Bobby Nasution Soroti Penataan Kawasan Perkotaan Sumatera Utara

Bobby Nasution Soroti Penataan Kawasan Perkotaan Sumatera Utara
Isi Konten
  • Bobby Nasution Soroti Penataan Kawasan Perkotaan Sumatera Utara
  • Tujuh Persoalan Tata Kota yang Perlu Ditangani Secara Serius
  • Penataan Diutamakan pada Kawasan Pariwisata

follow-on-google-news
Bobby Nasution Soroti Penataan Kawasan Perkotaan Sumatera Utara

OBROLANBISNIS.com – Penataan kawasan perkotaan menjadi isu penting yang disoroti Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Penataan kawasan perkotaan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pariwisata, investasi, serta daya saing daerah.

REKOMENDASI: Danantara Masuk ke Pasar Saham RI, Beini Pendapat Pelaku Industri 

Penataan kawasan perkotaan ini merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto saat Rakor Pemerintah Pusat dan Daerah. Arahan tersebut sejalan dengan perhatian Bobby Nasution terhadap tata kota, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

“Sudah lima kali arahan ini diberikan Pak Presiden dan apalagi Medan Raya (Medan, Binjai, Deliserdang) salah satu daerah percontohan waste to energy yang akan dibangunkan oleh Danantara,” kata Bobby Nasution pada acara Rencana Aksi Daerah Penataan Kawasan Perkotaan dan Kawasan Pariwisata di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat, 6 Februari 2026.

Bacaan Lainnya


Tujuh Persoalan Tata Kota yang Perlu Ditangani Secara Serius


Bobby Nasution memetakan sedikitnya terdapat tujuh persoalan tata kota yang perlu ditangani secara serius. Ketujuh persoalan tersebut meliputi pengelolaan sampah, kawasan kumuh, reklamasi liar, kabel utilitas dan penerangan, trotoar, reklame dan billboard, serta drainase.

REKOMENDASI: Percepat Digitalisasi Administrasi, PKK Sumatera Utara Gunakan Sistem Paperless

“Papan reklame misalnya, tolong dibuat peraturannya benar-benar, jadi tak numpuk di satu lokasi, kabel-kabel komunikasi, internet, listrik yang masih semerawut, koordinasikan dengan pihak terkait, penerangan jalan, mungkin anggaran bapak/ibu tidak cukup, saran saya KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) saja, seperti lampu, pengelolaan sampah itu bisa, kalo anggaran terlalu minim kita bantu,” kata Bobby Nasution.


Penataan Diutamakan pada Kawasan Pariwisata


Selain itu, Bobby Nasution juga meminta seluruh ASN, TNI, dan Polri untuk ikut membantu penataan serta menjaga kebersihan kota, terutama di kawasan pariwisata, agar upaya penataan kota dapat berjalan lebih cepat dan optimal.

“Ini kerja besar kita bersama-sama, membersihkan sampah di tempat-tempat umum, jalan, fasilitas umum, daerah harus punya strategi sendiri terutama yang punya kawasan pariwisata, kalau perlu buat badan pengelolanya,” kata Bobby Nasution.

REKOMENDASI: UNPRI Raih Peringkat Terbaik pada Dua Kategori Bergengsi SPMI 2025 LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, serta Forkopimda Sumut. Hadir pula 17 kepala daerah se-Sumut, OPD terkait Pemprov Sumut, dan OPD terkait kabupaten/kota. ***

[rel/OB2]

follow-on-google-news

Pos terkait