Isi Konten
- Pemerintahan Prabowo Memprioritaskan Swasembada Pangan dan Energi di Tengah Kekacauan Perang
- Fokus Swasembada Pangan dan Energi
- Pencapaian di Sektor Energi
- Penciptaan Lapangan Kerja

Pemerintahan Prabowo Memprioritaskan Swasembada Pangan dan Energi di Tengah Kekacauan Perang
OBROLANBISNIS.com — Meskipun dunia sedang kacau karena perang, Indonesia disebut paling aman. Jawabannya sudah disiapkan dari awal, pada sidang kabinet pertama Presiden Prabowo Subianto.
Kabinet Merah Putih dibawah komando Presiden Prabowo Subianto fokus terhadap pembangunan swasembada pangan dan energi, yang kini hasilnya sudah mulai terlihat.
REKOMENDASI: Galaxy A37 5G : Smartphone Stylish dengan Kamera Jernih & AI Paling Canggih untuk Keseharian Anak Muda
Indonesia tidak hanya cukup untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mampu mengekspor beberapa komoditas pangan. Di sektor energi, berbagai program sedang berjalan untuk mencapai kemandirian energi, termasuk pengembangan BBM dari sawit, target 100 gigawatt listrik dari panel surya, fasilitas pengolahan sampah menjadi energi, dan konversi motor listrik.
Semua program ini juga menciptakan banyak lapangan kerja. Pembicara menekankan bahwa keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil perencanaan matang dan eksekusi konsisten sejak awal kabinet Merah Putih dipimpin Prabowo Subianto.
Fokus Swasembada Pangan dan Energi
Pemerintah memprioritaskan swasembada pangan dan energi. Hasilnya sudah mulai terlihat, dengan Indonesia tidak hanya mencukupi kebutuhan sendiri tetapi juga mampu mengekspor.
REKOMENDASI: Perjanjian Dagang RI – AS Digugat CELIOS, Begini Tanggapan Menteri Perdagangan
Pencapaian di Sektor Pangan yang telah dihasilkan yakni beras, ikan, ayam, telur dan minyak goreng aman. Selain itu, Bawang Merah sudah tembus ekspor.
Bahkan, pengembangan 2.000 desa nelayan merah putih meningkatkan pendapatan nelayan 70%, 14.000 hektar tambak ikan nila di Pantura menciptakan 132.000 lapangan kerja, Tambak udang Waingapu seluas 1.300 hektar menciptakan 5.000 lapangan kerja.
Selain itu, 1.500 kapal ikan modern dibangun di 30 galangan kapal dalam negeri. 2 juta hektar kawasan sentra produksi pangan sedang dikembangkan. Budidaya ikan air tawar, lele bioflok, sawah mini, dan tambak garam terintegrasi sedang dikerjakan.
Pencapaian di Sektor Energi
Di sektor energi, pemerintahan Prabowo Subianto melakukan pengembangan BBM solar dari sawit untuk kemandirian energi. Target 100 gigawatt listrik dari panel surya untuk swasembada energi listrik jangka panjang.
REKOMENDASI: PB – AMCI Menilai Kunjungan Menteri Keamanan China ke Indonesia Sebagai Pesan Halus Untuk Presiden Prabowo Yang Condong ke Blok Barat
Selain itu, 34 fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. 120 juta motor listrik konversi dan baru untuk menghemat biaya hidup dan mengurangi ketergantungan bahan bakar.
Penciptaan Lapangan Kerja
Semua program di bidang pangan dan energi telah menciptakan lapangan kerja besar-besaran. Dasar keberhasilan ini bukan keberuntungan, melainkan hasil perencanaan matang dan eksekusi konsisten sejak hari pertama Kabinet Merah Putih.
Ini adalah fondasi masa depan untuk Indonesia yang lebih maju. ***
[ai/OB3]



















