Hidupkan Semangat Bahasa Teochew : Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut Gelar Nobar Film “Dear You” di XXI Cambridge

Hidupkan Semangat Bahasa Teochew : Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut Gelar Nobar Film "Dear You" di XXI Cambridge
Isi Konten
  • Hidupkan Semangat Bahasa Teochew : Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut Gelar Nobar Film “Dear You” di XXI Cambridge
  • Ringkasan Film “Dear You” (Love Letters to Grandma)
  • Pesan Moral Film Dear You

follow-on-google-news
Hidupkan Semangat Bahasa Teochew : Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut Gelar Nobar Film “Dear You” di XXI Cambridge


OBROLANBISNIS.com — Dalam rangka memperkuat keingintahuan film yang lagi menarik perhatian banyak komunitas Tionghoa karena berbahasa Teochew, mendorong Perkumpulan Teochew Bersatu Sumatra Utara (Sumut) menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) film drama keluarga Dear You (Love Letters to Grandma).

Kegiatan ini dilaksanakan di XXI Cambridge, Medan, Sabtu, 8 Agustus 2026. Acara nobar ini dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota perkumpulan Teochew Bersatu Sumut, serta masyarakat Tionghoa Medan dari berbagai generasi.

REKOMENDASI: OJK Didorong Perkuat Produk Halal Melalui Sektor Jasa Keuangan

Antusiasme peserta sangat tinggi mengingat film ini disajikan secara penuh menggunakan dialek Teochew yang otentik, membawa nuansa nostalgia yang mendalam akan budaya china tempo dulu.


Ringkasan Film “Dear You” (Love Letters to Grandma)


Disutradarai oleh Lan Hongchun, Dear You merupakan kisah emosional berlatar sejarah nyata tentang pengiriman uang dan surat diaspora Tionghoa yang dikenal sebagai qiaopi.

Cerita berfokus pada Ye Sogriu (Wu Shaoqing), seorang nenek asal Teochew yang menghabiskan sepanjang hidupnya dengan setia menunggu kabar dari suaminya Deng Bhagseng yang merantau.

Hidupkan Semangat Bahasa Teochew : Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut Gelar Nobar Film "Dear You" di XXI Cambridge

REKOMENDASI: Sumatera Utara Bakal Terapkan Pelarangan Penggunaan Vape

Didorong rasa bakti, sang cucu, Xiaowei (Zheng Runqi), memulai perjalanan pencarian ke Thailand bermodalkan petunjuk dari lembaran qiaopi tua.
Namun, perjalanan tersebut justru mengungkap fakta mengejutkan dan rahasia besar keluarga yang telah tersimpan rapat selama lima dekade.

Xiaowei menemukan bahwa sosok yang selama puluhan tahun ini membalas dan berkirim surat dengan neneknya ternyata bukanlah sang kakek (Deng Bhagsheng), Melainkan seorang Perempuan Bernama Zia Lamqi.

Alur cerita yang kompleks namun menyentuh ini berhasil menggambarkan pengorbanan, cinta, dan air mata para imigran demi menghidupi keluarga di kampung halaman.

REKOMENDASI: Rupiah Makin Melemah, Pilih Dolar atau Emas?


Pesan Moral Film Dear You


Melalui tayangan Dear You, Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut mengajak para penonton untuk meresapi pesan moral mendalam yang terkandung di dalamnya:

• Pentingnya Menjaga Akar Budaya dan Bahasa Ibu: Penggunaan Bahasa Teochew yang baik dan otentik menjadi pengingat bagi generasi muda untuk tidak melupakan identitas budaya dan bahasa leluhur mereka di tengah kehidupan modern.
• Nilai Kesetiaan dan Pengorbanan Keluarga: Film ini memperlihatkan betapa besarnya pengorbanan generasi terdahulu (diaspora) yang rela bertaruh nyawa di tanah rantau demi keluarga, serta keteguhan hati seorang istri yang setia menjaga harapan.
• Menghargai Komunikasi dan Hubungan Lintas Generasi: Di era digital saat ini, lembaran qiaopi (surat tua) mengajarkan kita bahwa hubungan keluarga yang tulus membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan rasa hormat yang mendalam antar-generasi.

REKOMENDASI: Pelajar Nias Utara Bersyukur Adanya Program Sekolah Gratis dari Gubernur Bobby Nasution

“Melalui kegiatan ini, Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut berharap nilai-nilai luhur budaya Chaoshan dapat terus hidup, dipahami, dan diwariskan dengan bangga oleh generasi muda Tionghoa di Sumatra Utara,” kata Ketua Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut, Juswan didampingi Prof (Assoc) Dr Agus Susanto Tan, Wakil Ketua Perkumpulan Teochew Bersatu Sumut. ***relOB1

follow-on-google-news

Pos terkait