Negara Swiss Hadapi Masalah Kemalasan : Bantuan Pemerintah Pun Ditolak

Negara Swiss Hadapi Masalah Kemalasan : Bantuan Pemerintah Pun Ditolak
Isi Konten
  • Negara Swiss Hadapi Masalah Kemalasan : Bantuan Pemerintah Pun Ditolak
  • Fasilitas Gratis Membuat Masyarakat
  • Tak Punya Konsep Menabung
    Penolakan Sistem Distribusi Wajib

follow-on-google-news
Negara Swiss Hadapi Masalah Kemalasan : Bantuan Pemerintah Pun Ditolak

OBROLANBISNIS.com — Swiss, salah satu negara terkaya di dunia dengan standar hidup tinggi, menghadapi masalah kemalasan warganya karena pendapatan yang tinggi dan fasilitas gratis.

Banyak warga Swiss tidak perlu bekerja keras, bahkan ada yang hanya bekerja tiga hari dalam seminggu.

REKOMENDASI: Dibalik Perang, Indonesia Meraup Untung dari Ekspor CPO dan Batu Bara


Fasilitas Gratis Membuat Masyarakat Tak Punya Konsep Menabung


Pendidikan, pakaian dan rawat inap gratis membuat masyarakat tidak punya konsep menabung.

Meskipun Bank Swiss terkenal, nasabahnya kebanyakan orang asing. Kepemilikan properti bersifat permanen.


Penolakan Sistem Distribusi Wajib


Swiss memiliki aturan pendapatan dasar tanpa syarat, di mana setiap penduduk menerima lebih dari 2.000 franc Swiss atau senilai 20 juta rupiah per bulan, namun banyak yang terlalu malas untuk mengambilnya.

REKOMENDASI: Kebijakan Prabowo Hentikan Ekspor Gas Alam Mentah Indonesia ke Negara Tetangga

Pemerintah bahkan kesulitan menyalurkan dana bantuan, dan pada tahun 2016, rencana distribusi wajib ditolak oleh sebagian warga yang merasa tidak membutuhkan uang tersebut. ***

[ai/OB3]

follow-on-google-news

Pos terkait