Program Magang ke Jepang Bagi Putra-putri Sumatera Utara

Program Magang ke Jepang Bagi Putra-putri Sumatera Utara
Isi Konten
  • Program Magang ke Jepang Bagi Putra-putri Sumatera Utara
  • Program Magang ke Jepang Solusi Meningkatkan Kualitas SDM
  • Pemprov Sumatera Utara Dukung Pelatihan Keterampilan Calon Magang
  • Jepang Butuh Tenaga Kerja Dalam Jumlah Besar Mulai Tahun 2026

follow-on-google-news
Program Magang ke Jepang Bagi Putra-putri Sumatera Utara

OBROLANBISINS.com — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap program magang ke Jepang bagi putra-putri Sumut.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi perwakilan OSHiN Tekno dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mori Centre di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin, 9 Februari 2025.

REKOMENDASI: Film dengan Ending Mengejutkan, Penonton Terpukau

Bacaan Lainnya


Program Magang ke Jepang Solusi Meningkatkan Kualitas SDM


Bobby Nasution mengapresiasi program magang ke Jepang yang dinilainya sebagai salah satu solusi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Saya sangat mendukung. Kita boleh mengirim tenaga kerja ke luar negeri, tetapi itu bukan solusi utama. Yang paling penting adalah mereka membawa pulang ilmu, pengalaman, dan keterampilan untuk membangun daerah asal,” ujar Bobby.


Pemprov Sumatera Utara Dukung Pelatihan Keterampilan Calon Magang


Bobby menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut siap mendukung pelatihan keterampilan bagi calon peserta magang.

REKOMENDASI: 5 Film Indie yang Tayang di Festival Film Lokal

Hal ini penting agar tenaga kerja yang dikirim benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta kesiapan perusahaan penerima di Jepang.

Perwakilan OSHiN Tekno, Muhammad Khaidar, berharap Gubernur Sumut dapat melakukan kunjungan langsung ke Jepang untuk bertemu dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka.

“Kami berharap dukungan Bapak Gubernur dengan hadir langsung di Jepang untuk bertemu KJRI Osaka guna mengumpulkan lembaga dan organisasi penerima kerja. Kunjungan ini kami yakini dapat meningkatkan kepercayaan organisasi dan perusahaan pemberi kerja terhadap tenaga kerja asal Sumut,” ujarnya.

REKOMENDASI: ‎Mau Angpao Imlek? Buruan Deposit dan Transaksi Beli Kripto di INDODAX


Jepang Butuh Tenaga Kerja Dalam Jumlah Besar Mulai Tahun 2026


Khaidar juga menyampaikan bahwa Jepang saat ini membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar mulai tahun 2026, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

Saat ini, terdapat sekitar 3.000 perusahaan yang berada di bawah organisasi penerima kerja di Jepang dengan sektor usaha yang beragam.

“Kami berharap dari Sumut dapat mencapai seribu peserta magang ke Jepang melalui LPK yang ada di Sumut. Selama ini, perekrutan tenaga kerja asal Sumut dinilai masih sedikit dibandingkan daerah lain. Oleh karena itu, kehadiran langsung Gubernur Sumut ke Jepang diharapkan memberikan dampak positif bagi perusahaan Jepang untuk menerima lebih banyak tenaga kerja dari Sumut,” ucapnya. ***

[rel/OB2]

follow-on-google-news

Pos terkait