Penahanan Kenaikan Harga BBM Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

Penahanan Kenaikan Harga BBM Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah
Isi Konten
  • Penahanan Kenaikan Harga BBM Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah
  • Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
  • Faktor Eksternal Penyebab Pelemahan Rupiah
  • Faktor Internal Penyebab Pelemahan Rupiah
  • Perbandingan Pelemahan Rupiah dengan Mata Uang Lain
  • Tren Pelemahan Rupiah
  • Intervensi Bank Indonesia
  • Upaya Intervensi BI

follow-on-google-news
Penahanan Kenaikan Harga BBM Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

OBROLANBISNIS.com — Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus angka Rp17.000, disebabkan oleh faktor eksternal, seperti konflik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga komoditas dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global, serta faktor internal seperti kebijakan pemerintah yang menahan kenaikan harga BBM.

Meskipun rupiah melemah, pelemahan ini tidak sedalam mata uang negara lain di Asia Tenggara.

REKOMENDASI: Changan Masuki Pasar Mobil Listrik Indonesia : Strategi Awal Membangun Kepercayaan Merek

“Intervensi Bank Indonesia dianggap cukup efektif dalam menjaga stabilitas rupiah, meskipun level Rp17.000 tidak dapat dipertahankan,” Elvan Chandra Widyatama, Foreign Exchange Analyst.

Bacaan Lainnya


Pelemahan Nilai Tukar Rupiah


Nilai tukar rupiah menembus angka psikologis Rp17.000, yang sudah diprediksi sebelumnya.


Faktor Eksternal Penyebab Pelemahan Rupiah


Konflik Iran dan Amerika Serikat menyebabkan harga komoditas melonjak, menimbulkan kekhawatiran perlambatan inflasi dan ekonomi, serta pergeseran aset ke safe haven seperti dolar AS.

REKOMENDASI: 3 Kebijakan Sektor Energi : Harga BBM Subsidi Tetap Sama


Faktor Internal Penyebab Pelemahan Rupiah


Kebijakan pemerintah yang menahan kenaikan harga BBM (non-subsidi maupun subsidi) menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pasar asing mengenai dampaknya terhadap APBN.


Perbandingan Pelemahan Rupiah dengan Mata Uang Lain


Meskipun rupiah melemah, pelemahannya tidak sedalam ringgit Malaysia, dolar Singapura, baht Thailand, atau peso Filipina dalam sebulan terakhir. Rupiah dianggap masih cukup baik dibandingkan mata uang lain.


Tren Pelemahan Rupiah


Rupiah sudah dalam tren pelemahan yang cukup lama, sehingga dampak konflik saat ini tidak terlalu signifikan dibandingkan mata uang lain yang trennya tidak selemah rupiah.

REKOMENDASI: Mulai 1 Juli 2026 Diberlakukan Kebijakan B50


Intervensi Bank Indonesia


Intervensi Bank Indonesia dianggap cukup optimal dan efektif dalam menjaga stabilitas rupiah, meskipun level Rp17.000 tidak dapat dipertahankan. Fluktuasi nilai tukar rupiah masih terkendali dibandingkan mata uang lain.


Upaya Intervensi BI


BI melakukan intervensi di pasar spot, pasar DNDF, dan pasar sekunder SBN untuk menjaga stabilitas rupiah. ***aiOB3

follow-on-google-news

Pos terkait