Kolaburasi Strategis: PTPN III DAN PT KUAB Bangun Ekosistem Benih Swasembada Kedelai Nasional

Isi Konten:

 

  • Pusat Pengembangan Benih Kedelai Kualitas Tinggi
  • Optimalisasi Lahan dan Teknologi Varietas MIGO
  • Jembatan Menuju Target 250 Ribu Hektare di 2029

 

 

Kolaburasi Strategis: PTPN III DAN PT KUAB Bangun Ekosistem Benih Swasembada Kedelai Nasional

 

OBROLANBISNIS.com – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) resmi bersinergi dengan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) untuk membangun fondasi swasembada kedelai nasional.

Pusat Pengembangan Benih Kedelai Kualitas Tinggi

Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pemanfaatan lahan dan pengembangan budidaya kedelai terintegrasi dari hulu hingga hilir di Jakarta.

Sinergi besar ini berfokus pada pembangunan Pusat Pengembangan Benih Kedelai nasional untuk memastikan ketersediaan benih berkualitas tinggi bagi para petani.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah melalui Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo, yang menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada kedelai dalam waktu tiga hingga empat tahun ke depan.

“Saya kira ini sangat strategis untuk swasembada pangan kedelai. Kita punya banyak lahan yang sangat cocok. Maksud kita adalah untuk menyuplai dan memasok benih berkualitas ke koperasi serta banyak petani di seluruh Indonesia,” ujar Hashim menyaksikan prosesi penandatanganan tersebut.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT KUAB, Prof. Ali Zum Mashar, dan Direktur Aset PTPN III (Persero), Agung Setya Imam Efendi. Prosesi ini turut disaksikan oleh Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna.

Optimalisasi Lahan dan Teknologi Varietas MIGO

Pada tahap awal, kerja sama ini membidik potensi pengembangan lahan indikatif di lingkungan PTPN Group seluas 4.800 hektare. Lokasi tersebut tersebar di beberapa titik strategis Jawa Barat dan Banten, meliputi:

  • Kabupaten Subang: Kebun Jalupang
  • Kabupaten Sukabumi: Kebun Pasir Badak dan Kebun Cibungur
  • Kabupaten Purwakarta: Kebun Cikumpay
  • Kabupaten Lebak: Kebun Cisalak Baru
  • Kabupaten Majalengka: Areal PG Jatitujuh

Dalam pembagian perannya, PTPN Group akan mengoptimalkan aset lahan serta kapabilitas operasional perkebunannya melalui anak usaha seperti PTPN I (SupportingCo), PTPN IV (PalmCo), dan PT Sinergi Gula Nusantara (SugarCo).

Sementara itu, PT KUAB bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan budidaya, pendanaan, serta penyediaan teknologi mutakhir lewat varietas kedelai unggulan MIGO.

Jembatan Menuju Target 250 Ribu Hektare di 2029

Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa program ini akan dijalankan secara bertahap dan terukur guna menguji model bisnis, produktivitas, serta keberlanjutan lingkungan secara objektif.

Dilansir dalam laman CNBC Indonesia, inisiatif awal seluas 4.800 hektare ini sekaligus menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk membangun kesiapan ekosistem mutakhir.

Langkah ini dipersiapkan guna mendukung rencana penugasan besar dari Pemerintah kepada PTPN Group untuk mengembangkan komoditas kedelai hingga seluas 250 ribu hektare secara bertahap sampai dengan tahun 2029.

Melalui integrasi hulu-hilir—mulai dari riset benih, manajemen budidaya, hingga pelibatan koperasi rakyat—sinergi BUMN dan swasta ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam memutus ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.

(Cnbc/May)

 

Pos terkait