Pemulihan Bencana Sumatera Utara Menelan Anggaran 430 Miliar Rupiah

Pemulihan Bencana Sumatera Utara Menelan Anggaran 430 Miliar Rupiah

Isi Konten

  • Pemulihan Bencana Sumatera Utara Menelan Anggaran 430 Miliar Rupiah
  • Rencana Pembangunan 200 Unit Hunian Tetap
  • Pemerintah Pusat Lakukan Rehabilitasi Pascabencana
  • Tito: Sumatera Utara Sudah Membaik

follow-on-google-news
Pemulihan Bencana Sumut Menelan Anggaran 430 Miliar Rupiah

OBROLANBISNIS.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan anggaran sebesar Rp430 miliar untuk penanganan pemulihan pascabencana banjir dan longsor. Anggaran tersebut dialokasikan ke lima bidang prioritas guna mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Alokasi terbesar berada pada bidang infrastruktur, meliputi perbaikan jalan, jembatan, tanggul, normalisasi sungai, sumber daya air, serta rehabilitasi rumah, dengan total sekitar Rp275 miliar.

Bacaan Lainnya

REKOMENDASI: Rusia Serang Ukraina Damak Penyerangan Drone Kediaman Putin

Selanjutnya, bidang komunikasi dan informatika sebesar Rp1,68 miliar, pendidikan Rp36,8 miliar, kesehatan Rp6,9 miliar, serta bantuan keuangan kepada pemerintah daerah sebesar Rp110 miliar.

“Kita akan lalukan pergeseran anggaran untuk pemulihan pascabencana, bidang pendidikan kita bagi dua untuk infrastruktur dan SPP gratis di daerah bencana,” kata Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat rapat koordinasi (Rakor) dengan Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin, 12 Januari 2026.


Rencana Pembangunan 200 Unit Hunian Tetap


Selain itu, Bobby Nasution juga menyampaikan rencana pembangunan 200 unit hunian tetap (huntap) dengan total anggaran Rp12 miliar. Nilai tersebut setara dengan huntap yang dibangun pemerintah pusat, yakni Rp60 juta per unit.

REKOMENDASI: KADIN Palu Bangun Ekosistem Usaha yang Berkelanjutan

“Kita tunggu datanya dari kabupaten/kota dan menyingkronkan dengan data BNPB, bila memang Huntap sudah tercover semua oleh BNPB, kita akan tambahkan anggaran ini untuk BNPB, jadi rumah yang dibangun BNPB nilainya nanti lebih dari Rp60 juta,” kata Bobby Nasution.


Pemerintah Pusat Lakukan Rehabilitasi Pascabencana


Sementara itu, pemerintah pusat terus melakukan rehabilitasi pascabencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Melalui BNPB, pemerintah pusat menyiapkan 5.951 unit huntap untuk Sumatera Utara, perbaikan jalan dan jembatan, serta pengiriman bantuan logistik dan kebutuhan lainnya.

“Walaupun status bencana sudah dicabut, kami akan tetap membantu bapak/ibu semua dalam pemulihan, tidak ada lagi masyarakat di pengungsian saat puasa, semua di huntara, menyewa rumah atau di rumah kerabat yang biayanya kita tanggung, kita juga menyiapkan Rp600 ribu per jiwa per bulan bagi pengungsi, Rp3 juta untuk pengganti isi rumah dan Rp5 juta untuk modal usaha bagi pengusaha yang terdampak,” kata Ketua BNPB Letjen TNI Suharyanto.

REKOMENDASI: Aplikasi Penghasil Cuan 2026, Tanpa Modal


Tito: Sumatera Utara Sudah Membaik


Ketua Satgas Pemulihan Bencana Sumatera, Tito Karnavian mengatakan, terdapat sejumlah indikator yang menunjukkan daerah bencana telah kembali normal.

Indikator tersebut antara lain berjalannya pemerintahan dari tingkat provinsi hingga desa, layanan publik yang baik, akses darat yang lancar, aktivitas ekonomi berjalan, serta ketersediaan SPBU, gas, elpiji, listrik, internet, dan air minum dalam kondisi baik.

“Kalau dilihat dari pemetaan kita Sumatera Utara sudah membaik secara umum, hanya tinggal beberapa daerah yang masih perlu kita percepat seperti Tapsel, Tapteng, Taput, Sibolga, yang beberapa indikatornya masih belum baik,” kata Tito Karnavian.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Ketua DPRD Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, unsur Forkopimda, seluruh bupati dan walikota daerah terdampak bencana, Penjabat Sekdaprov Sumatera Utara Sulaiman Harahap, serta OPD terkait Pemprov Sumut. ***

[rel/OB2]

follow-on-google-news

Pos terkait