreatif, dengan harga yang tetap kompetitif.

Berbagai fitur dalam ekosistem Shopee dimanfaatkan secara menyeluruh, mulai dari Shopee Live, Shopee Video, Shopee Affiliate Program, hingga fitur iklan, guna mengoptimalkan anggaran pemasaran sekaligus mencapai target penjualan secara lebih terukur.

REKOMENDASI: Pemprov Sumatera Utara Sediakan Internet Gratis di Sekolah, Inilah Alasannya…


Performa Bisnis Nawla di Shopee


Performa bisnis Nawla di Shopee mencatatkan pertumbuhan penjualan yang konsisten dari tahun ke tahun. Pada tahun kedua operasional, penjualan meningkat lebih dari 100% dan terus bertumbuh secara berkelanjutan pada periode berikutnya.

“Momentum kampanye belanja tematik turut memberikan kontribusi yang signifikan, seperti pada kampanye Shopee Big Ramadan Sale tahun ini mampu meningkatkan penjualan hingga 3 kali lipat, diikuti kontribusi dari kampanye belanja tanggal kembar tiap bulannya yang mendorong peningkatan penjualan hingga 3 kali lipat,” jelas Alwan.

Tidak berhenti di pasar domestik, Nawla juga mulai memperluas jangkauan melalui Program Ekspor Shopee. Melalui inisiatif ini, produk Nawla kini dapat diakses oleh konsumen di Singapura, membuka babak baru bagi perjalanan brand lokal menuju pasar global.

Ke depannya, Nawla masih menyimpan banyak rencana pengembangan untuk terus menjawab kebutuhan konsumen fesyen pria yang kian dinamis. “Kami terus berinovasi menghadirkan artikel fesyen pria yang relevan dengan gaya hidup modern, termasuk rencana peluncuran lini outerwear dan oversize t-shirts yang tetap mengedepankan karakter Nawla. Melalui proses produksi yang adaptif dan responsif terhadap masukan pelanggan, Nawla berupaya menjaga keseimbangan antara idealisme brand dan kebutuhan pasar,” ujar Alwan.

REKOMENDASI: Bencana Sumatera: ‎Pegadaian Pastikan Barang Gadai Nasabah Aman

Di sisi lain, Alwan berharap, Shopee dapat terus menjadi ruang kolaborasi dan pertumbuhan bagi UMKM dan brand lokal di Indonesia, dengan menghadirkan akses teknologi, pasar, serta edukasi yang memungkinkan pelaku usaha lokal untuk naik kelas dan bersaing secara berkelanjutan.

“Bagi UMKM dan generasi muda di luar sana, perjalanan Nawla menjadi bukti bahwa dengan visi yang jelas, keberanian berinovasi, serta pemanfaatan ekosistem digital secara optimal, mimpi untuk berkarya dan bertumbuh sebelum usia 30 bukanlah hal yang mustahil,” pungkas Alwan. ***

[rel/OB3]

follow-on-google-news

Pos terkait